FF/ Straight/ KeyNa (Key-Nana)/ Electric Heart


FF ini buatan eonnieku, Vanessa Springkey on Facebook ^^

enjoy it~

Key Story__Electric Heart
Cast:
Kim Kibum aka Key
Im Jinah aka Nana
SHINee member
Im Yoona

Tetaplah seperti itu
Tetaplah menjadi namja musimku
My springKEY
My winterKEY
My summerKEY
My fallKEY
And I love you the way you are

Happy reading



__ Nana POV__

“annyeonghaseo. .chonneun Nana imnida. .bangapseumnida!!”, kataku membungkuk memperkenalkan diri pada teman-teman bari di tempat kerjaku yang baru
*WINE HOUSE*
yap. .itu nama tempatku bekerja sekarang. .sangat beruntung mendapat pekerjaan cepat setelah berhenti dari tempat bekerja yang lama. .karena. .haish!!”aku tak mau ingat-ingat lagi”, kataku sambil menepuk kepalaku sendiri
“hya!!mworago!!”, aku mendengar suara namja di sampingku melihatku tidak melakukan apapun
“ahh. .mianhae. .”, aku membungkuk
“cepat bekerja!!banyak yang harus dikerjakan”, kata namja itu
Kim kibum. .pemilik café ini. .aku dengar. .orangnya sangat perfect. .cerewet, selalu mengomel. .dan pemarah. .sangat mengganggu suaranya. .tapi sangat tampan!!ahahahaa
Konyol!!setelah memakinya aku memujinya. .sepertinya aku sudah mulai gila!!

“Nana sshi. .kau tau? ?kau pekerja perempuan pertama yang diterima di café ini. .”, kata jonghyun, pekerja di café ini juga
“hee? ?jeongmalyo? ?”, kataku baru menyadari
“ahahahaaa. .hyung!!kita sangat beruntung. .ada pemandangan manis juga akhirnya. .”, kata namja cantik yang tiba-tiba datang dan memeluk pundakku, taemin.
“hya!!taemin ah. .lepaskan tanganmu itu!!”, kata jonghyun
“ahh. .gwenchana noona? ?”, katanya, sambil memasang puppy eyes nya
“aigoo. .kau lucu sekali. .”, kataku tiba-tiba sambil mencubit pipinya
“tu kan hyung. . Nana noona suka padaku. .ahahahaa”, kata taemin polos

“ehm. .ehm. .apa ini waktunya jam istirahat? ?”, kata kibum tiba-tiba datang memergoki aku, jonghyun dan taemin mengobrol
jonghyun dan taemin bergegas pergi dari tempatnya semula. .tinggal aku sendirian mematung, tidak berani menatap wajah kibum
“kau sedang apa? ?kembali bekerja”, dia berbalik memunggungiku
aku berpura-pura ingin menjitak kepalanya
sedetik kemudian aku menjatuhkan tanganku, karena dia membalikkan tubuhnya. .”mwo? ?”, katanya sambil mendekatkan tubuhnya ke tubuhku
semakin dekat. .sampai aku bisa mencium wangi tubuhnya. .”mwoya ige? ?aku sudah mentok nih. .tidak bisa mundur menjauhi tubuh kibum yang semakin mendekat”
tubuh kibum semakin mendekat ke tubuhku. .aku menyandarkan tubuhku di lemari pendingin di belakangku, dia meletakkan tangannya di lemari pendingin itu juga. .mendekatkan wajahnya ke wajahku. .”mentang-mentang kau perempuan, bisa seenaknya bekerja disini? ?tidak ada keringanan untukmu tau!!”, kata kibum yang wajahnya hanya berjarak 5 cm dari wajahku
“KEMBALI BEKERJA!!”, teriaknya
aku berlari ke lantai dua. .”haish!!kenapa sii dia? ?jiwanya terganggu? ?memarahi orang seenaknya!!”, gerutuku


“huh. .hari ini pengunjung sangat ramai. .sampai-sampai 7 pelayan café masih saja kewalahan. .”, keluhku
“Nana sshi. .”, kibum memanggilku
“nee. .”, kataku menghampirinya, tidak mau mendengarnya mengomel lagi hari ini
“ehhmm ..sorry. .karena kemarin sudah berteriak”, katanya
“mwo? ?ehh. .nee. .gwenchana kibum sshi. .”, kataku padanya
“geurae. .yeah. .so go back to work”, kata kibum lagi, aku meninggalkannya

“noonaaaa. .biar aku saja yang membersihkan meja-mejanya. .kau kerjakan yang lain”, kaya taemin merebut pekerjaanku saat membereskan café karena mau tutup

“nawaa. .ini pekerjaan laki-laki”, kata jonghyun sambil membantuku mengangkat kursi
“Nana sshi. .come here. .”, kata minho
“Bantu aku keringkan piring dan gelas-gelas ini”, katanya sambil memberi kain lap kepadaku

“hya!!taemin ah. .jonghyun sshi. .minho sshi. .gomawo. .tapi tidak usah seperti itu”, kataku waktu kita duduk bersama
“aku memang perempuan. .tapi tidak perlu seperti itu. .aku masih bisa mengerjakan sesuatunya kok. .dan kalaupun aku tidak bisa, aku juga tidak akan malu meminta bantuan kalian. .dan aku yakin kalian pasti membantuku. .”
“tapi sebisa mungkin, aku tidak ingin merepotkan kalian. .aku masih baru disini. .hanya ingin menyesuaikan diri dengan pekerjaan baruku saja. .mohon bantuannya”, kataku sambil berdiri lalu membungkuk, aku melirik kearah kibum. .mata kita bertemu kemudian dia berpaling
“nee. .”, kata jonghyun, minho dan taemin serentak, kemudian tertawa bersama


__key’s POV__

“Nana sshi. .bisakah kau membantuku mengangkat meja ini? ?”, aku dengar jonghyun menyuruh byul
aku menghampirinya. .menjitak kepalanya. .”hya!!kau itu namja atau bukan? ?kerjakan sendiri!!”, kataku membentaknya
“beraninya menyuruh perempuan”, gerutuku pada jonghyun
“tapi Nana sendiri yang bilang  kalau aku. .”, aku memotong omongannya dengan menjitak kepala jonghyun, Nana datang
“ne jonghyun ah. .wae? ?”, kata Nana
“aniyaa. .jonghyun hanya iseng. .kembalilah bekerja”, suruhku kepada Nana

__ Nana POV__

“Nana sshi. .bantu aku mengeringkan piring-piring ini”, kata minho yang memang sangat irit dalam berbicara
“nee. .”aku segera datang ke pantry
“otte? ?pekerjaan disini? ?orang-orangnya? ?pelanggannya? ?apakah sangat merepotkanmu? ?”, Tanya minho kepadaku
“ahh. .jemisseo. .aku sangat menikmati pekerjaan baruku ini. .karena memang aku sedang belajar wine. .apa kau belajar wine juga? ?”, tanyaku pada minho
“ani. .aku anya ahli membuat makanan dan dessert di café ini saja”, jawabnya masih memperhatikan piring yang ada di tangannya
“semuanya? ?dari makanan pembuka sampai dessert kau yang membuat? ?”, tanyaku tidak percaya
“ne. .wae? ?”, jawabnya singkat
“ahh. .itu sangat keren!!sangat beruntung perempuan yang mendapatkanmu. .yang pandai memasak. .ahahhaaa”, kataku tertawa, minho ikut tertawa
“kalau kau jadi istriku, aku akan memasakkan makanan untukmu setiap hari”, kata minho waktu aku melihat ke wajahnya
“hee? ?jeongmal? ?”, kataku
“hya!!mengobrolnya nanti saja!!bekerja dulu baru pacaran!!”, kata suara yang tidak ingin ku dengar hari ini, suara kibum yang sangat mengganggu itu
“sana!!kau ke gudang wine. .bersihkan botol-botolnya sampai bersih. .”, kata kibum merebut piring yang ada di tanganku, aku menurut

