FF/ Straight/ JongYeon (Jonghyun-Taeyeon)/ Obsession


FF ini buatan eonnieku, Vanessa Springkey on Facebook ^^

enjoy it~

Jonghyun Story__Obsession

Cast:

Kim Jonghyun

Kim Taeyeon

Jung Jessica

Lee Jinki aka Onew

Park Cheondung 

And happy reading. .
#now playing. .obsession. .

“kita putus saja!!”, katanya sewaktu mengakhiri hubungan kita yang sudah lama terjalin

“tapi kenapa? ?”

“apa aku bersalah padamu? ?”

“apa aku tidak membahagiakanmu? ?

“apa aku berselingkuh di belakangmu? ?”, pertanyaan bertubi-tubi aku keluarkan untuk membuatku mengerti situasi ini

“tidak”, jawabnya singkat

“hanya saja, aku sudah tidak mengenal dirimu. .jjong oppa yang dulu. .jjong oppa yang selalu ada waktu untukku”

“sekarang, mendapat balasan pesan darimu saja susah. .bertemu denganmu harus menunggu lama. .aku tidak bisa. .hanya tidak bisa dengan situasi seperti ini”, katanya lagi

“kau hanya belum terbiasa. .ini pekerjaanku. .perhatianku harus penuh terhadap hal itu.

”, belum sempat aku menyelesaikan kata-kataku, dia sudah memotongnya

“maka dari itu. .kita putus saja”, katanya sambil berlari menjauhiku

“mwo? ?”, aku membiarkannya pergi

aku hanya ingin dia bahagia, denganku atau tanpaku. .kalau tanpaku dia bisa tersenyum aku melepasnya. .
__jjong’s POV__

“dokter kim. .pasien di ruang gawat darurat kejang lagi!!”

“segera ikut saya”, kata seorang suster panic

aku hanya bisa mengukutinya. .aku tidak bisa mengacuhkan pekerjaanku, setiap saat semua orang membutuhkanku. .aku memasuki ruangan penuh dengan mesin dan alat-alat kesehatan. .

“periksa detak jantungnya!!”

“cek nadinya, sekarang!!”

“siapkan mesin kejut”

aku menyuruh semua orang yang berada di ruangan tersebut, agar cepat menuruti perintahku. .semua orang sibuk mengerjakan apa yang aku perintahkan. .aku sendiri memegang pergelangan tangan orang yang terbaring kejang-kejang di hadapanku. .tiba-tiba aku menangis. .mengusap airmata lalu kembali memeriksa nadinya. .

“nadinya lemah!!tambahkan dosis suntikannya!!”, suruhku lagi

aku menarik mesin kejut yang tidak jauh dari tempatku berdiri. .”nyalakan!!”

“1, 2, 3!!”

“belum!!”, kata suara di seberang, yang mengamati detak jantung pasienku

“1, 2, 3!!”,

“semakin melemah dokter kim!!eottokhae? ?”

“tambah lagi dosis suntikannya!!dia tidak boleh mati”, kataku

“tapi dok? ?”

“palli!!”, teriakku

“tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit~”, suara mesin detak jantung mengeluarkan bunyi yang paling aku takuti. .

tanganku melemas. .menjatuhkan mesin kejut di tanganku. .mengecek lagi denyut nadi pasienku. .kemudian menutup seluruh tubuh pasienku. .

“waktu kematian 00.13 dini hari”, kataku sambil melihat jam di pergelangan tanganku

“beritahukan pada keluarga pasien”, kata salah seorang suster

aku keluar dengan langkah lemas. .satu persatu suster yang membantuku, keluar kemudian menepuk pundakku”tidak apa-apa dokter kim!!kita sudah melakukan yang terbaik!!”, katanya
“tambah satu lagi!!”, teriakku

“satu gelas? ?”

“satu botol bodoh!!”, kataku kasar

“apa katamu? ?”, seorang pria mendorongku keras

“mwoya ige? ?kau mau apa? ?aku tidak ada urusan denganmu tau. .”, kataku sambil masih memegang botol soju di tanganku

“neo!!”, kata pria itu lagi sambil melayangkan pukulan sangat keras di wajahku

“pyyaaarr!!”, aku melempar botol soju di tanganku ke lantai mencoba membalas perlakuan pria asing itu karena telah memukulku. .dia mengelak. .dia memukul punggungku dari belakang. .aku jatuh tertelungkup. .mulutku mengeluarkan darah. .

“cukup!!hya!!dia hanya mabuk. .”, kata seorang yeoja sambil membantuku berdiri

“plaak!!”, aku lihat dengan mataku yang sedikit kabur, pria yang berkelahi denganku tadi menampar yeoja yang membantuku berdiri

“hya!!neo!!”, kali ini pukulanku tidak meleset, pria itu langsung tersungkur

“kkaja!!cepat lari!!”, kata yeoja itu sambil membopongku

setelah sudah cukup jauh kita berhenti di sebuah taman kota. .aku mendorong tubuh yeoja yang membopongku daritadi. .dia jatuh. .”lepaskan aku!!aku tidak butuh bantuanmu atau siapapun!!”, teriakku masih mabuk

“ahh. .dasar tidak tau diri!!ya sudah!!”, kata yeoja itu sambil pergi meninggalkanku

tiba-tiba aku merebahkan tubuhku begitu saja. .sangat mengantuk gara-gara terlalu banyak meminum soju. .

__ Taeyeon’s POV__

“haish!!pria ini benar-benar merepotkan!!”, kataku sambil mencoba membangunkan tubuh pria yang ukurannya lebih besar daripada aku

aku membawanya ke apartemenku. .menjatuhkan tubuhnya ke sofa ruang tamuku. .melepaskan jam tangannya, sepatu dan kaus kakinya, dasi dan 2 kancing bajunya agar dia bisa bernafas. .mengambilkannya selimut dan memakaikannya ke tubuhnya. .

“hya!!ini tidak gratis tau!!kau akan membayarnya nanti!!”, kataku kepada tubuh pria yang tidak sadarkan diri di hadapanku

sudah satu jam lebih aku juga tidak bisa memejamkan mataku. .”haish!!dia siapa sii berani-beraninya masuk ke otakku!!membuatku tidak bisa tidur malam ini, kalau aku sampai sakit karenanya awas saja dia!!”, kataku mengomel sendiri

aku memutuskan untuk menonton DVD, film lama tetap saja aku tonton karena tidak ada pilihan lain. . sesekali aku melirik pria yang sedang tertidur damai di sampingku. .

