FF/ Straight/ KeyNa (Key-Yoona)/ My Sacrifice


FF ini buatan eonnieku, Vanessa Springkey on Facebook ^^

enjoy it~

MY SACRIFICE
Cast:
Kim Kibum aka SHINee Key
Im Yoona aka SNSD Yoona

I just can’t understand the ways
Of all the men and their mistakes
You give them all your heart
And then they rip it all away

You told me how much you loved me
And how our love was meant to be
And I believed in you
I thought that you would set me free

__ Yoona POV__

“jepret. .!!”
ahh. .pabo. .aku berjalan di tengah orang-orang yang sedang melakukan pemotretan. .waktu suara kamera itu berbunyi. .aku sedang menoleh kearah namja yang sedang membawa kamera itu. .haha. .kameranya tidak memotret objek modelnya tetapi malah memotretku. .tidak sengaja. .
aku membungkukkan badan. .”mian. .”, kataku kemudian
namja itu mengangkat tangan. .sepertinya mengisyaratkan ”gwenchana. .”
aku berjalan mundur sambil terus membungkuk. .dan meminta maaf. .haha. .
aku Yoona. .aku bekerja di sebuah salon di hongdae street. .pagi tadi aku sudah ceroboh. .haha. .mengganggu orang yang sedang melakukan pemotretan. .ahh. .toh aku juga sudah meminta maaf. .

__key’s POV__

aku melihat lagi hasil jepretanku tadi pagi. .aku tersenyum melihat satu foto yang tadi pagi tidak sengaja tertangkap oleh kameraku. .foto seorang yeoja sedang menoleh kearah kameraku. .sepertinya dia memang tidak sengaja melakukan kesalahan itu. .ahh, sudahlah. .untung koleksi saja foto ini. .

_keesokan harinya_

__ Yoona POV__

pagi ini aku berangkat kerja lagi. .rutinitasku tiap hari. .pagi begini sudah ada pelanggan. .aku siap untuk mulai memotong rambut ahjumma yang ada dihadapanku. .tiba-tiba pintu salon terbuka. .
”ahh. .namja itu. .”, pikirku
dia masuk salon  ingin mencuci rambutnya. .teman kerjaku yang ingin melakukannya karena dia pikir aku sudah ada pekerjaan. .aku menghampiri temanku. .
”ehh. .biar aku saja. .kau kerjakan pekerjaanku. .”, kataku, temanku mengiyakan. .
namja itu merebahkan tubuhnya di tempatnya. .meletakkan kepalanya dan aku mulai mencuci rambutnya. .dia melepas topinya. .aku dengan teliti mengerjakannya. .terpesona melihat wajahnya. .mengusap kepalanya. .rambutnya. .tanpa sengaja ada sabun dari sampo yang masuk ke mata namja itu. .dia mengaduh pelah. .
”ahh. .perih”, kata namja itu
aku membungkuk. .meminta maaf. .berkali-kali membungkuk. .manager menghampiri kita. .ia memarahiku. .aku membungkuk lagi. .sepertinya namja itu masih mengenaliku. .dia hanya tersenyum. .
”ahh. .gwenchana. .”, kata namja itu sambil meninggalkan salon. .
”ahh. .topinya lupa. .”,kataku pelan

You should’ve just told me the truth
That I wasn’t the girl for you
Still, I didn’t have a clue
So my heart depended on you, whoa

Although I’ll say I hate you now
Though I’ll shout and curse you out
I’ll always have love for you
Because I am a girl

_19.00__di depan tudio foto milik namja itu_

aku berencana mengembalikan topi namja itu. .bahkan sampai sekarang aku belum tau siapa namanya. .aku mengetuk pintu. .seorang namja lain membukakan pintunya. .sepertinya dia asisten namja yang aku maksud. .
“aku ingin mengembalikan topi ini”, kataku mengawali pembicaraan
“ohh. .ne. .gomawo. .ow, iya. .aku key. .yang kemaren ke salon dan kau yang menaruh sabun ke mataku kan? ?”, katanya memperkenalkan diri sambil mengusap matanya
“ahh. .mian. .jeongmal mian. .aku Yoona. .”, kataku meminta maaf dan memperkenalkan diriku. .menunduk. .
“gwenchana. .mau melihat aku memotret? ?”, tawarnya
aku mengangguk. .