“haish!!memangnya dia siapa. .suaranya sangat cempreng. .sukanya mengomel saja. .baru dua hari bekerja disini rasanya sudah memakan waktu lama gara-gara selalu mendengarnya mengomel seperti ahjumma-ahjumma saja”, kataku menaiki tangga menuju gudang wine
“whoah. .sangat elegan!!dan. .rapi. .apa kibum sendiri yang menata dan membersihkan botol-botol wine segudang besar ini? ?ahahaha ..tidak mungkin!!”, kataku sambil memegang dan melihat-lihat botol-botol yang berjejer rapi di depanku

banyak macam dan berbeda tahunnya. .”eehhmm. .mantilaria. .tahun 1974. .red wine. .dari mana kibum mendapatkan ini semua? ?”, tanyaku dalam hati

__key’s POV__

“hya!!kibum ah. .apa kau kesurupan setan? ?”, Tanya minho tiba-tiba padaku
“haish!!ngawur saja kau”, jawabku
“hanya aneh saja. .kalau aku, atau taemin atau jonghyun yang masuk ke gudang wine mu itu kau selalu marah, biarpun kita sudah meminta ijin. .kenapa sekarang kau menyuruh Nana membersihkan botol-botol wine kesayanganmu itu? ?”, ini kalimat terpanjang minho selama aku mengenalnya
“iyaa key hyung. .bukankah biasanya kau yang membersihkannya sendiri? ?, taemin melanjutkan
“ahh. .igeobwa!!uri kibummie sedang jatuh cinta rupanya!!ahahahahaa”, jonghyun bicara
“hya!!urusi urusanmu sendiri jonghyun ah. .”, kataku mengelak omongan jonghyun
taemin mendekatkan wajahnya ke wajahku. .”kenapa pipi key hyung merah? ?apa kau baru saja minum wine? ?”, katanya polos
“kyaaaaaa. .taemin ah. .apa aku bilang. .dia sedang jatuh cinta”, jonghyun bicara lagi, aku berlalu
minho menarik tanganku, aku melihatnya dan dia meliihatku sekarang. .”apa dia melihat pipiku yang memerah sekarang ini”, kataku dalam hati
“kibum ah. .dengan siapa kau jatuh cinta? ?”, introgasi minho
“ahh. .aniya. .aku tidak jatuh cinta dan aku memang baru saja minum wine. .puas kalian??”, kataku mengelak

__ Nana POV__

“noona. .dimana kau belajar wine? ?”, Tanya taemin padaku
“iyaa. .apa sampai negeri Italia? ?”, jonghyun bicara
“ahahaha. .aniyaa. .keluargaku punya kebun anggur sendiri. .dan memproduksi wine sendiri. .karena itu aku tau. .tapi aku hanya ingin mandiri, ,belajar dan mengetahui semuanya sendiri. .”, kataku
“sangat beruntung namja yang bisa mendapatkanmu Nana sshi. .”, minho bicara dan tertawa
“ahahhaaa. .apa kau meniru perkataanku tempo hari? ?ehehehe”, kataku iseng
“hya!!minho sshi. .maukah kau mengajarkanku memasak? ?”, kataku pada minho setengah berbisik
“jujur saja. .aku tidak bisa memasak sama sekali. .ramen saja tidak karuan rasanya . .ahaha”, kataku
“bagaimana denganku? ?apa imbalan untukku? ?”, Tanya minho, aku berpikir
“aku akan mengajarkanmu belajar wine tentu saja”, kataku
“aku tidak tertarik pada wine. .aku akan memikirkannya nanti”, kata minho
“baiklah. .aku akan menuruti apa yang kau mau kalau kau mau mengajarkanmu memasak”, kataku
“deal? ?”, minho memajukan tangannya mengajakku berjabat tangan tanda setuju, aku mengulurkan tanganku juga
“beritahu aku kalau kau ada waktu untuk belajar memasak”, kata minho berkedip
“aiihh. .namja ini seperti yang di komik-komik manga yang sering aku baca. .matanya yang bulat dan wajahnya yang kecil”, kataku dalam hati tentunya, sambil melihat minho yang sibuk membuat waffle untuk aku, taemin dan jonghyun
“apa aku begitu tampan? ?sampai kau tidak berkedip melihatku? ?”, kata minho membuyarkan lamunanku
“ehh. .kau sangat percaya diri sekali rupanya. .ahahhaaa”, aku dan minho tertawa

__another day__

“hya!!minho ya. .kenapa pancake ku jelek sekali bentuknya? ?ahahahaa. .”, kataku pada minho yang sedang mengajariku memasak
“haish!!kau ini. .kan sudah ada cetakan pancake. .kalau begini bentuknya mana ada yang mau memakannya. .dilihat saja tidak enak”, kata minho
“huweeee. .yeah saem. .i’m learning right now!!”, kataku
“ahahhaaa. .begitu saja marah. .ambil cetakannya di lemari bawah. .”, suruh minho
“nee. .”, kataku segera mencari cetakan pancake yang aku butuhkan
“igeo? ?i’ll try for the second time. .”, kataku
aku dan minho sedang belajar memasak pancake dan dessert lainnya. .aku tau ada yang mengawasi kita daritadi. .yaa. .siapa lagi kalau bukan bos besar kita kibum. .padahal jam kerja juga sudah selesai. .jonghyun dan taemin juga sedang asyik mengobrol, tapi kenapa dia hanya mengawasiku dan minho. .
“minho sshi. .jamganmannyo. .”, aku pergi meninggalkan minho di dapur

__key’s POV__

aku menghampiri minho yang sedang sendiri di dapur. .”mworago? ?”, kataku basa-basi
“ahh aniya. .hanya memasak dessert saja. .”, kata minho
“untuk siapa? ?”, kataku
“untuk Nana. .dan untukku. .”, kata minho
“MWO!!”, kataku kaget
“waeyo key? ?kenapa terlihat begitu kaget? ?”, Tanya minho
“ani. .ani. .apa kau. .dan. .”, kataku sambil menunjuk Nana yang sedang mengobrol dengan taemin dan jonghyun
“aaahahhaaa. .akhirnya ketauan juga olehmu. .”, kata minho mengangguk memberi isyarat jawaban “iya”
“jinjja? ?secepat itukah? ?”, kataku, minho hanya tersenyum
“arraso. .”, kataku singkat meninggalkan minho

__ Nana POV__

aku melihat minho sedang mengobrol dengan kibum. .tidak tau apa yang mereka bicarakan, tapi sesekali mereka melihat kearahku. .tapi aku pura-pura tidak melihatnya. .dan terus mengobrol dengan taemin dan jonghyun. .

aku kembali dimana minho berada. .”otte? ?sepertinya jonghyun dan taemin juga mau pancake buatanku. .ehehehee”, kataku waktu sampai di samping minho
minho tidak menjawab. .tapi dia tersenyum. .”wae? ?”, kataku sambil menyentuh dahinya
dia menyentuh tanganku yang sedang memegang dahinya. .
“hya!!aku tidak gila. .ahahahaa”, katanya
“ahahaha. .kau tertawa sendiri. .aku kira kau. .gila. .ahahhaa”, kataku

“Nana sshi. .”, panggil minho
aku sedang sibuk membuatkan pancake untuk jonghyun dan taemin. .aku menjawab panggilan minho tanpa menoleh ke arahnya. .”ne? ?”, kataku
“apa kau menyukaiku? ?”, tanyanya membuat spatula di tanganku terjatuh, aku mencoba menenangkan diriku sendiri
“mwo? ?mwo? ?tentu saja. .aku menyukaimu. .jonghyun dan taemin. .kalian teman baruku yang baik. .”, kata-kata itu keluar dari mulutku begitu saja
“ahh. .geurae. .”, kata minho singkat

“done!!pelajaran hari ini selesai”, kata minho
“gomawo saem”, kataku membungku kearah minho, dia tersenyum

__minho’s POV__

aku melihat ke arah mata kibum tertuju sekarang. .”ahh geurae. .”, kataku, kibum kaget
“hya!!mwoga boini? ?”, Tanya kibum
“kibum ah. .harusnya aku yang bertanya itu kepadamu. .”
“apa yang kau lihat? ?”, lanjutku
“ani. .tidak ada. .”, kata kibum
“jeongmal? ?”, kataku memaksa, kibum berlalu pergi
“pabo saram. .pabo kibummie. .”, kataku tersenyum