“dia cute juga. .dia sangat mirip cheondung ku”, kataku sambil tersenyum

aku mendekatinya. .duduk di sampingnya. .sangat dekat sekarang. .membuka selimutnya. .dia berkeringat. .sepertinya aku lupa menyalakan AC di ruangan itu. .aku segera menyalakan AC nya dan melipat selimut yang tadi menyelimuti pria aneh ini. .”aneh? ?tidak. .dia sangat manis”, kataku dalam hati

ahahahaha. .bajunya basah kuyup karena keringat. .aku membuka kancing bajunya satu persatu sambil melihat wajah tanpa dosa yang sedang tertidur. .”oops!!tubuhnya juga atletis. .sangat keren!!dia pasti sangat macho. .”, kataku berimajinasi lagi

aku merogoh sesuatu di saku bajunya. .”foto yeoja? ?”, ahahahahaaa. .aku sangat ingin tertawa keras sekarang. .aku kira dia keren, macho. .ehh, ternyata melankolis juga. .”siapa yeoja ini? ?”, tanyaku pada diri sendiri

aku mengambil handuk kering, mengusap keringatnya. .wajahnya. .lehernya. .juga dada nya yang bidang. .”kkajima!!”, hanya itu yang keluar dari mulutnya

aku kembali memperhatikannya. .mencoba menyentuh kulih wajahnya. .”omo!!kkabjagi!!”, tiba-tiba dia meraih pergelangan tanganku

“kkajima!!jebal!!”, katanya masih memejamkan matanya

airmata keluar dari tepi matanya yang masih terpejam. .aku melepaskan tanganku dari tangannya. .mengusap airmata. .dan meninggalkannya. .”aku harus tidur!!”, kataku
__11.00__

“aigoo. .tuan muda kita yang semalam mabuk bangun juga akhirnya!!jam berapa ini? ?”, tanyaku

“aku dimana? ?siapa kamu? ?”, tanyanya

“kau dirumahku. .aku? ?yaa pemilik rumah ini. .yang semalam membantumu lari dari pria yang ingin membunuhmu tau!!”, kataku

“ahh. .kepalaku sakit. .”, katanya sambil berjalan ke dapur dan meminum teh yang kubuat

“hya!!kau tidak sopan sekali!!itu punyaku!!kau buat saja sendiri!!”, kataku sambil menarik lengan bajunya karena dia pergi begitu saja

dia berbalik, menumpahkan teh panas yang aku buat yang direbut olehnya tadi

“ahh. .mian. .mian. .tidak sengaja!!, katanya sambil membersihkan bajuku yang basah dan lengket

“huwaaaaaaa!!!andwee!!”, teriakku

“plaaaak!!”, aku mendaratkan tamparan di wajah pria aneh itu

kalo di slow motion. .dia sedang membersihkan tumpahan teh di piyamaku dengan tangannya. .tidak sengaja dia memegang bagian payudaraku. .iyaa. .itu. .aku berteriak lagi”huwaaaaaaaaaaa”, aku mendorong tubuhnya dan berlari menjauhinya. .sejauh mungkin. .

“aku belum menyentuhnya!!”, aku dengar pria aneh itu berteriak

“ahh. .sial!!pria itu memang membawa sial!!”, kataku sambil mengaca

“mwoya ige? ?wajahku memerah? ?andwe. .”

“apakah dia melihat wajahku yang memerah ini? ?kalau iyaa, bisa gawat!!”, kataku mengomel sendiri di kamar tidurku
__jjong’s POV__

perempuan itu tidak terima tehnya aku rebut begitu saja!!dia menarik lengan bajuku, aku berbalik kaget. .menumpahkan teh yang kubawa di piyamanya. .aku tidak sengaja. .

“mian .mian. .tidak sengaja!!”, kataku meminta maaf

tiba-tiba dia berteriak. .menampar pipiku. .berteriak lagi. .terlihat sekali wajahnya memerah seperti udang rebus. .”ahahahahahhaa”, aku tertawa pelan

“aku belum menyentuhnya!!”, aku berteriak ketika yeoja aneh itu meninggalkanku sambil berlari, masih tertawa

“memang aku suka tipe tidak seksi sama sekali seperti dia!!ciih!!aku tidak sengaja, lagian siapa suruh dia menarikku!!”, aku pergi menghampiri kamarnya

“hya!!yeoja aneh!!keluarlah. .”, aku menyuruhnya keluar

“mwo? ?kau yang aneh!!dasar pria aneh!!pergi kau dari rumahku!!”, terdengan suara di balik pintu

“yaa sudah!!aku pergi!!terima kasih telah membantuku semalam”, kataku berpamitan

gleekk!!*gini yaa suara pintu kebuka. .ahahhaaa*

“hya!!tunggu!!”, dia menyodorkan tanganku tanda meminta sesuatu

“kenapa pipimu memerah? ?sakit? ?”, godaku

dia meninju perutku keras. .”auuch!!”aku mengaduh

“semalam. .tidak gratis!!biaya ke rumah sakit gara-gara aku menggendongmu dan sekarang pinggangku sakit. .”

“biaya tempat tinggal”

“biaya handuk. .selimut yang kau gunakan”

“biaya untuk ke laundry, karena kau mengotori bajuku”

“semuanya 500.000 won!!ehhmm. .tidak!!1 juta won!!”

dia mengoceh panjang lebar, menyebutkan semua yang dia lakukan untuk membantuku kemudian menyodorkan tangannya. .

aku merogoh saku celanaku. .

“ini!!datang saja ke kantorku. .sekarang aku tidak membawa uang cash!!”, kataku sambil memberinya kartu namaku

“ahahahhaaa. .kau dokter? ?yang benar saja. .”, kata yeoja aneh itu tidak percaya

“hya!!kau!!”, aku ingin menamparnya, dia menutup pintu kamarnya duluan

“aku pergi!!”, pamitku

__ Taeyeon POV__

“cheondung ah. .kau tau, ada pria yang sangat mirip kamu. .matanya. .hidungnya.. juga sifatnya yang cuek. .aku seperti melihatmu di dalam dirinya. .apa itu kau? ?kau ingin bertemu aku lagi? ?tidak bisakah kau bersabar sedikit menunggu aku menyusulku ke surga? ?ahahahaa. .dari dulu kau memang tidak sabaran!!”, kataku
“permisi. .dimana aku bisa menemukan ruangan dokter kim jonghyun? ?”, kataku kepada salah seorang perawat penjaga

“ahh. .ne. .kau harus naik satu lantai lagi. .kalau kau melihat ruang gawat darurat, kau akan mudah menemukan ruangan dokter kim. .setelah naik, kau belok kiri kemudian lurus saja. .”

“ahh. .ne kamsahamnida. .”, kataku sambil membungkuk

“aku akan menagih hutangnya. .hmm. .apa pipiku masih terlihat merah yaa? ?kenapa rasanya sangat malu bertemu dengannya, setelah mengingat lagi kejadian paling memalukan itu”, kataku sambil memegangi pipiku

knock!!knock!!aku mengetuk pintu ruangan yang di depannya tertulis “dr KIM JONGHYUN”, pinti tiba-tiba terbuka. .pria yang tidak asing keluar dari ruangan kemudian disusul dengan seoran perawat. .”suster, kau ke ruang operasi dulu. .aku menyusul secepatnya”, kata jonghyun ke suster yang didekatnya, perawat itu mengangguk

“jonghyun sshi? ?”, kataku memanggilnya

“neo!!kalau kau datang  hanya ingin menagih hutangku, nanti saja!!ada hal yang lebih penting!!”, kata jonghyun kemudian meninggalkanku begitu saja masuk ke sebuah ruangan

“hya!!uang lebih penting untukku!!urusanmu aku tidak mau tau!!”, jonghyun tetap mengacuhkanku

