[JONGKEY] You’re The Cracker to My Heart


WARNING!

Genre ABSTRAK, Seabstrak gender auhornya. Gomawo *duaaar

 

John-mmx cracker.txt

 

Taemushroom <dancingordie>

 

 

Seorang namja tersenyum puas setelah berhasil menghacker username dan password sang korban.

“Kena kau!,” batinnya.

Dia menggerakkan jari-jari lentiknya di atas keyboard sambil memasang matanya awas karena dia sedang masuk ke dalam akun yang dihacknya tadi. Apa boleh buat, dirinya memang masih berada di lingkungan sekolah saat ini.

Shit! Ternyata bukan dia” kesal si namja setelah hampir1 jam berkutat dengan akun itu,  akhirnya dia memutuskan untuk sign out dan membuka suatu program sambil mendengus kesal.

 

elsv -1 system  -F  d:\system.log -C   

 

Bingo! Semua jejak ‘kejahatan’nya pun terhapus.

Sekarang pukul 17.00 dan langit sudah menunjukkan bahwa sore sudah menjelang, seharusnya semua siswa telah pulang ke rumahnya masing-masing. Tapi, tidak untuk namja berparas cantik yang saat ini berbagai pikiran sedang bertubrukan di dalam otaknya.

Ternyata bukan Taemin orangnya, tinggal tersisa 2 orang yang dia curigai dan itu membuatnya semakin penasaran.

 

CB, untuk pertama kalinya, ada yang berani membanjiri jaringan komputer dirinya dengan DoS dan dia tidak dapat mendeteksi siapa orang itu sebenarnya!

“Key!” teriak seorang namja lain dari kejauhan sambil melambaikan tangannya dan berlari mendekati namja dengan sebuah laptop di depannya, Key.

“Sudah selesaikah ‘kerjaan’mu? Kita pulang sekarang?”

Key mendengus frustasi lalu memasukkan laptop ke tasnya.

“Tahu ah, jangan nanya! Lagipula, kenapa kamu ga pulang sendiri aja, Jjong? Emang kamu ga ada kerjaan lain apa selain nungguin aku sampai sore gini?”

“Ga ada” sahut pemuda yang diketahui bernama asli Jonghyun itu sambil menyimpan kedua tangannya yang bertautan di belakang kepala, lalu berjalan duluan di depan Key, “cepetan ah, udah mau malem nih.. ntar kita dimarahin Umma lagi”

Key berlari kecil sampai langkahnya sejajar dengan Jonghyun dan mereka pun terdiam dengan pikiran masing-masing.

Key dan Jonghyun memang tinggal di rumah yang sama semenjak 3 tahun lalu ketika Jonghyun harus hidup sebatang kara karena kedua orang tuanya meninggal dalam sebuah tragedi. Tragedi yang cukup mengerikan, hara-kiri. Orang tua Jonghyun memang keturunan Jepang-Korea dan yang membuat Key penasaran sampai saat ini, Jonghyun sama sekali tidak mengetahui apa pesan hara-kiri yang disampaikan orang tuanya. Pemerintahan Jepang pun bungkam, tentu saja.

Nah, apa yang membuat Key serta Jonghyun akhirnya bisa tinggal bersama adalah Orangtua Key mengangkat dan membiayai semua kehidupan Jonghyun karena orangtua Jonghyun itu sahabat mereka.

Key tidak pernah mempermasalahkan kasih sayang orangtuanya yang harus dibagi dua karena kehadiran Jonghyun, mengingat selama hampir 17 tahun ini, kasih sayang mereka milik Key seutuhnya dikarenakan status Key yang merupakan anak semata wayang.

Umur Jonghyun pun setahun lebih tua, biarpun mereka berada di tingkat dan kelas yang sama. Bahkan, mereka duduk di meja yang sama. Ya, Key loncat kelas. Di umurnya yang ke-16, dia sudah berada di tingkat akhir SMA, saat Jonghyun berumur 17.