__ Nana POV__

“kibum sshi. .berarti aku bisa kan belajar wine denganmu? ?”, tanyaku memecah keheningan karena malam ini hanya ada aku dan kibum di café
“mwo? ?”, kata kibum terlihat sedikit kaget
“ehh. .tentu saja. .boleh. .”, kata kibum tersenyum
“tapi. .tidak gratis!!”, katanya lagi
“haish!!kenapa semua orang meminta imbalan padaku yang ingin belajar sii? ?”, kataku pelan
“ehh. .apa katamu? ?”, kata kibum
“ehehehe. .aniya. .”, aku menggeleng

“kata jonghyun. .kau punya kebun anggur. .benarkah? ?”, Tanya kibum
“tidak. .bukan aku. .keluargaku. .”, kataku menjelaskan
“haa. .jeongmalyo? ?siapa ayahmu? ?siapa tau aku kenal. .”, kata kibum lagi
“park jungsoo. .”, jawabku singkat
“heee!!jeongmalyo? ?dia ayahmu? ?siapa yang tidak kenal dia. .semua orang yang bekerja di bidang wine pasti mengenalnya. .”, katanya
“begitulah. .tapi aku tidak ingin memakai nama ayahku untuk menjadi ahli wine terkenal. .harus dengan usahaku. .dan suatu saat aku ingin pergi ke Italia untuk belajar wine disana. .tentu saja dengan kerja kerasku. ..”, kataku
“geurae. .pemikiran yang bagus. .kalau kau sudah yakin dengan apa yang kau pilih, seriuslah dengannya. .”, kata kibum serius dengan menatap wajahku
“termasuk juga dengan minho. .”, kata kibum lagi
“hee? ?mwo? ?minho? ?kenapa dengan minho? ?apa ada hubungannya dengan yang kita bicarakan sekarang? ?”, aku bingung
“aku sudah dengar dari minho. .kalau kau dan minho. .berpacaran. .”, kata-kata kibum yang paling tidak masuk akal
“heee? ?ahahahahaa. .ada-ada saja bercandamu kibum sshi. .”, kataku sambil tertawa
“aku hanya berteman baik dengannya. .sama seperti aku dan jonghyun juga taeminnie. .mereka sangat baik terhadapku sejak pertama kali aku datang di café ini. .”, lanjutku menjelaskan
“jinjja? ?”, tanyanya masih tidak percaya, aku mengangguk
“nee kibum sshi. .aku dan minho berteman saja. .ahahaha”, kataku masih tertawa
“key. .”, katanya singkat
“ne? ?”, kataku
“panggil saja aku key. .”, kata key
“what a simple name. .but, there’s a lot of meanings. .key. .”, kataku kepada key

“key. .aku pulang dulu. .sudah malam. .annyeong. .”, pamitku
“Nana sshi. .jamganmannyo. .”, katanya menarik lengan tanganku
“aku akan mengantarmu. .ini sudah malam. .kau tau. .”, kata key
“ahh. .aniya. .aku bawa motor sendiri. .tidak usah. .”, kataku
“sudah menurut saja. .”, katanya sambil menggandeng tanganku lalu membukakan pintu mobilnya untukku

selama di mobil kami saling diam. .”haish!!bukan saatnya untuk diam Nana ah. .bicaralah. .bicara sesuatu. .agar suasana tidak aneh seperti ini. .”, kataku dalam hati
“key. .”
“Nana. .”, panggil kita berdua dalam waktu yang sama
“ahh. .kau dulu. .”, key mempersilahkan diriku berbicara lebih dulu
“nee. .”
“sejak kapan belajar wine? ?ehhmm. .kenapa tertarik dengan wine? ?”
“ehh. .apa aku bertanya terlalu banyak? ?ahahaha. .maaf. .”, kataku kemudian
“tidak apa-apa. .”
“eehhmm. .kenapa suka wine? ?na do molla. .hanya saja aku suka ketenangan. .simbol wine untukku. .tenang. .dan warnanya sangat cantik. .baunya juga sangat khas. .begitulah. .sudah lama juga suka dengan wine. .tapi bukan orang yang suka minum juga. .aneh kan? ?ehehhee”, katanya menjawab pertanyaanku
“hee? ?hampir sama sepertiku. .”, lanjutku
ahh. .ternyata aku dan dia ada kecocokan. .”apa? ?kecocokan? ?apa artinya yaa? ?”, kataku dalam hati
selama perjalanan menuju rumahku, kita terus saja mengobrol tentang kesukaan kita masing-masing. .apa yang kita tidak suka juga kita obrolkan. .lebih baik, daripada tidak ada obrolan apa-apa. .karena terlihat sangat canggung. .

key turun dari mobil. .membukakan pintu untukku. .”gomawo. .”, kataku sambil melihatnya, dia tersenyum
“sangat menenangkan. .seperti wine. .”, kataku dalam hati
“Nana sshi. .bisakah kita mengobrol seperti ini lagi? ?”, Tanya key sebelum aku masuk kerumahku
“of course. .”, kataku singkat
“bagaimana jika diluar jam kerja? ?”, key bertanya lagi
“ehh. .ehhmm. .lihat saja nanti. .ehehhee. .annyeongi jumuseyo key sshi. .”, kataku smbil membungkuk
“dan terima kasih sudah mengantarku. .”, lanjutku
key menunduk juga. .lalu berdiri melihatku memasuki rumah. .aku melihat dari jendela kamarku. .dia masih di depan rumahku. .”dia tersenyum? ?kenapa? ?”, aku melihat key tersenyum saat memasuki mobil dan menyalakan mobilnya. .

__key’s POV__

“apa  kau berbohong padaku? ?”, tanyaku pada minho keesokan harinya
“nee? ?aku tidak mengerti maksudmu”, kata minho, tapi sambil tersenyum mengisyaratkan hal yang ganjil
“haish!! Nana sudah cerita yang sebenarnya denganku. .kau ini!!”, kataku kesal
“ahahahaa. .mian key ah. .aku hanya ingin mengerjaimu saja. .habisnya kau sangat naïf sii. .tidak jujur padaku juga. .”, kata minho, aku sedikit malu
“hya!!kim kibum sshi. .kau bilang tadi. .kau mengobrol dengan Nana. .onje? ?apa kalian berkencan? ?”, Tanya minho
“haish!!kerjakan pekerjaanmu itu!jangan urusi urusan orang lain”, kataku meninggalkan minho

semakin hari. .aku menjadi semakin dekat dengan Nana. .entah kenapa rasanya sangat tenang dan nyaman berada di dekatnya. .seperti saat aku bersama wine-wineku. .
“pinjam ponselmu!!”, kataku merebut ponsel Nana dari tangannya
“hya!!key. .kau ini selalu merebut apa yang ada di tanganku!!”, kataku berusaha merebut ponselku kembali. .gagal!!
aku memencet tombol di ponsel Nana yang sudah aku hafal diluar kepalaku. .ya!!nomor ponselku sendiri. .”kau bisa menghubungiku jika kau membutuhkan bantuanku tentang wine. .”, kataku memberikan ponsel Nana ke tangannya kembali
“hee? ?jinjja? ?gomawoo key sshi. .”, kata byul spontan memelukku, di depan minho jonghyun juga taemin
“haish!!ige mwoya!!lepaskan!!”, kataku sambil melepaskan pelukan Nana
eehhmm. .ehhmm. .”, aku dengar minho, jonghyun juga taemin berdehem melihat Nana memelukku
Nana membungkuk. .dan tersenyum. .