“cheondung ah. .dia sangat berbeda denganmu!!dia sangat. .ahh. .aku membencinya!!”, kataku dalam hati

aku tidak langsung pergi dari rumah sakit itu. .malah mengikuti kemana namja aneh itu masuk barusan. .aku mengintip di kaca pintu, jonghyun sibuk berlari kesana kemari, mengambil ini itu. .menggunakan stetoskop. .menyuntikkan cairan ketubuh pasien yang tubuhnya hanya diam di kasur rumah sakit. .dia terlihat panik. .dahinya berkeringat. .bukan hanya dia yang mondar-mandir di ruangan itu. .semua orang yang membantunya juga terlihat sangat sibuk dengan perintah yang jonghyun suruh. .salah seorang perawat menggelengkan kepala kearah jonghyun. .jonghyun menilik jam di tangannya, dia seperti berbicara sesuatu kepada perawat lain. .kemudian perawat itu menulis di kertas catatan yang dibawanya. .

aku melihat jonghyun menutupkan selimut ke seluruh tubuh pasien yang ada di hadapannya itu. .”mwo? ?tidak selamat? ?apa iyaa? ?”, tidak sadar aku meneteskan airmata, aku lihat lagi jonghyun menuju pintu dimana aku berada dengan langkah gontai. .dia terus menunduk. .dia mengacuhkanku yang berada disampingnya kemudian masuk ke ruangannya. .aku masih mengikutinya. .

dia menunduk. .memainkan stetoskopnya kemudian melemparnya ke sudut ruangan. .dia menangis sangat keras!!mengobrak-abrik semua peralatan kerjanya di meja yang awalnya tersusun rapi. .melepas jaket dokternya. .melemparnya ke sudut yang lain. .kemudian terduduk di lantai. .”apa itu perasaan seorang dokter ketika pasiennya tidak selamat di tangannya? ?”, tanyaku dalam hati

tidak tahu setan apa yang merasuki tubuhku saat itu, kemudian aku mendekati tubuh yang gemetar karena menangis. .memeluknya. .merasakan kepalanya berada di pundakku. .airmatanya membasahi bajuku. .”ahh. .kenapa aku melakukan ini? ?siapa dia? ?dan, kenapa denganku??”, tanyaku tidak mengerti

“sudah 2. .2 orang yang tidak selamat di tanganku. .aku sangat bodoh!!dokter yang bodoh. .”, katanya sambil menangis

“bukan kau!!”

“bukan salahmu”, aku menenangkan

“aku sangat bodoh. .tidak berguna!!”, teriak jonghyun

“haish!!ya sudahlah. .kalau kau tetap memaksa kalau itu salahmu. .aku pergi saja!!percuma aku disini!!”, kataku marah, beranjak pergi

“andwe!!”, dia menarik tanganku

“just stay here for a while”, katanya

aku menghampirinya dengan membawa 2 gelas minuman hangat. .dia menerima satu gelas yang aku sodorkan. .”percayalah, ini bukan salahmu. .memang sudah takdir kalau orang yang kebetulan kau tangani memang tidak selamat!!”, kataku menenangkan lagi

“sudah!!diam saja kau!!”, katanya ketus

“haish!!kau ini. .”, kataku sambil beranjak pergi

“gomawo. .”, hanya itu yang keluar daru mulutnya, aku diam sejenak

“cheondung ah. .dia sangat mirip kau!!dan sepertinya. .aku menyukainya. .apa kau cemburu? ?aku tau kau tidak akan cemburu. .karena dia memang. .kau cheondung ah!!”, kataku dalam hati

“ahh. .ne. .sama-sama”, kataku

“aku pergi dulu. .annyeong”, pamitku sambil menunduk

sudah lama tidak melihatnya. .harusnya aku bertanya nomer ponselnya atau dimana rumahnya. .ehehehee

huweeeee. .”mwo? ?tidak. .tidak!!”, aku heran pada diriku sendiri. .baru bertemu 2 kali. .sepertinya dia sudah memenuhi pikiranku. .bukan sepertinya lagi, tapi memang sudah ada dipikiranku. .pertama kali bertemu juga sangat bersimpati padanya. .pertemuan kedua aku melihatnya menangis. .dan itu mengingatkanku pada cheondung. .pacarku yang meninggal karena sakit. .

“ahh. .cheondung ah. .aku sangat merindukanmu. .”, sambil memeluk foto cheondung lalu tertidur
__jjong’s POV__

“kenapa kau kembali? ?sudah bosan dengan pacar barumu itu? ?”, kataku pada sekyung mantan pacarku

dulu dia meminta putus, dengan alasan aku tidak ada waktu untuknya. .dan terakhir aku dengar dia mendapat pacar seorang artis. .yang saring bekerja sama dengannya. .waktu itu aku pikir”baguslah!!setidaknya pria itu akan selalu ada di sampingnya dan selalu ada waktu untuknya. .”

tapi sekarang dia memintaku menerimanya kembali. .untuk apa? ?untuk disakiti lagi? ?aku tidak bodoh. .

“haish!!bisa-bisanya aku masih mau menuruti keinginan sekyung!”, kataku di daldam mobil pergi dimana c sekyung berada, suaranya seperti mabuk

“temani aku minum. .sebentar saja”, kaya sekyung saat aku datang

“ini botol yang kelima? ?jinjja? ?”, tanyaku padanya dia mengangguk lemas

“haish!!hentikan!!”, kataku sambil membuang botol soju di tangannya

 “ahh. .kau hanya cukup temani aku minum saja!!”, kata sekyung

“tidak!!sudah cukup!!ayoo pulang!!”, kataku sambil membopong tubuh sekyung yang mabuk menuju mobilku, kemudia mengantarnya pulang
__ Taeyeon POV__

“hah!!sangat tidak bisa dipercaya. .dia mabuk lagi!!dan sekarang dengan seorang gadis. .”, kataku saat melihat jonghyun menuntun wanita keluar dari bar dekat rumahku

“memang namja semua sama saja!!”, kataku kesal

aku mengambil tongkat baseball dari sudut ruang tamuku. .karena mendengar pintu apartemenku di ketuk dari luar malam-malam begini. .”huweeee. .aku sendirian. .apa aku akan di bunuh oleh penjahat ini? ?setidaknya aku akan memukul seluruh tubuhnya dulu. .baru aku merasa puas!!”, kataku ngawur

pelan-pelan aku menuju pintu apartemenku. .masih ada suara pintuku di pukul-pukul dengan tidak wajar. .aku mendekatkan tangaku untuk membukna kenop pintu apartemenku. .”hyaaaaaaa!!”, aku berteriak sambil mengayunkan tongkat baseball di tangaku, tapi kemudian “bruuukk!!”, tubuh pria jatuh ketika aku membuka pintu apartemenku. .dan sekarang, dia menindihku!!