objeknya sebuak motor. .ehhm. .motor sport. .sepertinya dia sangat asyik dengan apa yang dilakukannya. .tiba-tiba dia melihatku. .
“waeyo? ?”, tanyaku
dia memegang tanganku. .diarahkannya aku ke tempat objek foto biasanya di letakkan. .sekarang akulah yang menjadi objek fotonya. .aku malu setengah mati. .aku menyibakkan poniku. .dia mengambil gambarku. .aku berbalik dia juga memotretku. .bahkan dia mengambil gambarku waktu aku menutup mukaku. .sangat malu. .

aku berpamitan. .dia mengantarku sampai bus station. .aku masuk bus kemudian menunduk. .dia menunduk juga. .

dari situ aku dan key semakin dekat. .aku sering mampir ke studio fotonya. .kita juga sering keluar bersama. .makan. .aku hanya sekedar jalan-jalan. .dia juga sering menjemputku sepulang kerja. .dia juga suka dengan motor sport. .dia mengajakku ke sirkuit tempat dia biasa melaju motor sport nya. .yang pasti aku hanya membonceng saja. .haha. .kita berpura-pura saja sedang racing. .haha. .naik podium. .dan seperti biasa menyemprotkan sampagne kesana sini seperti saat melihat moto gp di TV. .

Been told a man will leave you cold
Get sick of you and bored
I know that it’s no lie
I gave my all, still I just cry

Never again will I be fooled
To give my all when nothing’s true
I won’t be played again
But I will fall in love again

__key’s POV__

malam itu aku lagi mencetak foto hasil jepretanku sehari ini. .aku sedang menuangkan ILFORD multigrade IV kedalam kertas foto yang mau aku cetak. ..
kriiiinngg. .
“yoboseyo? ?”, kataku menjawab telpon. .
“ohh. .arraso. .”, kataku lagi
aku meletakkan botol cairan yang tadi aku pegang di rak atas sampai lupa menutupnya lagi. .dan segera pergi karena Yoona memintaku menjemputnya dan membawakan payung untuknya. .karena malam ini hujan. .kasian dia tidak membawa payung. .aku sampai di depan salon tempat dia bekerja. . Yoona sudah menunggu di luar. .

__ Yoona POV__

aku sedang menunggu key menjemputku. .
“ya!! Yoona sshi. .aku pulang dulu yaa”, pamit teman kerjaku
“ahh. .ne. .annyong. .”, kataku
aku melihat key berlari ditengah hujan sambil membawa payung. .aku senyum menyambut dia datang. .dia memberikan payung yang dia pakai kepadaku. .dia mengeluarkan satu payung lagi dari mantelnya. .aku marah. .aku membuang payungku dan berjalan ditengah hujan meniggalkan key dibelakang. .kita kan berpacaran. .lebih romantis jika menggunakan payung satu untuk berdua. .pikirku. .dia menghampiriku. .menarik tanganku untuk dekat dengannya agar aku tidak kehujanan. .aku menepis. .dia memeluk pundakku. .aku menyerah. .

_lain hari_

aku berada di studio foto key. .dia berada di ruang gelap. .aku berkeliling studio fotonya mencari sesuatu yang menarik .aku menemukan foto key sedang melihat kearah lain kamera. .aku juga menemukan fotoku sedang manyun seperti sedang mencium sesuatu. .aku menempel fotoku ke fotonya dan jadinya seolah-olah foto itu bergambar aku sedang menciumnya. .haha
“ahh. .sial. .”, aku menumpahkan jus ke meja yang berserakan foto-foto key kena bajuku juga.
Aku ke kamar key. .mengganti bajuku yang kena jus tadi dengan baju key. .tentu saja terlalu besar. .haha. .aku keluar dari kamar. .key keluar dari ruang gelap. .dia membawa kamere. .dia melihatku. .langsung mengambil gambarku. .sekarang, aku sudah tau apa yang harus aku lakukan. .pose tentunya. .haha

“ahh. .roll fotonya habis. .”, kataku
“biar aku yang mengambil. .”, key menawarkan
”ani. .aku saja”, aku berlari lebih dulu
aku ke ruang gelap. .mencari roll film untuk kamera key. .
”itu dia rollnya. .”, kataku sambil berjinjit mengambil roll film diantara botol2 yang digunakan key untuk mencetak fotonya. .
jariku menyenggol botol cairan kimia saat ingin mengambil roll film it. .cairan itu tumpah ke mukaku. .mengenai mataku. .aku menjerit. .menutupi mataku. .terjatuh. .kemudian gelap. .