Hampir seluruh sekolah pun mengetahui kalau Key adalah seorang hacker di tengah kewajibannya sebagai seorang pelajar. Dengan berbagai penghargaan bergengsi atas bakatnya mengutak-atik alat canggih bernama komputer itulah, Key mempunyai modal yang membuat otaknya terbiasa berpikir realistis sehingga semua pelajaran mengalir dan dicerna dengan mudah oleh otaknya.

Tapi tidak semua berjalan mulus, Key mendapat banyak cibiran di sekolah karena kelebihannya itu, dia tidak terbiasa bergaul dengan orang lain dan dia memang tidak membutuhkan mereka. Mereka hanyalah sekumpulan tikus busuk yang menyalahartikan arti kata ‘teman’, di belakang orang yang mereka sebut ‘teman’ atau ‘sahabat’ itulah mereka membuka topeng yang selama ini dipakainya. Bukan tanpa alasan Key memvonis mereka demikian, masalahnya, tak jarang Key mendapat ‘order’ untuk menghack akun seseorang atas perintah teman si calon korban. Key menerima saja dan uang hasil orderan mereka, dia berikan kepada orang-orang yang tidak mampu.

Berbeda dengan Jonghyun, Jonghyun dikenal sebagai salah satu Prince di sekolah mereka dikarenakan parasnya yang memang bisa dibilang perfect untuk seorang namja, dengan rahang tegas, hidung mancung, sorot mata tajam dan senyum yang bisa membuat matahari terkalahkan sinarnya oleh seorang Kim Jonghyun. Seluruh penghuni sekolah tidak tahu kalau mereka berdua bukan saudara kandung asli, mengingat kedua marga mereka memang Kim dan mereka tinggal di rumah yang sama.

“Key, tadi pelajaran apa aja sih?” Jonghyun membuka kulkas, mengambil sirup jeruk dingin dan meminumnya langsung dari botol ketika mereka sudah sampai di rumah.

“Hentikan itu, Babo! Jorok sekali kau! Dan itu tidak sopan!” Key menarik paksa botol itu lalu menuangkan isinya ke dalam sebuah gelas, Jonghyun sempat akan protes sebelum Key menyambung ucapannya, “sampai kapan kamu mau tidur di kelas? Aku bertaruh kau pasti tidak tahu apa jadwal pelajaran hari ini” seru Key lalu menenggak gelas berisi sirup jeruk, Jonghyun cuma nyengir mendengar perkataan Key.

“Abis, bosen banget, masa..”

“Jangan beralasan, kau mengucapkan kata bosan di seluruh pelajaran sekolah kecuali pelajaran seni”

“Hehehe..” Jonghyun menggaruk pipinya mengingat semua yang dilontarkan Key benar adanya. Pelajaran yang disukai Jonghyun hanyalah seni, apalagi ketika waktunya bernyanyi. Dia bisa bebas mengekspresikan perasaannya tanpa seorang pun tahu karena yang terlihat dari luar hanyalah ‘Seorang Kim Jonghyun sedang menyanyi dengan merdunya’.

“Besok aku harus menyelidiki sesuatu, kau pulang duluan ya, Jjong” Jonghyun mengangguk sebelum akhirnya masuk ke dalam kamarnya, meninggalkan Key.

Key menghela nafas, selama ini Jonghyun tahu betul apa yang dikerjakannya, tapi tidak untuk saat ini. Key merasa sedikit bersalah karena dia tidak memberitahu Jonghyun tentang CB. Entahlah, hati kecilnya selalu menyuruh Key untuk bungkam.

 

One new message.

 

Key melihat ke arah jam dinding, tepat pukul 18:06.

Key tidak perlu mengira-ngira siapa orang yang mengirimnya email karena setiap hari di jam yang sama, selalu ada email dari dia.

 

thoughtlessly walk 

Wherever my heart takes me

 

It seems I am looking for

 

Those that look similar to you

 

I’m still standing at the same place

It almost seems like you just tapped my sagging shoulders

And hid from my sight

Why are you not there? can I not see you?