“mwoya ige? ?”, aku mencoba mencari tau siapa dia dengan menengok ke samping. .kearahnya. .tapi sial!bibirku menyentuh bibirnya

“kyaaaaaaaa!!”, aku berteriak, dia masih tak bergerak

“huh!!berat!!”, kataku sambil mendorong tubuh pria itu sekuat tenagaku. .”jonghyun? ?”, kataku kemudian

“ahahaha!!look. .dia mabuk lagi dan datang ke apartemenku. .apa dia tidak punya rumah? ?”, kataku mengomel ke tubuh jonghyun yang masih memejamkan mata

aku menuntu tubuhnya yang mabuk ke sofa. .dan meninggalkannya begitu saja!!”sial!!kenapa dia kesini lagi sii? ?”, omelku

__pagi hari__

“knock!!knock!!”, aku masih setengah sadar saat aku mendengar pintu kamarku diketuk dari luar

“mworago? ?”, kataku malas

“keluar!!”, teriak suara di luar pintu

aku bangun dari tempat tidurku. .masih mengenakan piyama dan penutup mata juga bantal leherku. .rambut yang acak-acakan dan kotoran mata masih menempel. .

“hyaaaa!!”, teriakku sambil menutup pintu sewaktu aku sadar jika yang diluar pintu kamarku adalah jonghyun

aku masuk ke kamar mandi dan membersihkan diriku juga merapikan rambutku agar terlihat lebih baik. Kemudian membuka pintu kamarku lagi, jonghyun masih disitu. .

“wa. .wae? ?”, tanyaku

“buatkan aku sarapan!!aku akan berangkat kerja sebentar lagi”, katanya, membuatku melongo

memangnya aku ini istrinya apa. .pagi-pagi menggangguku, membangunkanku. .sekarang malah beraninya menyuruhku membuatkan sarapan untuknya

dia menarik tanganku. .aku tidak bisa menolak, cengkeraman tangannya di pergelangan tanganku sangat erat!!

“kenapa kau kesini tadi malam? ?”

“apakah kau tidak punya rumah? ?”

“dan kau!!mabuk lagi!!”, kataku ingin mendengar penjelasan dari jonghyun

“na do molla!!aku hanya berjalan saja. .”, jelas jonghyun singkat.

“huh!!seenaknya saja. .memangnya ini rumahmu apa!!”, kataku tidak terima

memang kan, ini bukan rumahnya. .kenapa dia pulang kesini, kalaupun tidak punya rumah kenapa tidak pulang ke tempat kekasihnya yang kemarin mabuk bersamanya. .”huh. .sial!!”, gerutuku

“kenapa tidak pulang ke tempat kekasihmu itu saja? ?”, tanyaku iseng

“kekasih? ?nuguya? ?”, dia balik bertanya, aku mengerutkan dahi

“kemarin. .ehhhmm. .aku melihatmu keluar dari bar bersama seorang wanita. .kekasihmu bukan? ?”, jelasku

“mantan kekasih yang pasti!!”, jawab jonghyun tegas

“ihh. .mabuk bersama. .keluar berpelukan sangat mesra. .namanya kekasih!!”, aku tidak percaya

“bukan urusanmu!!”, jawabnya ketus

“ini!!”, aku meletakkan semangkuk bubur di meja makan dengan kasar, lalu pergi

“tunggu sebentar!!temani aku makan!!”, katanya sambil mendudukkanku di bangku dekatnya

dia menyendokkan bubur dan mengarahkan sendoknya tepat kearah mulutku. .”makan!!”, katanya

“dan. .terima kasih sudah mau menerimaku dan membuatkanku sarapan. .”, katanya dengan suara yang sangat indah

“cheondung? ?”, kataku dengan suara kecil

“mwo? ?”, tanyanya

“kau!!kau mirip sekali dengannya. .dengan cheondungku’, kataku pada jonghyun

“cheondung? ?nuguya? ?”, tanyanya

aku beranjak pergi ke kamar. .mengambil sesuatu. .kemudia kembali lagi duduk di dekat jonghyun. .”mwo? ?”, jonghyun shock*beast mode on nih jjong*

“dia sangat mirip aku!!whoah!!really can’t believe this!!memang ada yaa orang semirip ini??”, tanyanya heran

“na do molla. .memang kalian sangat mirip dan sifat kalian juga. .bedanya sekarang kau disini dan dia ada di surga. .”, kataku hampir menangis

“dia siapa? ?oppamu? ?atau kekasihmu? ?”, Tanya jonghyun

“kekasihku. .setahun lalu, tepat di hari ulang tahunku. .dia meninggal. .sakit. .dan waktu itu aku sangat membenci dokter yang merawatnya. .karena tidak bisa menyembuhkan cheondung. .sekarang aku tau bagaimana perasaanmu waktu kau tidak bisa menyelamatkan pasienmu waktu lalu. .aku sangat bersimpati padamu. .ternyata yang aku lakukan pada dokter cheondung dulu sangat tidak masuk akal”, jelasku kemudian tidak bisa menahan airmataku.

jonghyun mendekatkan bangkunya, melihatku kemudian mengusap airmataku. .”bukan salahmu atau dokter yang merawat cheondung. .sudah takdir kalau cheondung harus pergi. .”, katanya meniru ucapanku saat dia menangis karena tidak bisa menyelamatkan pasiennya dulu

“kau meniru ucapanku!!”, sekarang aku tersenyum

 
aku pulang dari kursus kerajinan keramik yang akhir-akhir ini aku sangat tertarik. .aku melihat dari koridor apartemen, sebuah kotak besar terletak di depan pintu apartemenku. .aku mengambilnya dan masuk kedala apartemen kemudian membuka kotak itu. .ada surat di atasnya. .aku meletakkan surat itu di sampingku dan membuka kertas penutup barang yang ada di dalam kotak itu

“party gawn? ?buat siapa? ?”, aku melebarkan sebuah baju pesta yang sangat cantik, baju berwarna putih. .tali kecil di bagian pundak dan rok bagian depan tampak lebih pendek dari bagian belakang karena bagian belakang tampak seperti kain yang menjuntai ke bawah. .”bagus sekali”, kataku

aku meletakkan gaun itu dan membaca surat yang tadi aku temukan. .isinya. .

“maaf merepotkanmu Taeyeon sshi. .malam ini ikut aku ke pesta pertunangan sahabatku. .aku tau ini sangat mendadak, makanya aku sengaja mempersiapkan gaun untukmu agar kau bisa lebih cepat berdandan. .karena aku tau kau juga tidak punya gaun sebagus itu. .”

”haish!!cari mati dia. .!!”, omelku membaca tulisannya itu

“kalau kau tidak suka, bilang saja akan aku carikan yang sesuai dengan seleramu. .i’ll pick you up at 7. .so you must be ready quickly. .jonghyun”

“bagaimana bisa aku tidak suka dengan gaun seindah ini. .aku sangat suka jonghyun ah. .terima kasih!!”, kataku pada diri sendiri sambil bergegas untuk bersiap

“hya!! Taeyeon sshi. .kau sudah siap? ?”, jonghyun berteriak dari ruang tamu

“mwo? ?bagaimana bisa dia masuk apartemenku? ?”, tanyaku heran

“ahh. .sial!!aku menonaktifkan passwordnya!!”, sesalku

“ne. .aku akan segera keluar”, teriakku dari kamar

aku berjalan keluar kamar menuju ruang tamu dimana jonghyun berada. .