__another day__

__ Nana POV__

hee? ?aku begitu saja memencet tombol “calling” di nomor ponsel key. .ahh, aku bertanya apa? ?karena awalnya memang tidak ada yang ingin aku tanyakan. .karena pikiran ini muncul begitu saja. .”atau karena dia sedang di luar kota seoul yaa. .jadi pikiran ini muncul? ?ahh. .molla. .tanya seadanya saja. .”, katalu sambil mendekatkan ponselku di telingaku
“merindukanku? ?”, kata suara di seberang sana
ahahah ..memang dia sangat percaya diri. .”tapi apa benar. .aku merindukannya? ?”, kataku dalam hati
“yoboseyo? ?”, katanya lagi
“ehh. .nee. .aniya. .kau geer sekali. .ehehehe. .kau ingat, aku boleh meneleponmu kapan saja kalau aku ingin bertanya tentang wine kepadamu. .”, kataku mencari alasan meneleponnya
“nee. .apa yang ingin kau tanyakan? ?”, kata key
aku berpikir. .mungkin sangat lama. .karena tidak ada pertanyaan yang muncul di kepalaku. .”ahh. .jujur saja!!aku hanya ingin mendengar suaranya. .”
sedetik kemudian aku menyadari sesuatu. .”mwo? ?aku merindukannya? ?aniya. .aniya. .”, kataku menggelengkan kepalaku
“Nana. .kau masih disana? ?”, Tanya key mengecek apakah aku masih hidup atau tidak
“ne. .ne. .aku disini. .”, kataku kaget
“kau mau bertanya apa? ?kalau tidak ada yang ingin kau tanyakan tutup saja teleponnya, karena aku masih ada pekerjaan. .”, kata key sedikit membuatku kecewa
tidak. .tidak. .aku masih ingin mendengarkan suaranya. .bahkan kalau bisa ingin melihatnya di depanku. .tersenyum untukku. .
“gidaryooo. .”, kataku sedikit berteriak
“memang ada yang ingin aku tanyakan padamu. .tapi kalau kau sedang sibuk. .lain kali saja. .”, kataku
“baiklah!!aku dengarkan. .cepat katakan. .”, kata key sedikit membuatku lebih lega
“eehhmm. .apa wine yang natural seperti red wine, white wine cocok disajikan dengan daging merah? ?”, akhirnya keluar juga pertanyaan yang sebenarnya sudah aku tau jawabannya.
“eehhm. .penjelasannya panjang. .akan aku jelaskan langsung kalau kita bertemu. .”, kata key
“tapi kau pulang baru 2 hari lagi. .”, kataku
“ahh. .Nana sshi. .lihatlah keluar!!posisi bulan dan bintangnya sangat bagus!!palli. .”, kata key tiba-tiba, aku menurut begitu saja
aku mengeluarkan kepalaku dari jendela kamarku. .mendongak keatas. .whoah. .memang bagus posisinya. .bulang sabit dan hanya ada satu bintang terang yang menemaninya. .anehnya lagi, tidak ada bintang-bintang lain di sekitarnya. .
“ahh. .ne. .aku melihatnya. .tapi bagaimana kau bisa melihatnya? ?aku kan di seoul dan kau sedang di. .”, belum sempat aku menyelesaikan bicaraku, aku melihat key sudah ada di depan runahku. .dia masih memegang ponsel di tangannya. .sambil tersenyum dan melambai kearahku. .”see me? ?i’m here. .”, kata key lewat telepon
“pabo. .”, kataku tersenyum. .ahh, tidak tau kenapa aku sangat ingin lari memeluknya sekarang. .karena dia ada di hadapanku. .tersenyum kepadaku. .
“hya!!apa katamu? ?turun kau!!”, kata key membentak di telepon masih tersenyum
aku cepat-cepat turun ke lantai satu rumahku. .keluar rumahku dan menyambutnya datang. .”kenapa aku sangat bersemangat ketika melihatnya ada di hadapanku? ?”, kataku sambil berlari keluar rumah
“ya!!aku merindukannya. .sangat!!”, kataku lagi

“hya!!apa kau menyebutku bodoh tadi? ?”, kata key menjitak kepalaku
“ahahahaa. .kau dengar yaa”, kataku
“apa kau begitu senang melihatku ada disini sekarang? ?kau bersemangat berlari menemuiku barusan. .”, katanya, dan memang benar
“haish!!”, kataku sambil tertawa
“kau berjanji apa tadi di telepon? ?”, kataku mengingatkan
“tapi. .sangat aneh. .orang yang keluarganya mempunyai kebun anggur sepertimu. .ayah yang terkenal di bidang wine seperti ayahmu. .hal seperti itu saja kau tidak tau sih? ?”, kata key mengintrogasiku
“hee? ?apa dia sadar aku sedang berbohong. .apa dia tau aku hanya mencari alasan untuk sekedar mendengar suaranya? ?apa dia tau aku begitu gembira saat dia muncul di hadapanku? ?apa. .dia tau aku merindukannya? ?”, aku bertanya pada diriku sendiri
“semoga saja tidak. .belum saatnya. .karena aku belum negetahui perasaannya padaku. .”
“hee. .memang aku tidak tau. .cepat beritau aku. .”, kataku sambil menarik-narik lengan bajunya
“sebagai gantinya. .kau harus menemaniku malam ini. .”, kata key
“kemana? ?ikut saja. .”, kata key menuntunku masuk ke mobilnya

“kita sampai”, kata key membukakan pintu untukku
“dimana ini? ?”, tanyaku masih penasaran, jangan-jangan dia mau macam-macam denganku lagi
tapi, melihat sifatnya sepertinya tidak mungkin dia begitu. .dia menggandeng tanganku memasuki ruangan yang hanya mempunyai 1 pintu. .tidak ada pintu lain ataupun jendela.

“tempat apa ini? ?”, aku bertanya kepada key karena memang ruangan itu sangat gelap
key terus menggandeng tanganku saat memasuki ruangan gelap itu. .sepertinya key sedang mencari saklar lampunya. .dan akhirnya pun menyala. .aku kaget, aku berdiri sangat dekat dengan key. .langsung aku lepaskan genggaman tangan key. .

“key. .ini semua? ?”, tanyaku sambil melihat keliling  ruangan yang suasananya tidak asing untukku
“ini ruangan botol wine lain selain yang ada di café. .duduklah”, kata key sambil memberiku tempat duduk
“ne. .gomawo. .”, aku duduk
“ahh. .kkaja!!kita mulai pelajaran wine hari ini. .hehehee”, kata key
“aku akan menjawab pertanyaan darimu tadi. .”, lanjut key
“red wine. .white wine dan rose wine memang terkenal untuk disajikan di meja makan. .klasifikasinya natural. .dan mempunyai kadar alkohol 16%. . .wine yang natural yang aku sebutkan tadi biasanya memang disajikan untk teman makan. .apapun makanannya. .ada juga sparkling wine atau champagne. .itu khusus untuk makanan penutup atau dessert. .”, key menjelaskan apa yang aku tanyakan di telepon tadi, sebenarnya aku sudah tau jawabannya. .ahahha. .”aku hanya ingin bertemu denganmu. .key. .”, kataku dalam hati masih memperhatikan gerak bibir key

“ahh. .aku menyiapkan sesuatu untukmu. .”, kata key tiba-tiba
“apa? ?apa kita akan minum salah satu wine di ruangan ini? ?ehehheee. .”, kataku ngawur
“haish!!enak saja. .”, key bicara sambil sibuk di ruangan lain
“mworago key? ?”, aku menyusul key karena penasaran
“hee? ?pancake? ?”, aku membantu membawakan 2 buah piring berisi pancake strawberry
“apa kita akan dinner? ?hanya dengan pancake? ?huh. .pelit sekali kau key. .”, kataku