Are my eyes looking too far?

I trusted that I could love again

Still you stay, branded in my heart unmoving.

What do I do?

 

CB

 

 

“Kamu siapa sih, CB? Kenapa kamu menghack sistemku dan terus memberiku puisi seperti ini?” Key menelaah isi puisi itu sebelum akhirnya menutup laptop VAIO putih kesayangannya.

“Antara 2 orang itu.. CB kemungkinan salah satu di antara mereka berdua”

“Jjong~” Key menggoyang-goyangkan tubuh Jonghyun yang asyik tertidur di mejanya.

“Aih.. iya.. songsae—5 menit lagi..” racau Jonghyun tak jelas.

Key mendengus kesal lalu pergi keluar kelas setelah menempelkan pesan singkat ‘Aku pulang duluan, tapi aku ada urusan, kau pulang sendiri, dino jelek! XP’ di atas sebuah kertas yang ditempelkan di muka Jonghyun.

Key pun memasuki ruang OSIS dan menemukan orang yang dicarinya disana.

“Annyeong, Jinki..” Lee Jinki atau lebih akrab di sapa Onew, mendongakkan mukanya lalu kembali fokus ke depan layar laptopnya setelah mengetahui siapa yang datang.

Jinki adalah ketua OSIS yang dikenal dingin dan jarang berbicara, Key curiga CB adalah dirinya karena Key tahu betul dimana kemampuan Jinki dalam mengotak-atik jaringan, walau tidak sejago dirinya.

“Boleh aku duduk disini? Wi-Fi diluar sepertinya sedang bermasalah.. aku tidak dapat menjalankan koneksi internet” Jinki hanya mengangguk sebagai jawaban, terlalu asyik dengan dunianya.

Key mencoba menggunakan ping-o-death yang nampaknya berhasil karena Jinki tidak mengeluarkan reaksi apapun. Selanjutnya, Key mengsintag script :

 

/ScrLoginMgr/list.asp

Search..

 

Bingo! Key dapat melihat username dan password yang sedang aktif di komputer Jinki.

“Kau cukup berani untuk menghack sistemku di depan mataku, Kibum..” Key terlonjak kaget.

Pertama, Jinki menyadarinya! Dan yang kedua, seorang Lee Jinki berbicara padanya!!!! Ini pasti mimpi.

“Aku tidak tahu apa yang kau cari tapi kau boleh berkeliaran dengan akunku kalau kau mau.. Aku tidak mempermasalahkan. Sebenarnya, kau sepertinya salah menyangka, apapun itu, aku tidak melakukan hal apapun padamu atau sistemmu” kata Jinki lagi yang membuat Key tertohok seketika.

“Ma-maaf.. aku sudah lancang..”

“Tidak apa-apa, apa kau menemukan apa yang kau cari di dalam sistemku?” Key menggeleng lalu cepat-cepat mematikan VAIOnya, laptop itu pun dengan ganas dimasukkannya ke dalam tas.

“Sekali lagi, maaf..” Key langsung permisi dari ruang OSIS dengan beberapa keganjalan. Jinki mungkin bisa menghack suatu sistem lebh hebat dari yang dia duga. Tapi satu hal yang Key yakini, dia bukan CB.

“Key!” suara melengking itu membuat langkah Key tertahan, Key segera memutar badannya.

“Jonghyun! Kenapa masih disini? Sudah kubilang, pulang duluan! Masih ada sesuatu yang harus kuselidiki sekarang”

“Itukah ucapan terima kasih yang kau ucapkan setelah aku menunggumu selama 2 jam disini?”

“Siapa suruh! Kamu memang bener-bener ga ada kerjaan ya sampe samp—“

“Emang ga ada, kan aku udah bilang.. Aku emang ga ada kerjaan! Ck, udah ah! Kita pulang! Appa sama Umma sebelum berangkat ke Paris juga menyuruhku mengawasimu supaya kamu tidak pulang malam” Jonghyun langsung menarik paksa Key, Key menyerah. Satu orang lagi besok saja dia selidiki.