“jonghyun sshi. .kau dimana? ?”, aku menengok ke kanan dank e kiri mencari keberadaannya

“Aku disini. .di ruang tamu. .bagaimana bisa kau menonaktifkan password apartemenmu? ?”, katanya sambil berbalik karena dia tau aku sudah selesai berdandan
__jjong’s POV__

“Aku disini. .di ruang tamu. .bagaimana bisa kau menonaktifkan password apartemenmu? ?”, kataku sambil berbalik karena aku tau dia sudah selesai berdandan

apa aku bermimpi? ?dia. .sangat cantik dengan gaun itu. .sangat cocok dengannya. .

“mwo? ?kenapa kau melihatku begitu? ?tidak cocok yaa? ?”, Tanya Taeyeon padaku

“ahh. .ani. .ani. .kau. .sangat cantik”, kataku jujur

“jeongmal? ?”, tanyanya tidak percaya

“kkaja!!kita sudah sedikit terlambat. .”, kataku sambil meraih tangannya dan menggandengnya

“siapa nama temanmu? ?dan siapa mempelai wanitanya? ?”, Tanya Taeyeon

“dia sunbaeku di dunia kedokteran. .dia seperti hyung ku sendiri. .lee jinki hyung namanya. .dan tunangannya bernama jessica jung. .member grup wanita terkenal itu”, kataku sambil menuntun Taeyeon memasuki tempat pesta itu diadakan

__ Taeyeon POV__

dari kita tiba di tempat pertunangan temannya jonghyun ..dia sama sekali tidak pernah melepaskan tanganku dari tangannya. .sangat nyaman dan sangat gentle. .”, kataku dalam hati sambil menatap wajah jonghyun dari samping

“hya!!hyung ah. .chukae untuk pertunanganmu!!”, katanya menyelamati temannya itu masih menggandeng tanganku

“hee? ?siapa dia? ?apa kau akan segera menyusul bertunangan? ?dengannya? ?”, kata temen jonghyun itu, aku hanya tersenyum kecil padanya

“ahh. .hyung bisa saja. .dia hanya temanku, perkenalkan dia Taeyeon. .”, kata jonghyun memperkenalkanku pada temannya itu

“Taeyeon sshi. .dia yang namanya jinki hyung. .”, kata jonghyun padaku

“ahh. . Kim Taeyeon imnida. .bangapseumnida. .”, kataku memperkenalkan diri dan menunduk pada jinki

“lee jinki imnida. .bangapta. .”, kata jinki membalas salamku

“hyung. .dimana tunanganmu? ?aku juga harus memberi selamat padanya. .”, kata jonghyun

“ahh. .sabar!!dia sedang bersiap. .mungkin sebentar lagi keluar. .”, kata jinki

tidak lama lantunan lagu terdengar, semua paa undangan matanya tertuju pada satu sudut. .kedatangan seorang yeoja. .dari pintu depan. .di tuntun oleh seorang ahjussi. .

“ahh. .jessica? ?dia terlihat berbeda dengan gaun pesta itu. .biasanya melihatnya dengan kostum performnya. .dia sangat berbeda. .dan. .cantik!!”, kataku dalam hati

“sampai sini saja ayah. .”, kata jess pada ahjussi yang menuntunnya tadi, ayahnya mengangguk

tangan jinki menyambut mesra tangan tunangannya itu. .masing-masing dari mereka mengeluarkan senyum terbaik mereka. .lengan jinki kemudian melilit di pinggang tunangannya itu. .seorang dokter bertunangan dengan seorang artis besar. .ahh. .sangat beruntung. .

jess datang dan mencium kedua pipi tunangannya itu. .

“hya!!noona. .apa kau tidak melihatku disini? ?”, kata jonghyun tiba-tiba

“huwaaaa. .jjong ah. .”, katanya sambil memeluk jonghyun dan kemudian tangannya toss dengan jonghyun, aku sedikit kaget

“ahh. .mian jjong ah. .aku tidak melihat ada yeoja cantik di sampingmu. .”, kata jess setelah menyadari ada aku disamping jonghyun

“aku dan jjong sudah berteman lama. .jadi maklum saja kalau pertemuan kita ini membuatmu kaget. .ehehheheee”, kata jess nyengir. .tetap saja terlihat cantik

“ahh. .gwenchana. .aku juga hanya berteman dengan jonghyun kok”, kataku menjelaskan

“iyaa noona. .dia benar. .dia Kim Taeyeon. .temanku. . Taeyeon sshi. .dia jess. .”, belum sempat jonghyun menyelesaikan perkenalannya, aku sudah memotong pembicaraannya

“Jessica bukan. .sudah tau. .orang korea tidak tau dia yaa keterlaluan. .ahahaha”, kataku

“ahh. . Taeyeon sshi. .kau bisa saja. .”, kata jess sangat ramah

“chagii. .kau tau? ?dari pertama kali datang kesini tadi. .jjong tidak pernah sedikitpun melepaskan tangannya dari tangan Taeyeon sshi. .sangat romantis bukan? ?cocok juga mereka”, kata jinki tiba-tiba

sontak aku cepat-cepat melepaskan tanganku dari tangan jonghyun, dia juga melepaskan tangannya dariku. .”chagii. .kau ini!!lihatlah. .mereka jadi malu-malu gitu kan. .ahahahaa”, kata jess menambahkan

ahh. .kenapa jinki menyadari hal itu sii. .aku yang daritadi saja tidak sadar karena terlalu asyik berbaur dengan lingkungan dan orang-orang baru di sekitarku. .”eottokhae? ?”, kataku dalam hati

“jjong ah. .dia. .sekyung kan? ?”, kata jinki waktu melihat seorang yeoja yang tidak kalah cantiknya dengan Jessica memasuki ruangan. .shin sekyung. .artis dan model terkenal seoul ..”dia. .dia. .yang ada difoto di saku jonghyun”, kataku dengan suara kecil

jinki, jess, jonghyun dan aku sekarang melihat yeoja itu berjalan memasuki ruangan pesta dengan seorang namja terkenal juga. .artis korea juga. .daniel henney. .yaa, mereka pacaran semenjak menjadi pasangan catwalk di andre kim fashion show. .”hee. .mereka sangat serasi. .”, kataku dalam hati

“tapi kenapa kau punya foto sekyung di saku bajumu? ?”, kataku di telinga jonghyun

“neo!!neo!!bagaimana kau bisa tau? ?”, Tanya jonghyun berbisik padaku

“aku minta penjelasanmu nanti setelah pesta usai”, kata jonghyun lagi, sekarang dia melilitkan lengannya di pinggangku

“omo!!mwoya ige. .”, aku kaget, mencoba melepaskan lilitan lengannya, tapi tenagaku tidak cukup kuat untuk melawan tenaga jonghyun, aku membiarkannya

aku lihat sekyung mengahmpiri dimana jonghyun, jinki jess dan aku berdiri. .”annyeong. .jinki oppa. .jess unnie. .chukae untuk pertunangan kalian yaa. .aku akan segera menyusul kalian untuk bertunangan. .betul kan Daniel? ?”, kata sekyung kepada namja tampan di sampingnya itu, Daniel hanya mengangguk dan tersenyum

lilitan lengan jonghyun di pinggangku semakin erat. .sesak. .”hya!!lepaskan. .sakit tau!!”, kataku berbisik pada jonghyun

__jjong’s POV__

“ahh sialan!!dia datang!!kenapa harus ada dia sih? ?”, kataku dalam hati sewaktu sekyung berjalan menghampiri dimana aku, Taeyeon, jinki hyung dan sicca noona berdiri. .aku terus saja melihatnya, tidak bisa menjauhkan mataku darinya. .tapi dengan perasaan lain. .perasaan sangat membencinya. .sangat benci!!dia memberi selamat kepada jinki hyung dan sicca noona. .kemudia mengatakan sesuatu yang membuatku sangat muak mendengarnya. .”aku akan segera menyusul kalian untuk bertunangan. .betul kan Daniel? ?”, katanya sambil melihat kearahku

“haish!!aku tidak tahan lagi. .”, kataku sambil berjalan keluar ruangan meninggalkan jaemi sendirian di dalam. .