“siap!!pancake sudah. .lilin sudah. .menu utama sebentar lagi keluar. .ehehehee”, kata key, aku semakin tidak mengerti
“mwo? ?apa kau menyuruh minho memasak pancake untuk kita berdua? ?karena rasanya sama seperti buatan minho. .”, kataku
“hee. .how dare you. .aku membuatnya sendiri tau. .”, kata key
“hee? ?jeongmalyo? ?ini enak sekali. .dan. .ddalki? ?aku juga sangat suka ddalki. .”, kataku jujur
“aku tau. .kau suka strawberry. .kau tidak suka kacang. .apapun macam kacangnya. .kau juga suka samgyeopsal. .kau tinggal di rumah itu bersama ibumu dan adik perempuanmu bukan? ?karena ayahmu lebih suka tinggal di perkebunan anggur miliknya dan jarang pulang. .kau sekamar dengan adik perempuanmu. .”, kata key
“bagaimana bisa kau. .”, aku kaget key tau sebanyak itu tentangku
“ahahhaaa. .kau tau kan sepulang sekolah, adikmu selalu ke cafeku. .aku sering bertanya maca-macam pertanyaan yang tidak aku tau kepada adikmu. .dia mau memberitau tapi dia juga meminta imbalan atas itu semua. .”, key menghela nafas
“imbalan? ?apa? ?”, kataku ingin tau
“mendekatkan dia dengan minho. .ahahaa. .dia memaksaku mendekatkan dia dengan minho. .speertinya adikmu menyukai minho. .dan sepertinya usahaku berhasil. .”, jelas key
“hee? ?pantas saja. .dia selalu meminta ijin keluar rumah waktu sabtu malam 2 minggu belakangan ini. .apa dia juga keluar dengan minho? ?haish!!tentu saja. .”, kataku tidak tau apa-apa tentang adikku sendiri
“tapi kenapa dia tidak meminta tolong padaku saja? ?”, tanyaku pada diri sendiri
“dia tidak mau kau memarahinya. .karena kau selalu marah kalau dia punya pacar sebelum kamu. .ahahahaa. .dasar. .”, key juga tau tentang hal itu
“apa kau tidak kasian dengan adikmu. .dia juga ingin punya pacar. .”, kata key bertanya padaku
“tapi, kalau memang syaratnya harus begitu. .kita harus mengabulkannya. .”, kata-kata key yang membuatku bingung
“mwo? ?apa maksudmu? ?”, tanyaku karena tidak mengerti maksud key
key berjongkok di hadapanku. .aku terlihat salah tingkah. .dia menggenggam tanganku erat. .
“aku pikir aku menyukaimu karena kita sering bertemu. .tapi ternyata pikiranku salah. .aku pikir aku menyukaimu karena kita punya hobi dan kesukaan yang sama yaitu wine. .tapi pikiranku satu ini juga salah. .aku merasa sangat cemburu saat minho bilang dia dan kamu berpacaran. .tapi saat itu aku tidak segera menyadarinya. .aku menyukaimu. .karena apa aku juga belum menemukan jawabannya sampai saat ini. .dan jangan Tanya kenapa bisa aku menyukaimu. .karena mungkin aku tidak akan pernah tau jawabannya. .atau mungkin. .aku hanya ingin menyukaimu saja. .bukan orang lain. .”, kata-kata key membuatku bengong dan tidak berkedip melihatnya masih berjongkok di depanku
“aku menyukaimu Nana sshi. .mau kah kau menjadi pacarku? ?”, kata key, aku masih diam
“Nana sshi. .”, dia menggerak-gerakkan tangannya ke depan wajahku, sedetik kemudian aku sadar
aku meneteskan airmataku. .airmataku keluar begitu saja. .bukannya tidak suka key menyukaiku. .tapi sangat lega karena sekarang aku mengetahui perasaannya padaku. .tangisku semakin kencang. .key bingung. .lalu mengusap airmataku. .
“tapi sepertinya tidak semudah itu key. .”, kataku, key tidak mengerti
“wae? ?”, Tanya key
“kau salah bertanya itu kepadaku. .karena aku tidak tinggal sendiri di dunia ini. .”, kataku semakin membuat key bingung
“kau harus bertanya itu kepada ibuku. .meminta ijin kepadanya. .jika ibuku menyetujuinya. .aku akan bilang iya kemudian. .”, kataku, key sepertinya mengerti
“baiklah. .aku tidak mau berlama-lama membuang waktu. .besok segera ajak aku ke rumahmu Nana sshi. .aku akan meminta ijin kepada ibumu. .”, kata key gentle
“jeongmalyo? ?”, aku mengangguk kemudian tersenyum kearah key, dia mendekatkan wajahnya ke wajahku. .
aku menghentikan saat wajahnya hanya berjarak 3 cm  dengan wajahku. .
“kau ingat. .kita belum resmi berpacaran. .”, kataku, dia mengangguk. .menjauhkan wajahnya dari wajahku. .

__key’s POV__

“aigoo. .kenapa sangat gugup begini sii? ?kalau bertemu dengan klien saja tidak segugup ini. .bahkan bisa sangat santai dan percaya diri. .tapi ini. .haish!!pabo. .ibu Nana kan bukan klienku. .dia. .calon mertuaku. .ahahahaa”, kataku di dalam mobil menuju rumah Nana
yap!!malam ini aku berjanji dengan Nana untuk datang kerumah Nana dan meminta ijin oleh ibu Nana agar bisa menjadikan Nana pacarku. .aku tidak akan membuang-buang waktu sedikitpun. .karena. .memang ingin secepatnya menjadikannya pacarku. .
sampai juga di depan rumah Nana. .aku memperhatikan dandananku di kaca. .membenarkan ini dan itunya agar terlihat rapi dan sopan. .tapi sebenarnya itu hanya usahaku menghilangkan gugupku karena akan segera bertemu orang terpenting Nana. .ibunya Nana. .aku turun dari mobil. . Nana sudah menyambutku di depan rumahnya. .dengan senyumnya yang menenangkan. .tiba-tiba saja hati ini merasa sangat tenang. .
“apa aku sudah rapi? ?apa aku sudah terlihat tampan? ?”, kataku pada Nana saat akan memasuki rumah
“haish!!ibuku tidak memperhatikan hal sepele seperti itu. .dia hanya ingin bertemu dengan orang yang berani merebut anak perempuan tertuanya untuk dijadikan pacar. .”, omongan Nana membuatku semakin gugup
“kau harusnya menenangkanku Nana ah. .bukan membuatku tambah gugup seperti itu. .”, kataku, tiba-tiba. .chu~
Nana mencium tepi bibirku dan dia berlari ke dalam rumah. .aku mengikutinya. .sebelum masuk rumah, Nana merapikan pakaianku. .rambutku. .lalu menggandeng tanganku. .menuntunku masuk ke dalam rumah. .
“apa kau siap? ?”, Tanya Nana, aku mengangguk
“kkaja!!”, Nana terlihat begitu semangat, tapi aku sebaliknya. .jantung ini rasanya mau lepas dari tempatnya
aku melihat dari kejauhan, ibu Nana sedang merapikan meja makan. .mengeluarkan macam-macam makanan dan masakan untuk dihidangkan di meja makan itu. .sesekali berteriak menyuruh Yoona. .adik Nana mengambilkan sesuatu dari dalam dapur. .
“eomma. .”, Nana memanggil ibunya, masih menggandengku
“ahh. .sudah datang. .”, kata ibu Nana
“ye eommoni. .”, aku membungkuk. .aku duduk di sebelah Nana. .dan berhadapan dengan ibunya Nana
aku menghela nafas panjang. .tersenyum pada Nana. .ke arah yoona, adik Nana. .juga kea rah ibu Nana. .
“ne eommoni. .kibum imnida. .bangapseumnida. .”, kataku berdiri kemudia membungkuk lagi
“ne. .arasso. .aku tau kau. . Nana sudah bercerita banyak tentang kau. .duduklah. .”, kata ibu Nana, aku menurut
“ahh. .karena ibu sudah memasak ini semua. .maka tidak ada yang boleh keluar rumah sebelum makanan ibu habis. .ehehehee”, kata ibu Nana lagi
“kibummie. .kau makanlah. .”, panggilan ibu Nana kepadaku mengingatkan panggilan ibuku sendiri untukku
“ne eommoni. .”, kataku mulai memegang chopstick
“ehhmm. .apa ini semua ibumu sendiri yang memasaknya? ?”, tanyaku berbisik kepada Nana
“ne kibummie. .ehehehee. .ibu sendiri yang memasak. .di Bantu oleh yoona. .karena Nana tidak membantu ibu daritadi. .kau tau apa yang dia kerjakan sebelum kau datang? ?”, kata ibu Nana tiba-tiba
“apa eommoni? ?”, tanyaku penasaran, aku melihat Nana berkedip kearah ibunya
“ahahahaa. .lihatlah. .dia sangat malu!!”, kata ibu Nana sambil menunjuk Nana
“dia sibuk mondar mandir di seluruh rumah. .sangat gugup kau akan datang kerumah ini. .sesekali mengecek ponselnya. .melihat keluar jendela. .keluar masuk pintu rumah berkali-kali. .tapi, setiap kali ibu tanya kenapa dia selalu menjawab”tidak apa-apa” dasar anak kecil. .hehehee”, aku terkejut mendengar perkataan ibu Nana barusan. .sepertinya dia orang yang sangat hangat. .dan mirip eomma. .pintar memasak. .dan sangat baik kepada semua orang. .
selesai makan, aku sudah berencana mengutarakan maksud dan tujuanku datang kerumah Nana. . Nana mengajak sarang keluar ruang makan, meninggalkanku sendiri berdua dengan ibu Nana .agar lebih leluasa menyatakan perasaanku kepada Nana. .
“eommoni. .aku. .”, aku sangat gugup
“bicara saja kibummie. .ibu akan mendengarkan”, kata eommoni
“ahh. ..ne. .memang aku belum lama mengenal Nana. .kita bertemu di tempat Nana bekerja sekarang. .wine café. .karena aku pemilik café tersebut. .tapi sepertinya aku mulai menyukainya. .bukan karena kita mempunya kesukaan yang sama. .tapi karena saya memang menyukainya. .sanngat nyaman berada di dekatnya. .dan tujuan saya kesini untuk menemui eommoni dan meminta ijin kepada eommoni untuk berpacaran dengan Nana. .apakah eommoni menyetujui hubunganku dengan Nana? ?saya berjanji akan membahagiakan Nana. .”, kataku setengah menahan jantungku agar tidak lepas dari tempatnya
“eehhmm. .kibummie tidak perlu berjanji yang terlalu tinggi seperti itu untuk membahagiakan Nana. .sepertinya akhir-akhir ini sifatnya memang berubah. .ternyata gara-gara kibummie. .eommoni hanya memberikan kepercayaan kepada kalian berdua. .dan kalau soal mau berpacaran atau tidaknya, eommoni tau Nana bisa memilih namja yang dia sukai sendiri tanpa bantuan eommoni. .eommoni hanya berpesan satu hal. . Nana anak yang sangat baik. .sangat mandiri. .eommoni harap kibummie bisa menjadi orang yang terbaik buat Nana juga. .soal perasaan, kau saja yang menanyakannya sendiri pada Nana. .”, kata eommoni panjang lebar
“Nana ah. .”, panggil eommoni, tidak lama Nana datang duduk disamping eommoninya
“kibummie. .bagaimana bisa kau menyukai yeoja yang tidak cantik seperti Nana ini? ?ahahahaa”, kata-kata eommoni membuatku, Nana dan eommoni tertawa
“eommoni. .kibum juga tidak tau. .kibum hanya merasa kibum sangat bahagia bersama Nana. .”, kataku