“Akhir-akhir ini kamu aneh deh..” ucap Jonghyun tiba-tiba yang membuat Key sedikit terbelalak.

“A-aneh apanya?” gugup Key. Jonghyun langsung berhenti berjalan.

“Tuh kan.. sejak kapan kamu ngomong gagap gitu sama aku? Pasti ada sesuatu yang kamu sembunyiin kan?” Key yakin keringat dingin pasti sudah mengucur di sekujur tubuhnya saat ini. Dari dulu, Key paling tidak bisa menyembunyikan hal apapun dari Jonghyun dan Jonghyun memang selalu saja mengetahui kalau dirinya sedang berbohong.

“A-anu.. aku..” Key menggigit bibir bawahnya, “aku..”

Pluk

Tangan besar dan hangat menempel di atas kepala Key, membuat Key menengadah untuk bertemu dengan mata puppy Jonghyun.

“Sudah.. Kalau memang tidak mau cerita, tidak  apa-apa, kau berhak merahasiakannya, itu privasimu”

Key tersenyum mendengarnya, Jonghyun memang paling tahu bagaimana membuat hatinya tidak lagi gundah gulana.

 

18:06 PM

 

Lagi, email lain dari CB..

 

I guess I’m exhausted. 

Left alone I wander,

 

Looking for the love left in the empty space where you were.

 

I’m begging you to look at me.

 

Look at the one so similar to you

This ordeal is too much for me

 

CB

 

 

Key memang bisa saja memblokir semua email dari CB, tapi CB ini sepertinya bukan hacker biasa. Beberapa kali Key mencoba menembus sistemnya dan beberapa kali juga Key mengalami kegagalan.

Satu hal lagi..

Key mulai merasa… senang… entahlah, semua email darinya seperti sebuah curhatan, Key merasa kalau CB itu berada tepat di depannya sekarang dan sedang mencurahkan isi hatinya. Key ingin mengenal siapa itu CB… Apakah selama ini CB selalu mengawasi dirinya? Atau mungkin berada tak jauh dari dirinya? Who knows.

Tersangka terakhir, Choi Minho, ketua tim Basket yang fansnya banjir di seluruh SMA Korea.

Kenapa Key mencurigainya? Mungkin.. karena Minho akhir-akhir ini selalu tertangkap sedang curi-curi pandang ke arah Key, setidaknya itulah yang Key rasakan.

Key sendiri ragu kalau Minho bisa menghack sejago CB, tapi tidak ada salahnya menyelidiki.

Dan… bingo! Sudah Key duga! Saat ini pun, di tengah latihan, Minho yang menyadari kehadiran Key segera memandang Key dan tersenyum manis ketika pandangan mereka bertemu.

Apa sih maksud Choi Minho itu?

“Hey..” Key tersadar dari lamunannya ketika seseorang memanggilnya sambil menepuk pundaknya pelan.

Alangkah terkejutnya Key ternyata sang Choi Minholah itu…Aish~ Sejak kapan dia ada di sebelah Key?God knows.

“Ne?” tanya Key dengan bodohnya.

“Kau Kibum kan? Bisa kita bicara sebentar..” Minho melihat keadaan lapangan sekitar yang sangat bising dan tidak memungkinkan untuk berbicara berdua dengan Key, “..di luar?”

Key mengangguk dan mengikuti Minho sampai mereka berada di taman belakang.

Minho membelakangi Key saat mereka berada di sebuah pohon besar, membuat Key semakin bingung.

“Minho?”

Minho memutar tubuhnya dan menatap Key dengan kedua bola mata besarnya itu.

“Kibum..”

“Ya?”

“Aku… aku…”

“Aku?”

“Aku… mau..”

“Kamu mau apa?” tanya Key yang sudah tidak sabar.