“hya!!oppa. .hya!!tunggu!!”, aku dengar suara sekyung memanggilku

“chihh!!”, kataku masih terus berjalan keluar

sekyung berhail meraih tanganku. .menarik tanganku. .aku berhenti. .tidak melihat matanya tentu saja. .

“wae? ?waeyo oppa? ?kau sudah tidak mau bertemu denganku lagi? ?tidak mau melihatku lagi? ?”, kata sekyung padaku

tiba-tiba Taeyeon dan Daniel datang menyusul dimana aku dan sekyung berada. .

“ow, aku tau sekarang!!kau lebih memilih perempuan ini yang tidak ada apa-apanya di banding aku? ?iyaa kan? ?ahahahahaa. .tindakan bodoh!!”, kata sekyung sambil menunjuk muka Taeyeon

aku tidak tahan lagi. .”bodoh? ?ahahahahhaaa. .kau sudah bersama dia. .tapi kau malah mengejarku sekarang. .bukankah itu juga tindakan bodoh? ?”, kataku gantian menunjuk wajah Daniel

wajah sekyung yang tadinya cerah berubah masam. .”mwo? ?mwo? ?”, kata sekyung tidak percaya aku bisa berkata begitu padanya

“aku mengejarmu karena aku tau kau masih mencintaiku. .iyaa kan oppa? ?”, kata-kata terjijik yang pernah aku dengar dari mulut mantan kekasihku itu

aku terdiam sejenak. .”huuh!!”, aku mengeluh kemudian diam lagi

“benar. .”, kataku

“benar sekali. .”

“aku mencintaimu. .”, 5 detik aku diam

“Taeyeon ah. .”, kataku sambil mencium bibir Taeyeon dan mendekatkan tubuhnya ke tubuhku

Taeyeon nampak kaget, dia berusaha menjauhkan dirinya dariku tapi aku berusaha juga menjaga tubuhnya tetap di dekatku dan aku masih menciumnya di depan sekyung. .

“Taeyeon. .aku mohon!!tetaplah begini. .aku mohon bantuanmu!!”, kataku dalam hati berusaha berbicara melalui mata

sepertinya Taeyeon mengerti. .tetapi dia. .”menangis? ?”, aku langsung menghentikan ciumanku padanya, dia berlari keluar aku mengejarnya dan berjalan di sampingnya. .

aku mengantarnya sampai apartemen Taeyeon. .selama perjalanan pulang dia tidak berkata apa-apa. .bahkan sampai masuk apartemennya dia juga tidak mengatakan sepatah katapun. .dia masuk dan langsung menutup pintunya tanpa membiarkan aku bicara padanya. .

“Taeyeon sshi. .buka pintunya!!aku ingin menjelaskan sesuatu. .”, panggilku

“Taeyeon sshi!! jaemi sshi!!”, dia tidak juga keluar

aku memutuskan untuk menunggunya di depan pintu apartemennya. .dia tidak mungkin terus berada di dalam bukan. .dengan sesekali aku menggedor pintu apartemennya. .

__ Taeyeon POV__

apa ada yang salah di otaknya? ?menciumku seenaknya di depan orang banyak? ?”arrrggghhhh!!!!andwee. .kenapa terjadi padaku sii? ?”, aku menjerit dan menggerutu sendirian

“aku memang mulai menyukainya. .tapi tidak begini caranya. .dia jahat!!”, kataku lalu tertidur

__pagi hari__

aku bersiap berangkat ke tempat latihan. .membuka pintu apartemenku kemudian dikejutkan dengan sesosok tubuh yang sedang tidur di depan pintu. .”haish!!aku tidak mau tau!!”, aku membiarkan tubuh jonghyun di lantai depan apartemenku

tidak biasanya pekerjaanku jelek begini. .tidak konsentrasi memperhatikan apa yang di bicarakan oleh tutorku di depan kelas. .tidak ada mood membuat keramik model apa. .dan selalu saja memikirkan kejadian tadi malam. .”haish!!Taeyeon ahh. .kau ini kenapa? ?”, kataku memukul-mukul kepalaku sendiri. .sebaiknya aku pamit pulang saja. .

“seo yi jeong sonsaengnim. .aku permisi pulang lebih awal. .karena tidak enak badan”, kataku pada tutorku

“ahh. .jeongmal? ?gwenchana? ?”, tanyanya

“iyaa saem. .hanya butuh sedikit istirahat saja”, kataku kemudian menunduk dan berpamitan

sepertinya aku harus menenangkan diriku. .tapi kemana? ?”ahh. .pulang saja”, kataku kemudian

“aigoo. .kenapa jonghyun masih ada disana? ?”, aku melihat jonghyun terduduk di depan apartemenku

aku membalikkan tubuhku ingin menghindarinya tapi terlambat. .” Taeyeon sshi. .tunggu!!”, teriaknya sambil menarik tanganku

“jangan menghindar lagi. .aku ingin menjelaskan sesuatu”, kata jonghyun

“bicara saja akan kudengarkan!!”, kataku sambil berjalan keluar gedung apartemen

“duduklah!!”, dia menarik tempat duduk dan mempersilahkanku untuk duduk, aku menurutinya

“apa yang ingin kau jelaskan? ?”, tanyaku

“begini. .”, dia mengawali

“aku beri waktu 5 menit. .”, kataku lagi

“haish!!jangan memotong pembicaraanku!!”, katanya ketus, aku terdiam

“aku tidak bermaksud begitu Taeyeon sshi. .aku sangat menyesal melakukan itu kepadamu.. karena awalnya tidak terpikirkan olehku. .tidak ada dipikiranku sama sekali. .pikiran itu muncul waktu sekyung melibatkanmu dan menyalahkanmu sebagai alasan aku meninggalkannya. .aku hanya ingin membalasnya Taeyeon sshi. .”, jonghyun menjelaskan

“whoah!!kau sangat pintar jonghyun sshi. .”, kataku

“kau gunakan aku untuk membalas dendam karena pacamu sudah menyakitimu. .daebak!!”, kataku lagi tidak percaya apa yang di bilang oleh jonghyun barusan

“aniya. .aniyaa. .”, kata jonghyun melanjtukan

“aku melakukan ini bukan untuk diriku tapi untuk membela. .”, kata-kata jonghyun terpotong oleh ucapanku

“waktumu habis!!”, kataku sambil meninggalkannya
“hah. .semua namja memang sama saja. .semua tidak ada yang baik!!aku benci namja yang bernama KIM JONGHYUN!!!!”, kataku sambil mabuk

sudah tidak tau lagi berapa botol soju yang aku minum malam ini. .mengingat bagaimana aku bisa menyukai namja kurangajar bernama kim jonghyun itu. .mengingat lagi kejadian di malam pertunangan jinki dan Jessica. .dan bagaimana penjelasan jonghyun jika dia memanfaatkanku untuk membalas dendam mantan pacarnya itu. .”ciih!!memang aku yeoja sembarangan apa!!sial!!”, gerutuku masih mabuk
__jjong’s POV__

aku sudah menduganya dia akan seperti ini jika ada masalah. .aku belum menyelesaikan penjelasanku tapi dia tetap saja pergi begitu saja. .aku mengikuti kemana Taeyeon pergi. .