aku menaiki tangga rumah Nana. .menuju kamar tidur Nana. .bersama Nana tentunya. .
“ahh. .igeo? ?”, kataku sambil melihat –lihat sekeliling kamar Nana
“ehehee .ne. .aku tidur disini dengan yoona. .kau tau? ?karena yoona tidak berani tidur sendirian. .ahahaaa. .”, kata Nana menjelaskan
“ahh. .unnie. .waeyo? ?apakah penting untuk calon kakak iparku ini mengetahui hal itu? ?ha? ?”, kata yoona memanggilku kakak ipar
“haish!!kakak ipar apa? ?resmi berpacaran juga baru saja. .”, kataku menjitak yoona
“sudah pergi sana!!”, kata Nana, yoona memajukan bibirnya

haish!!sekarang aku hanya berdua dengan Nana. .suasana mulai canggung lagi. .tidak ada kata-kata yang keluar daru mulutku maupun Nana. .semala 5 menit. .sesekali aku melihatnya tersenyum. .menangkap matanya sedang melihatku. .
“apa kau serius dengan apa yang kau katakan di gudang wine kemarin? ?”, suara Nana memecah suasana canggung,aku mengangguk yakin
“tentu saja. .jika aku main-main aku juga tidak akan berani menemui ibumu untuk meminta ijin berpacaran dengamu tau!!kau meremehkanku? ?”, kataku menjelaskan kalau aku memang serius
“aniyaa key. .hanya saja. .aku pikir ini terlalu cepat? ?”, kata Nana menunduk
“wae? ?apa kau tidak mencintaiku? ?”, aku meminta penjelasan, Nana menggeleng

__ Nana POV__

“wae? ?apa kau tidak mencintaiku? ?”, Tanya key, aku menggeleng
aku menatap ke mata key. .dia juga sedang melihatku. .aku mendekatkan wajahku ke wajahnya. .tidak ada rasa berdebar sedikitpun. .tidak ada rasa canggung sedikitpun. .hanya ingin membuktikan apa yang aku rasa saat ini ketika bersamanya. .
dan. .chu~~.
Aku mencium bibir tipis key. .bermain di bibirnya sebentar. .sepertinya key agak sedikit shock. .karena 5 detik awal aku menciumnya dia tidak membalas ciumanku. .detik ke enam dia mulai membalas ciumanku. .aku melingkarkan lengan tanganku ke lehernya. .tangannya menarik tubuhku lebih dekat dengan tubuhnya. .ahh, bisa di bilang ciuman kita sangat “panas”. .*huweee. .ciumannya di deket kompor sii*
Aku melepaskan bibirku dari bibirnya. .tapi wajahku masih sangat dekat dengan wajahnya. .
“apakah itu cukup untuk membuatmu mengerti apa yang ada di sini? ?”, kataku pelan sambil menempelkan tangan key kearah dadaku, tempat hati ini sudah menjatuhkan pilihan kepadanya
kali ini key yang menciumku. .bukan ciuman “panas” lagi. .tapi ciuman ini sangat berbeda. .sangat hangat dan menenangkan. .seperti wine. .ahh. .aku sangat menikmati ini. .aku membalas ciumannya. .aku sadar, kali ini aku yang agresif menciumi seluruh wajahnya. .dia tersenyum selesai aku menciumnya. .
“ahh. .pacarku pipinya memerah sekarang. .aigoo. .kyeopta!!”, kata  key mencubit pipiku
“haish!!jangan begitu. .aku malu tau. .”, kataku dengan bodohnya menutupi mukaku sendiri

____________________________

“hya!!taemin ah. .apa kau lupa. .sekarang dia sudah jadi pacar bos kita. .kau masih berani menyuruh Nana. .”, jonghyun berteriak ke arah taemin
taemin membungkuk ke arahku. .”ne noona. .maaf. .ehehhee. .chukae do noona. .”, kata taemin
“taemin ah. .gwenchana. .tidak usah seperti itu juga. .apa yang bisa aku bantu? ?”, kataku pada dongsaengku paling cute ini

“eottokhae? ?”, aku bertanya pada diriku sendiri
aku baru saja resmi berpacaran dengan key. .baru 2 bulan aku berpacaran dengannya. .aku sudah tega ingin meninggalkannya. .tapi, ini termasuk dalam impianku selain impianku ingin berumah tangga dengan key tentunya. .impian yang aku inginkan sejak aku menyukai wine. .bagaimana caranya untuk memberitau key tentang ini? ?tapi, aku yakin dia pacar yang baik dan perhatian. .dia tidak mungkin marah kalo hal ini juga demi kebaikanku. .selama ini juga dia tidak pernah mengekangku, selalu mendukungku dalam pekerjaan dan kesukaanku ini. .

malam ini, key mengajakku dinner di apartemennya. .aku rasa itu waktu yang tepat untuk berbicara dengannya tentang hal ini. .suasana hati dan lingkungannya pasti juga sangat sedng mendukungku. .aku harap aku bisa. .aku harus bisa. .karena kesempatan seperti ini tidak akan datang dua kali bukan? ?

aku melihat key berdiri di samping mobilnya di depan rumahku. .aku menghampirinya. .aigoo. .key menyambut dengan senyuman yang sangat berbeda dari biasanya. .kali ini hampir aja jantungku keluar dari tempatnya. .sangat menggoda. .senyum yang sangat membuatku ingin berlari cepat sampai ke dalam pelukannya. .
“lama menunggu? ?”, tanyaku, dia menggeleng

__@ key’s apartement__

“aku tidak bisa meyiapkan apa-apa. .hanya ini yang aku bisa. .”, kata key
“heee? ?kau memasak pasta dan. .dwenjang chigae ini ??”, tanyaku tidak percaya
ternyata orang seperti key juga bisa memasak. .aku kira dia hanya bisa mengomel. .ehehheee
“tapi nanti akan ada hidangan special dariku. .”, kata key lagi membuatku penasaran

“whoah. .masitta!!apa kau memasak sendiri? ?”, tanyaku, key menggeleng
“aku meminta bantuan minho mengajariku. .tapi aku memasak sendiri. .”, katanya sangat jujur, kemudian tersenyum. .senyum yang manis lagi
“saatnya hidangan special. .”, kata key
dia masuk ke dalam apartemennya kemudian keluar lagi ke meja dinner di balkon apartemennya. .membawa sepiring makanan special yang dia maksud tadi. .
“tadaa. .”, key bersemangat
ahahaha. .ada pizza berbentuk seperti ini? ?
“mwoya ige? ?jinjja kyeopta. .ehehehee”, kataku melihat ke rona wajah key
dia membawa hidangan special yang dia maksud tadi. .pizza berbentuk LOVE. .untuk orang lain menganggap perlakuan key ini sangat berlebihan, tapi untukku ini sangat manis. .apalagi kesungguhan dia menciptakan suasana dinner yang seromantis ini. .dia tidak bisa memasak tapi dia mau berusaha memasak untuk malam ini. .