__key’s POV__

aku berlari ke ruang gelap. .membopong Yoona ke rumah sakit. .dia menjerit sepanjang perjalanan. .aku menunggu diluar ruang operasi. .
”haishh!!ini salahku. .neomu pabo saram. .”, kataku memarahi diriku sendiri

I Want You So
Now you leave me in the cold
How could this be?
I thought that you Really Loved Me

Into the Night
I will pray that you’re alright
You hurt me so
I just can’t let you go

_seminggu kemudian_

aku sendirian di studio. .karena Yoona masih dirawat dirumah sakit. .dia mengalami kebutaan. .karena tindakan bodohku seminggu lalu. .aku duduk di meja kerjaku. .mengamati foto Yoona sedang menciumku. .aku sangat merasa bersalah. .melempar semua barang yang ada di meja saat itu kemana saja. .aku marah pada diriku sendiri. .
aku melaju motor sportku di sirkuit tempat biasa aku melaju motorku bersama Yoona. .bedanya sekarang tidak ada Yoona dibelakangku. .aku melaju kencang motorku. .aku berpikir. .”lebih baik aku jatuh dari motor ini dan mati. .sehingga tidak bisa menyakiti Yoona lagi. .”, sambil terlibtas bayangan waktu aku dan Yoona menaiki motor bersama bulan-bulan lalu. .aku melajukan  motorku sangat cepat. .sampai kecepatan maksimal. .aku memberi kuci motor kepada penjaga sirkuit. .tidak ada gunanya lagi tanpa Yoona disisiku. .

aku mengemasi barangku. .menaruhnya dalam satu koper. .kameraku. .topi kenangan aku bertemu Yoona. .benda kecil berbentuk motor sport favoritku. .aku juga memisahkan tempelan foto byul saat menciumku dan menempelkan foto Yoona sendirian di dinding. .
”aku pergi. .”, kataku berpamitan dengan Jonghyun. .asistenku. .dia menepis tanganku. .

__ Yoona POV__

siang tadi aku selesai menjalani operasi mata. .malam ini dokter membuka perban di mataku. .dia membuka perlahan. .
“jika semua perban sudah lepas, aku buka mataku pelan-pelan. .akan terasa nyeri sebentar saat melihat cahaya. .jika sudah terbiasa pasi baik-baik saja”, kata dokter Lee Jinki menjelaskan apa yang seharusnya aku perbuat
aku membuka mataku pelan seperti yang di sarankan dokter Lee. .aku melihat jonghyun membawa cake ada kembang apinya. .aku tesenyum. .aku juga melihat Yuri. .teman kerjaku dan minho namjachingu yuri. .aku mencari seseorang. .dia tidak ada disitu. .tapi aku tetap tersenyum kepada jonghyun, Yuri dan minho. .

2 minggu sudah aku berada di rumah sakit. .hari ini dokter Lee mengijinkanku pulang. .jonghyun mengantarku. .
“bisakan kau mengantarku ke studio nya key saja? ?”, pintaku, jonghyun mengiyakan

jonghyun menggandengku memasuki ruangan demi ruangan studio foto yang katanya jonghyun telah ditinggalkan key setelah kejadian waktu itu. .jonghyun sengaja meninggalkanku sendirian karena memang aku juga yang meminta. .