“haish!!aku sudah menduga kau akan kesini”, kataku waktu Taeyeon masuk ke kios samgyeopsal

“sampai berapa botol kau mau minum soju? ?bilang saja aku menyuai ciuman dariku kan lebih gampang. .haish!!pikiran apa itu!!pabo. .”, kataku sambil melihat kearah Taeyeon yang duduk berjauhan denganku

“ini sudah botol ke lima Taeyeon ah. .kalau kau mium satu botol lagi. .awas saja kau!!”, kataku

“sudah hentikan!!ayo pulang. .”, kataku sambil membuang botol soju di tangan Taeyeon

“haish!!apa-apaan kau? ?pergi sana!!”, kata Taeyeon mabuk

aku membopong tubuh Taeyeon yang mabuk ke punggungku. .dia menurut mungkin karena tidak ada tenaga untuk melawan lagi. .dia meletakkan kepalanya di pundakku. .sesekali melihat kearah wajahnya. .”mian. .mian. .”, hanya itu yang bisa aku ucapkan

setelah sampai di apartemen Taeyeon. .aku mendudukkan Taeyeon di kursi makan. .membuatkan teh lemon untuknya. .”semoga saja ini mambantu menyadarkannya”, terang saja, akan kubuat semasam yang aku bisa. .ahahahaaa

aku menarik kursi di samping kursi Taeyeon. .membangunkan tubuhnya dan meminumkan teh yang sudah aku buat. .”ini. .minumlah!!”, kataku

Taeyeon hanya menurut. .dengan lemas dia mengangkat kepalanya dan meminum teh dariku. .dia mengernyitkan dahi. .aku tertawa kecil. .sepertinya dia merasakan masam. .”rasakan!!”, kataku dalam hati

“ini apartemenku, kenapa kau ada disini? ?”, kata Taeyeon tiba-tiba

“aku mengantarmu pulang. .karena kau mabuk”, jawabku

“aku tidak butuh bantuanmu!!urusi saja mantan kekasihmu itu”, masih dengan suara orang mabuk

“haish!!diamlah!!”, kataku, Taeyeon menundukkan wajahnya lagi

“aku. .minta maaf. .aku hanya melakukan apa yang aku pikirkan saat itu!!memang terlihat berlebihan. .tapi aku. .hanya melakukan karena ingin membelamu. .tidak untuk membela diriku sendiri. .aku minta maaf. .karen sudah lancang menciummu. .”, kata-kataku keluar begitu saja

tiba-tiba Taeyeon mengangkat kepalanya dan menghadapkan tubuhnya kepadaku. .tapi matanya masih terpejam. .

“seharusnya kau tidak begitu terhadapku!!”, katanya sambil memukul-mukul dadaku

sesekali dia terbatuh dan menarik nafas panjang. .

“memang aku menyukaimu. .tapi bukan begini caranya!!”, aku kaget dengan apa yang Taeyeon bicarakan barusan

“mwo? ?”, tanyaku

“ahh. .sudahlah!!kau tidak akan pernah mengerti apa yang aku rasakan kepadamu”, kata Taeyeon kemudian tertidur

“ahahahaha. .jeongmal!!apa dia serius? ?atau hanya gara-gara mabuk saja? ?”, kataku

“aku akan menanyakannya lagi besok”, kataku lagi
__pagi hari__

haish!!semalaman aku tidak bisa tidur gara-gara perkataan Taeyeon tadi malam. .aku segera bangun dari tempat tidurku dan mencari Taeyeon. .dia sudah berada di dapur. .

“Taeyeon sshi. .aku ingin menanyakan sesuatu padamu”, kataku saat aku berjalan menuju dapur

“mwo!!mwo!!tidak usah bicara lagi dengaku!!”, jawab Taeyeon ketus

“ini sangat penting!!”, kataku lagi

“bukan urusanku!!”, Taeyeon masih saja ketus

“aniya. .karena aku pikir ini urusan kita!!”, kataku dengan nada sedikit meninggi

“apa benar. .kau. .menyukaiku? ?”, tanyaku meminta penjelasan

__ Taeyeon POV__

pagi ini rasanya beda sekali. .tidak tau kenapa. .omo!!aku merasakan aku tidak sendirian di kasurku. .aku lihat ada lengan melingkar di perutku. .aku membalikkan tubuhku pelan-pelan. .tidak tau kenapa setelah melihat wajah namja satu ini aku ingin tersenyum. .

aku membalikkan tubuhku. .membiarkan tangan jonghyun memelukku. .melihat wajahnya. .”sangat cute!!”, kataku

mencium rambutnya. .matanya. .hidungnya. .bibirnya. .melihat wajahnya lagi. .sambil tersenyum. .

“sebahagiakah itu kah kau? ?”, katanya tiba-tiba bangun, aku sedikit kaget wajahku memerah

“kenapa? ?wajahmu memerah? ?apa kau begitu menyukaiku? ?eheheheee”, katanya tau isi hatiku

Aku mengangguk malu sambil menutup wajah merahku”ahh. .kiyowo”, ejek jjong

“huwaaaaaaaa. .jjong ah. .hentikan!!geli tau!!hentikan!!”, teriakku sambil mendorong tangan jonghyun yang menggelitik tubuhku

“aku ingin mendengar kau bilang “saranghae. .” padaku baru aku akan melepaskanmu”, kata jonghyun masih menggelitikku

“ahh. .iyaa. .tapi hentikan dulu!!aku ingin menangis jika kau begitu terus”, kataku, dia langsung berhenti

“shireo!!”, kataku sambil berlari menjauhinya

jonghyun tidak mengejarku. .dia malah berbalih menuju kamar mandi dan mengambil semua bajunya. .”apa? ?dia akan pergi? ?andweee. .”, kataku dalam hati

“jjong ah. .oddiga? ?”, kataku sambil menarik lengan bajunya

“pergi dari sini!!kau tidak mencintaiku. .tidak ingin ada aku disini. .buat apa aku disini? ?”, katanya memasang wajah kecewa

“haish!!kidding chagiyaa. .just kidding!!”, kataku sambil melingkarkan kedua tangaku di lehernnya

jonghyun hanya menunduk sesekali melihat ke wajahku. .”saranghae!!”, kataku pelan

“mwo? ?”, kata jonghyun

“saranghae!!”, kataku lagi sedikit keras

“aku tidak dengar Taeyeon ah. .”, katanya

“saranghae jonghyun ah. .neomu saranghae!!”, teriakku sambil menciumi semua bagian wajahnya

“na do Taeyeon ah. .saranghae!!”, kata jonghyun di telingaku kemudian

__flashback__

“apa benar. .kau. .menyukaiku? ?”, Tanya jonghyun meminta penjelasan

“bagaimana kau bisa tau? ?”, aku langsung menutup mulutku, itu sama saja mengatakan “iya” dengan tidak sengaja karena saat jonghyun bertanya seperti itu aku sangat kaget

“apa kau tidak ingat? ?tadi malam. .saat kau mabuk. .”, katanya sambil menunjuk kepalaku

aku mengingat-ingta. .mencoba mengingat pastinya. .karena dengan keadaan setengah sadar aku pasti berbicara yang tidak-tidak. .

samara-samar aku ingat sekarang. .aku hanya ingat perkataan yang paling penting. .