“haish!!shireo. .kenapa harus ada hujan sih? ?”, kataku kesal
“mengganggu dinner pertama kita saja. .”, lanjutku
“ehehehee. .kau menyukainya? ?”, key bertanya, aku mengangguk tanpa ragu
“tentu saja key. .ini sangat indah. .”, kataku sambil tersenyum lebar
“ehhmm. .aku ingin bicara. .”, kataku lagi, ragu-ragu dan takut tentunya
“apa? ?bicara saja. .aku mendengarkan. .”, kata key memelukku dari belakang
aku melepaskan pelukannya. .mencari posisi duduk yang nyaman sebelum bicara. .key juga mengatur posisi duduknya. .
“ehhmm. .aku menyukai wine. .aku sangat ingin belajar wine. .”, kalmat pertamaku keluar
“Nana ah. .aku sudah tau itu. .”, kata key memotong pembicaraanku
“aku mohon. .kau dengarkan saja!!aku akan mengijinkanmu berbicara nanti. .”, kataku lagi, aku menghela nafas panjang. .kemudian berbicara lagi
“kau mendukungku dengan apa yang aku suka? ?misalnya tentang wine? ?”, tanyaku, key mengangguk
“aku. .ehhmm. .akan pergi ke Italia. .untuk belajar wine disana. .aku mendapat biaya gratis dari perusahaan terdekat kebun anggur ayahku. .apa kau setuju? ?membiarkanku pergi? ?”, kataku kemudian menundukkan wajahku
“tapi kita baru saja. .berpacaran. .kau sudah mau meninggalkanku? ?”, kata key
“aniya. .ini salah satu mimpiku juga. .aku sangat menginginkan ini dari pertama kali aku menyukai wine. .”, kataku menjelaskan
“aku pasti mendukungmu kalau itu yang terbaik untukmu. .biarpun itu berat untukku. .tapi, melihatmu mendapatkan apa yang kau inginkan bukankah seharusnya aku ikut berbahagia untukmu? ?ehhehehee. .kapan kau mau berangkat? ?1 bulan lagi? ?2 bulan lagi? ?atau tahun depan? ?”, key mendukungku
“ehhmm. .1 minggu lagi key. .”, kataku dengan suara kecil
“apakah harus secepat itu? ?”, aku mengangguk
“ne. .arasso. .”, key melanjutkan

___________________________________

“haish!!key kenapa sih? ?sejak dinner kita. .tidak, sejak aku bicara soal aku akan pergi ke Italia. .dia selalu marah-marah padaku. .kita sering bertengkar. .menyuruhku bekerja lebih banyak dari minho, jonghyun atau taemin. .dia juga tidak mengangkat telepon dariku. .dia sangat keterlaluan!!benci key. .”, kataku
aku masuk ke ruangan kerja key di lantai dua. .brusaha mendapatkan apa yang aku ingin tau. .kenapa dia jadi seperti ini. .
“apa kau membenciku gara-gara aku akan meninggalkanmu untuk waktu yang cukup lama? ?bukankah kau bilang kau akan mendukungku kalau itu untuk kebaikanku. .mana? ?”, aku berteriak pada key
“tidakkah kau mengerti Nana. .aku yang lebih tersiksa karena ini. .aku yang harus menanggung perasaan ini sendiri. .karena pasti kau akan sibuk dengan sekolah wine mu kelak di Italia. .aku yang. .’, aku memotong pembicaraan key
“kau hanya memikirkan dirimu sendiri. .aku juga tersiksa berpisah denganmu seperti ini. .selalu menangis setiap malam. .hanya untuk memikirkan bagaiman acara menghilangkan rasa rinduku padamu jika kita jauh nanti. .”, airmataku jauh sangat deras, tubuhku gemetar hebat, key memelukku. .”mian. .jeongmal mian. .”, hanya itu yang keluar dari mulut key saat memelukku

“berjanji padaku ini terakhir kali kita bertengkar? ?”, kataku, key mengangguk kemudian menciumku
hari-hari sebelum keberangkatanku ke Italia. .kita tidak pernah bertengkar. .kita sering bertemu. .sesekali key melamun. .aku tau perasaannya. .”bukankah itu juga yang aku rasakan sekarang? ?sangat menyiksa. .tapi ini mimpiku!!”, kataku dalam hati

__day before leaving__

“hya!!” Nana ah .kau seharusnya tidur. .”, kataku pada diri sendiri
mataku tetap saja tidak bisa terpejam. .kenapa aku. .bukankah 1menit yang lalu baru saja  mendengar suara key di telepon. .kenapa sekarang sudah merindukannya. .aku membalikkan tubuhku ke sisi kanan. .kiri. .mencoba mendengarkan lagu kesukaan. .mencoba menghitung domba. .agar dapat cepat memejamkan mata ini. .”haruskah aku menemui key? ?sekarang? ?tapi ini sudah sangat malam. .”, kataku 5 detik pertama
sedetik kemudian aku bangun. .memakai baju hangatku. .memakai sepatuku. .diam-diam keluar dari rumah. .berlari dengan hati yang tidak karuan rasanya menuju ke apartemen key. .”aku harus menemuinya. .”, kalimat itu berulang kali aku ucapkan sambil berlari

__key’s POV__

haish!!perasaan apa sii ini. .besok aku memilih untuk tidak mengantar Nana ke bandara. .karena itu hanya akan membuatku sangat tersiksa melihat dia pegi. .kenapa tidak bisa juga memejamkan mata. .kenapa denganku ini. .ada apa denganku. .aku mendengar pintu apartemenku di ketuk
“hya!!siapa malam-malam begini datang? ?tidak punya aturan. .”, kataku sambil berjalan menuju pintu, Nana datang
“hya!!wae? ?kenapa kau kesini? ?”, kataku membuka sedikit pintu
haish!!pikiran apa ini. .tidak. .tidak boleh. .biarpun ini sudah malam. .biarpun hanya ada aku dan Nana. .tidak boleh!!
“pergi sana!!”, kataku berusaha menutup pintu, kaki Nana menghalangi
“key ah. .ijinkan aku masuk!!buka pintunya. .”, kata Nana mendorong-dorong pintuku
aku dan Nana masih saling bertengkar di depan pintu. .aku mencoba mendorong pintu, begitu juga Nana. .
“biarkan aku masuk!!”, Nana mendorong pintu untuk kesekian kalinya, kali ini dia berhasil masuk dan menutup pintunya kembali
kini Nana ada di hadapanku. .jantungku tidak bisa dikendalikan.. sepertinya detak jantungku yang sekarang lebih cepat dari biasanya. .selama 5 menit aku dan Nana berhadapan dalam diam. .aku harap, Nana tidak bisa mendengar detak jantungku yang tidak beraturan ini. .”besok dia aka pergi!!besok dia pergi untuk waktu yang lama. .”, kataku dalam hati

__ Nana POV__

“besok aku akan pergi key. .2 tahun. .kita tidak akan bertemu. .”, kataku dalam hati
posisi kami masih sama seperti pertama kali aku datang. .aku menyandarkan tubuhku ke pintu apartemen key. .key berdiri di depanku. .tidak melakukan apa-apa. .tapi kemudian. .dia menciumku. .menciumi seluruh wajahku. .aku membalas ciumannya. .aku melingkarkan kedua lenganku ke lehernya. .dan kedua kakiku ke pinggangnya. .dia menggendongku menuju ranjang. .masih tidak melepaskan bibirnya dari bibirku. .tidak ada kata-kata yang keluar dari mulut kita masing-masing. .*ya iyalah. .lagi ciuman gini*

key mulai melepaskan baju yang dikenakannya. .masih tetap menciumku. .
“omo!!”, kali ini bajuku yang dilepaskan oleh key
sedetik kemudian dia berhenti menciumku. .tersenyum kearahku. .aku pasang senyum terbaikku juga. .”aigoo. .pipimu memerah Nana ah. .ahahahaa. .”, kata key
aku berusaha menutup bagian dadaku, karena sangat malu. .dan ini, pertama kalinya untukku. .tapi percuma saja. .key menyingkirkan tanganku. .di letakkannya tanganku melingkar di lehernya. .”apa kau siap? ?”, tanyanya memasang senyum nakal
aku menjitak kepalanya. .key tertawa. .kemudian aku mengangguk. .dia mencium mataku. .pipiku. .bibirku. .semakin turun ke leherku juga pundakku. .
ahh. .semoga saja ini bukan yang terakhir. .