diruang kerja key. .aku melihat banyak foto-foto yang masih berserakan disitu sama seperti waktu aku teakhir kesini sebelum kejadian 2 minggu yang lau. .aku shock melihat dinding kerja key. .hanya ada fotoku disitu. .foto key yang aku tempelkan dengan fotoku sudah tidak ada. .aku memegang fotoku sendiri. .aku menutup mulutku. .tidak bisa menangis karena terlalu kaget. .aku berlari meninggalkan studio foto key. .jonghyun membiarkanku. .sampai di apartemen aku masih belum bisa menangis. .aku hanya berdiri di depan pintu apartemenku. .setelah cukup tenang baru aku tersadar dan kemudian masuk. .mengganti baju, menggosok gigiku dan menonton TV sambil memakan eskrim. .itu kebiasaanku tiap malam sebelum tidur. .tiba-tiba saja aku meneteskan airmataku. .sepertinya bukan sekedar menetes. .tapi keluar sangat deras. .aku menangis sejadi-jadinya mengingat kejadian di ruang kerja key tadi. .sambil memakan eskrim banyak-banyak aku masih menangis. .menangis sejadi-jadinya. .memikirkan key. .kenapa dia tidak datang menjemputku. .kenapa dia menghilang seperti ini. .ini terlalu menyakitkanku. .aku sangat membutuhkannya saat ini. .sangat. .aku menangis sekencang-kencangnya sekuat tenagaku. .

pagi harinya aku sudah mulai berangkat kerja. .aku memang bersedih karena key menghilang dengan cara seperti ini. .tapi aku harus melanjutkan hidupku. .aku mulai melakukan rutinitasku. .bekerja di salon. .merapikan barang-barang. .mengelap meja rias dan lain-lain. .aku menatap wajahku sendiri di cermin. .menatap dalam. .menyentuh kelopak mataku. .kemudian bayangan namja yang aku tunggu –tunggu muncul di cermin. .aku berbalik. .ternyata jonghyun. .sedikit kecewa tapi biarlah. .sepertinya dia membawakan sesuatu untukku. .aku tersenyum. .

“waeyo? ?itu apa? ?”, tanyaku penasaran
“ini kejutan untukmu. .”, kata jonghyun sambil menyerahkan sebuah barang seperti buku berbungkus kado
aku membuka bungkusan itu. .aku tarik isinya. .ternyata sebuah majalah. .
“mwo? ?bergambar diriku? ?”, pikirku
aku kaget. .ternyata jonghyun yang melakukannya. .mengirim fotoku ke suatu agensi majalah. .dan aku berhasil menjadi cover majalah tersebut. .apa aku harus senang atau besedih. .tapi aku tetap tersenyum pada jonghyun. .

entah mengapa aku teringat key. .lagi. .sangat susah melupakannya. .padahal dia telah melupakanku. .aku berpikiran untuk datang ke sirkuit tempat aku dan key biasa naik motor sport nya. .aku berjalan. .di pinggir sirkuit. .menaiki tangga. .sampai di taman dekat sirkuit. .dari jauh aku tidak yakin. .aku melihat seorang namja. .dengan seekor anjing golden retreivernya. .duduk di sebuah bangku panjang. .
namja itu sedang melempar bola. .anjing tersebut berlari mengambilnya kemudian kembali ke pemiliknya yaitu namja tersebut. .namja itu memakai kacamata hitam. .disampingnya terdapat sebuah foto. .foto itu terbang terbawa angin. .kearahku. .aku mengambilnya. .aku sangat yakin sekali itu gambarku. .fotoku. .fotoku waktu pertama kali bertemu key. .foto tak sengaja yang diambil key. .
“key. .benar ini key. .”, tanyaku dala hati
aku melihat lagi kearah foto itu. .lalu kearah key. .tapi aku heran. .key tidak menyadari kehadiranku disitu. .dia menatap kosong kedepan dan tangannya sambil meraba-raba bangku di sampingnya mencari sesuatu. .aku piker dia mencari foto yang sekarang aku pegang. .
aku menangis. .pelan. .tapi airmataku turun sangat deras. .aku menyadari kenapa key tidak tau aku disitu. .aku juga menyadari kenapa dia meraba-raba bangku disampingnya. .
“mwo? ?dia buta? ?waeyo? ?apa yang terjadi? ?kenapa jadi begini? ?”, pertanyaan gila itu seolah-olah bergantian bertanya di otakku menunggu jawabanku. .aku masih menangis. .menangis sejadi-jadinya. .