“memang aku menyukaimu. .tapi bukan begini caranya!!”

haish!!kenapa aku bodoh sekali. .bagaimana kalau jonghyun hanya menganggapku teman biasa. .

“ahh. .tidak!!mungkin aku tidak sadar dan membuat gurauan seperti itu. .”, kataku gugup

“ahh. .geurae? ?ya sudahlah. .aku pergi bekerja dulu”, kata jonghyun keluar apartemenku

1 bulan setelah kejadian jonghyun menanyakan hal itu, aku tidak pernah bertemu jonghyun lagi. .dia juga tidak pernah ke apartemenku lagi. .pernah aku sengaja ke rumah sakit untuk mencarinya, kata perawat penjaga katanya dr. kim jonghyun sudah pindah tempat bekerja. .”eottokhae? ?aku ingin bertemu. .”, kataku secara tidak sadar

“apa? ?apa aku merindukannya? ?”, kataku bertanya pada diri sendiri

“iyaa!!aku merindukan jonghyun, ,sangat merindukannya!!”, kataku meyakinkan

aku pulang dengan langkah tidak semangat. .keluar dari lift gedung apartemen aku menemukan setangkai mawar merah. .tiap 1 meter mawar merah selalu ada di depanku. .aku memungt satu persatu sampai di depan pintu apartemenku. .ada sebuket bunga mawar putih di tengahnya di kelilingi mawar merah di pinggirnya. .

aku memasuki ruang tamu apartemenku. .”huweee. .rivers flow in you. .”, lagu favoritku melantun di cd playerku, kemudian mati dan digantikan video yang aku lihat di televisiku. .wajah cute jonghyun muncul di video itu. .aku tersenyum

“eosso eosseyo. . Taeyeon sshi. .maaf menghilang begitu saja darimu. .apa kau khawatir padaku ??apa kau merindukanku? ?ehehehehee. .”

“ihh. .percaya diri sekali kau ini!!”, kataku mencela monolog jonghyun di video

“jangan memotong pembicaraanku dulu yaa. .dengarkan saja!!hhmm. .aku sangat berterima kasih padamu. .pada keadaan yang mempertemukan kita. .pada perhatian dan simpatimu waktu aku tidak bisa menyelamatkan pasienku. .pada semua perlakuanmu kepadaku. .sangat berterima kasih pada perasaan sukamu padaku. .karena aku tidak bisa membayar apapun yang telah kau lakukan untukku akhir-akhir ini. .jika ada kata melebihi makna terima kasih aku sudah bawakan itu tepat di hadapanmu sekarang juga. .”

aku celingukan mencari dimana jonghyun berada, tapi tidak menemukannya. .

“terimakasih kau mau menyukaiku. .dan sekaligus meminta maaf karena aku tidak peka denga perasaanmu padaku. .juga sangat bodoh tidak menyadari perasaanku sendiri kepadamu. .nan. .neomu chowahaeyo Taeyeon sshi. .sangat menyukaimu. .maaf terlambat mengatakan ini. .dan tampak tidak mausk akal mengatakan ini setelah menghilang sebulan lamanya. . Taeyeon sshi. .saranghaeyooooo. .”, jonghyun mengakhiri videonya itu dengan membentuk tanda love dari tangannya, aku meneteskan airmata. .

“uljima. .”, kata jonghyun tiba-tiba muncul dari belakang dan memeluk pinggangku

“jonghyun. .apa ini? ?”, kataku masih tidak percaya

“haish!!kau belum mengerti juga? ?”, aku menggeleng

“aku mempersiapkan ini hanya untuk membuatmu terpesona, eh malah kau tidak mengerti ini apa”, kata jonghyun

“aku menyatakan perasaanku padamu tau!!”, kata jonghyun lagi sambil membalik tubuhku lalu mencubit pipiku

“otte? ?apa kau menerimanya? ?”, Tanya jonghyun dengan wajah was-was

aku masih terdiam. .memikirkan apa yang harus aku jawab. .

5detik kemudian aku mengangguk. .dan tersenyum kearah jonghyun. .dia membalas senyumku dengan senyum khasnya. .senyum yang sangat cute. .

“eejae soom chuhreum nehgyuhtteh
hangsang shwee myuh, geuruhtkeh eessuh joo myun
nothing better nothing better than you
nothing better nothing better than you”

jonghyun melantunkan lagu kesukaannya di hadapanku kemudian bibirnya menyentuh bibirku. .menciumku pelan dan memelukku erat. .

__flashback end__

dari situ hubunganku dan jonghyun berawal. .sangat indah. .dan tidak pernah terpikirkan olehku sebelumnya. .

tidak perlu selalu bertemu untuk mencoba mencintai seseorang

melihatnya melakukan pekerjaan yang menyita perhatiannya

aku sangat senang. .

aku jadi prioritas kedua? ?tidak apa-apa. .asal dia senang dengan pekerjaannya itu

aku sangat bangga padanya. .bisa menolong orang yang membutuhkan bantuan dan perhatiannya. .

aku menunggu di depan rumah sakit untuk berjanji pergi bersama jonghyun malam ini

“jonghyun ah. .saranghae. .”, kataku dengan suara kecil

“na do saranghae.. “, kata jonghyun tiba-tiba datang

“menunggu lama. .”, Tanya jonghyun, aku menggeleng

“kkaja!!arena ice skating sudah menunggu. .”, katanya sambil menggandeng tanganku

“tapi tunggu. .kenapa kau memakai sweater yang tipis? ?”, tanyanya

“ahh tidak apa-apa. .aku membawa sweater cadangan. .”, kataku

“ahh. .tidak apa-apa. .kalau kau kedinginan aku yang akan menghangatkanmu nani”, kata jonghyun dengan senyum cute nya. .aku memukul tubuhnya. .kita tertawa bersama. .
kamsahaeyo chinguyaa uda mau baca J

*cipok reader satu2*

Advertisements

4 responses to “FF/ Straight/ JongYeon (Jonghyun-Taeyeon)/ Obsession

  1. Pingback: [AUTOMATIC UPDATE] My Master List! | @SungminELF è felicità

  2. MAUUU~ manis bangeet abang jjongnya
    first eh?

  3. Aaaaa~ini yg jadi cewenya taeyeon snsd?
    Ceritanya romantis sekalleee
    Daebak deh ya buat author (y)

  4. puppyjjongie

    wahh,, daebak, thor.. kapan2 buat yang jongsica, donk..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s