pagi ini key masih memelukku di ranjang. .aku membuka mataku. .”apa aku ada di surga sekarang? ?siapapun beritau aku. .karena di hadapanku ada malaikat memejamkan mata dengan sangat damai. .dan punya wajah yang sempurna tampan. .”, kataku dalam hati
aku mencium bibirnya lembut. .dia terbangun dan tersenyum. .”aigoo. .senyum yang membuatku ingin pingsan lagi. .”, kataku dalam hati

“hari ini hari terakhir kita bertemu sebelum aku berangkat ke Italia. .”, kataku
“ini!!gosokkan gigiku. .”, kataku sambil menyerahkan sikat gigi ke tangan key, dia menurut
“apa kau tiba-tiba berubah menjadi anak kecil sekarang? ?ha? ?ahahahaa. .”, katanya, kita tertawa

kita duduk di balkon apartemen key untuk sarapan pagi ini. .aku duduk di pangkuan key.
“haish!!kenapa kau jadi sangat manja begini sii? ?”, kata key sambil memasukkan makanan ke dalam mulutku
“aku hanya ingin bermanja-manja olehmu key. .nanti malam aku sudah tidak disini lagi. .”, kataku
“kau harus ingat. .rambut ini. .mata ini. .hidung ini. .dan bibir ini hanya milikku!!mulai sekarang dan selamanya. .”, kataku sambil menciumi seluruh wajah key
ah. .sepertinya aku akan sangat merindukan saat-saat seperti ini. .
”key. .aku akan kembali. .secepatnya. .untukmu!!”, aku mengirim pesan sebelum pesawatku take off

__@ Italia__

“aku mengikuti sekolah wine ku dengan sangat baik. .temanku sangat banyak juga sangat ramah kepadaku. .semuanya. .jangan khawatirkan aku. .aku merindukan kalian semua. .”
aku mengirim email untuk key dan semua yang ada di korea saat ini. .aku lengkapi juga dengan foto polaroidku. .

“ahh. .tidak terasa sudah setahun aku sekolah wine disini. .penilainannya sangat ketat dan sangat menyita waktu. .tapi inilah yang aku inginkan. .hwaiting!!”

“6 bulan menuju pulang ke korea!!apakah kalian merindukanku? ?karena aku merindukan kalian semua. .”

“5 bulan lagi aku akan pulang!!tunggu aku. .bogoshippo!!”

“4 bulan lagi sekolah wine ku berakhir. .aku pulaaaang!!”

“3 bulan lagi aku akan pulang ke korea. .sudah tidak sabar mencicipi masakan ibu. .eomma!!bogoshippo!!”

“2 bulan menuju korea. .waktu di Italia semakin sedikit. .sekolah wine ku juga akan berakhir. .key, apa kau masih menungguku? ?saranghae key. .”

“sebulan terakhir di Italia. .saatnya menikmati suasana Italia untuk yang terakhir kali. .eomma. .yoona. .my lovely key. .and my bestiest friends. .minho, jonghyun juga my cute dongsaeng taemin. .tunggu aku!!aku merindukan kalian semuanya. .”

__@ korea. .seoul. .__

“apa ini yang kau inginkan key? ?aku sudah kembali. .kau tidak akan menyadarinya. .”, kataku di perjalanan menuju “WINE CAFÉ”

__key’s POV__

hari ini ada interview mencari barista untuk café ku. .sudah 5 pelamar yang aku wawancarai. .tinggal 1 pelamar lagi yang akan datang. .
“haish!!baru kali ini ada pelamar yang membuat bos nya menunggu. .”, aku sibuk dengan laptop di hadapanku
“annyeonghaseo. .kim kibum sshi. .pemilik “WINE CAFÉ”? ?”, kata suara di hadapanku
“benar. .silahkan duduk. .aku mulai interviewnya. .”, aku menyuruhnya duduk tanpa melihat kearah orang yang punya suara itu
5detik kemudian. .apa aku sedang bermimpi. .atau memang ini kenyataan. .
“maaf. .tapi aku hadir interview ini untuk melamar sebagai ahli wine di cafe anda. .”, kata suara yang ada di depanku
pemilik suara itu menghampiriku. .duduk di pangkuanku. .melihat wajahku untuk waktu yang cukup lama. .hampir 5 menit dia hanya diam sambil melihat ke wajahku. .
“apa kau merindukanku? ?apa aku pergi sangat lama? ?apa kau lupa siapa pemilik bibir ini? ?”, kata yeoja di pangkuanku sambil mencium lembut bibirku
“ini milikmu. .tentu saja aku ingat. .”, kataku datar, 5 detik kemudian aku tersenyum dengan yeoja di hadapanku itu
“key. .aku kembali. .apa kau tidak merindukanku? ?”, kata yeoja dihadapanku sambil berdiri, aku ikut berdiri
“Nana. .welcome back nae sarang!!bogoshippo. .”, kataku sambil memeluknya eraaaaaat. .sangat eraaaaat
“na do bogoshippo key. .”, kata yeoja yang sangat aku cintai ini
aku berjanji. .ini bukan yang terakhir aku memeluknya. .dan aku berjanji tidak akan membiarkannya pergi lagi dari sisiku. .begitu juga aku. .tidak akan pergi meninggalkannya. .karena aku tau dan ingat sekarang. .kalau jiwa dan tubuh ini milik Nana. .saranghae Nana. .saranghae. .


gomawo uda mau baca. .like dan comment yang sangat membantu. .

Advertisements

6 responses to “FF/ Straight/ KeyNa (Key-Nana)/ Electric Heart

  1. Pingback: [AUTOMATIC UPDATE] My Master List! | @SungminELF è felicità

  2. key nana ❤
    so cuteee!
    though i'm not so into this couple, i think key and nana are cute together, 91liners but just as friend.
    FF nya bagus kok, ngingetin aku sama coffee prince.
    cuman sedikit saran aja ya buat authornya, jujur aku agak keganggu sama beberapa "(….)" titik-titik yang sebenarnya ga diperlukan ^^
    terus supaya lebih rapi sebaiknya awal kalimat pake huruf kapital ya 🙂
    yosh segitu aja 🙂
    gomawo udah nulis FF straight dimana Key jadi namja yang romantis ^^
    coz i'm so tired seeing him roled as cute yeoja! *0*
    aku tunggu karya selanjutnya! so keep writing, xoxo.

    [Maureen Jonas]

  3. Annyeong author 🙂 aq reader baru, seneng bgt nemuin ff keyna apalagi cerita’a beda ma yg lain..
    tp agak bingung klo mreka lg percakapan, tp bgs kok thor, bikin ff keyna lg thor

  4. Key-Na….yeay…
    Chingu, buat pairing Seo-Key dong…
    D ff ini feel romance nya dapet bgt..
    Aku jd kngeun gong U-eun yhe..kekeke..
    D tnggu kry slanjtnya yaw^^

  5. Annyeong ^^
    Waa !! KEY-Na ❤
    aku KEYNA SHIPPER \(^o^)/
    feelnya keren bgt chingu 😀
    suka bgt , ini FF oneshoot KEREN dah ~!!
    berasa REAL pas baca FF ini !!
    semoga begitu amin haha

    ayoo buat FF Key – Nana lagi yaak authorr :3

  6. KEY NANA!!
    wow aku jarang banget nemuin couple ini
    banyakan tuh key nicole
    atau key amber
    atau juga key sama gayoon

    ceritanya sweet
    tapi dialog dan kalimatnya memang sangat terganggu dengan titik2 yang kebanyakan itu

    overall good ff
    keep writing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s