_flashback_

__key’s POV__

aku ada diruang operasi. .aku bertanggungjawab dengan apa yang sudah aku lakukan terhadap Yoona. .yeoja yang aku sangat cintai. .tubuhku ditidurkan di samping tubuh yeoja yang aku kenal. .ya tubuh Yoona. .dia sudah di bius. .dia tertidur di ranjang operasi disampingku. .aku meraih tangannya. .memegangnya erat. .selama aku ada kesempatan. .aku masih memegang tangannya. .tapi Yoona masih saja memejamkan matanya. .ranjang operasiku ditarik menjauhi ranjang operasi Yoona. .aku melihat sosok Yoona jauh. .semakin jauh. .kemudian aku memalingkan mukaku. .siap-siap melakukan operasi mata untuk mendonorkan korneaku kepada yeoja yang berbaring disampingku tadi. .aku meneteskan airmata. .sedikit. .tapi rasanya sangat perih bukan dimataku. .tapi dihatiku. .dokter menyuntikkan jarum suntik. .sepertinya itu suntik bius agar aku tidak sadarkan diri. .lama-lama aku mengantuk. .kehilangan kesadaran. .dan tertidur. .

operasi selesai. .kata dokter operasinya berhasil. .mataku ditutup perban. .aku dituntun seorang suster menuju ruang pemulihan. .tadi. .di ruang operasi. .itu yang terakhir kali aku melihat wajah yeojaku. .yeoja yang sangat aku cintai. .selamat tinggal Yoona. .aku mencintaimu. .sangat mencintaimu. .

__ Yoona POV__

aku baru saja menjalani operasi penyembuhan mataku. .kata dokter Lee ada orang yang mau mendonorkan kornea matanya untukku tapi anehnya orang itu tidak ingin diketahui identitasnya. .tidak apa-apa. .aku sangat bersyukur ada orang sebaik dia. .

terima kasih. .siapapun kamu. .
kata dokter Lee, malam nanti perban yang membalut mataku bekas operasi tadi sudah bisa dilepas. .aku berjalan keluar ruang operasi. .aku merasa dituntun seorang suster menuju ke ruang pemulihanku dengan mata masih tertutup perban. .

__author’s POV__

sewaktu Yoona dan key di tuntun suster menuju ruang pemulihan masing-masing secara tidak sadar mereka berpapasan. .pastinya dengan mata tertutup perban. . Yoona tidak menyadari itu begitu juga key. .

_end of flashback_

You took advantage of my willingness
To do anything for love
Now I’m the only one in pain
Will you please take it all away?

Never thought Born being A girl
I can love you and be burned
Now I will build a wall
To never get torn again

Well See You Soon…

__ Yoona POV__

aku mengembalikan fotoku sendiri ke tangan key. .key masih tidak menyadari kalau yang berdiri di depannya sekarang adalah aku. . Yoona. .yeojachingunya. .aku mengembalikan fotoku ke tangan key sambil menangis. .menutup mulutku dengan tangan agar tangisku tidak terdengar oleh key. .

anjing golden retriever kembali ke pemiliknya sekarang. .key. .yaa pemilik anjing itu untuk menuntun key berjalan sekarang. .aku masih saja tidak bisa berhenti menangis. .key berpamitan kepadaku. .dia tidak berbicara hanya menundukkan badannya. .aku memalingkan wajahku karena tangisku semakin keras saja. .key memegang tali kekang anjing itu kemudian pergi meninggalkanku. .punggung namja yang aku cintai sekarang sudah mulai menjauh. .semakin jauh. .sekarang tidak terlihat lagi. .aku memalingkan wajahku lagi. .melihat kepergian key waktu itu. .tangisanku semakin keras. .sangat keras kali ini. .

terima kasih key. .siapapun kamu. .aku mencintaimu. .

_end_

Please!!don’t be silent readers
Comment please 

Advertisements

8 responses to “FF/ Straight/ KeyNa (Key-Yoona)/ My Sacrifice

  1. y g happy ending . .
    tapi ok lha . .

  2. Pingback: [AUTOMATIC UPDATE] My Master List! | @SungminELF è felicità

  3. daebak ceritanya (y)
    tapi terus terus itu ceritanya gimanaaa? kok ngegantung gitu V_V
    #reader baru minta di tampol

  4. suka banget dengan ceritanya 😀
    tapi kok sad ending sih? *readeradamaunya #PLAK*
    masih ngerasa ngegantung gitu ,,

  5. ini kaya video korea yah

  6. bagus ceritanya^^

  7. huaa sedihhh key oppa kamu keren hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s