“Aku mau.. ehm..” Minho melirik keadaan sekitar, memastikan tidak ada seekor semut pun yang mendengar pembicaraan itu, “Tolong bantu aku!” teriak Minho akhirnya.

“Hah?”

Please, aku ga tau lagi harus mengandalkan siapa.. bantu aku”

“Ba-bantu?”

“Iya, kau tahu kan namja manis bernama Lee Taemin itu? Aku… aku menyukainya!”

Key mengerjap-ngerjapkan matanya sebelum bertanya lagi, “Loh? Aku harus bantu apa? Tinggal bilang aja kamu suka dia, udah, selese”

Minho mengacak-acak rambutnya sambil menunjukkan muka frustasi, “Aku maluuuu!!!!”

Key mengangakan mulutnya tidak percaya. Choi Minho, si Kapten Basket dengan segala keperfeksionisannya, MALU untuk mengakui rasa sukanya. Hell yeah, manusia tidak ada yang sempurna.

“Terus, kamu mau aku bantu apa?” Minho tersenyum, kalimat itu akhirnya terlontar juga dari mulut Key.

“Hehe.. Dikit kok, cuma hack akunnya terus cari deh nomor handphonenya”

“Tinggal minta sama orangnya dong!”

“Malu”

“Minta sama temennya?”

“Gengsi ah..”

Key menyerah, dia pun segera membuka laptopnya dan mulai memenuhi permintaan Minho yang sudah senyam-senyum ga jelas karena ketiban cinta.

Tiga tersangka, semuanya gugur. Jadi, siapa CB itu? Atau memang CB bukan orang yang berada di sekolahnya?

Key melirik jam, sudah pukul 19:00. Waktunya dia mencuci muka dan kaki—eh, Sudah 19:00 tapi kok tidak ada notif email masuk?!

Key mencoba mengecek akun emailnya dan memang benar, tidak ada email baru di kotak masuk.

Ottohke? Apa yang terjadi dengan CB? Apa dia sudah berhenti jadi seorang stalker di jaringan sistemnya? Atau mungkin dia sakit—Andwae~ kenapa aku jadi mikir yang ga ga?, batin Key terus berkecamuk.

Key harus jujur, saat ini dirinya bingung. Jangan tanya kenapa.

Lalu, Apa? Apa yang harus Key lakukan? CB terlalu misterius untuk dihubungi! Tidak mungkin kan Key—Hei! Iya, dari dulu Key tidak pernah mencoba membalas semua email CB.

Mungkin, mungkin saja ada harapan kalau CB akan membalas emailnya dan mereka bisa menjadi teman.

Tekad Key sudah bulat.

Plop. Ketika Key sadar dari lamunannya, dia menyadari sesuatu.. Apa yang harus Key katakan kepada CB???

Karena CB terus mengiriminya puisi, bagaimana kalau.. Key membalasnya dengan puisi juga? Baiklah…

Tik tik tik

Bunyi keyboard berdenting lumayan nyaring di ruang tidur Key.

Setelah beberapa menit berlalu, yosh~ Selesai!

 

It so much worse than simply waiting 

I became so similar to you that I copied even your habits

 

There is more of you inside me than myself

 

I wanna be, wanna be your man

 

Let’s go back to the way things were

I want be reborn as a man that loves you

I won’t hurt you ever again

Can I go? I wanna be… I won’t let you,

Be your man

 

 HD

 

 

Yups, HD adalah nama samaran Key ketika dia sedang menjebol sistem keamanan. HD merupakan singkatan dari Hacker Diva, entah kenapa Key menyukai nickname itu.

Tak perlu 5 menit sampai Key mendapat email balasan, beruntunglah karena CB tidak menyembunyikan IP Addressnya sehingga Key masih bisa mengirimi dia email tanpa harus mengetahui alamat emailnya secara pasti.

 

It can’t not be you 

I am so miserable

That I realized this now.

 

 

Deep inside my heart.

 

Still I have romantic in my heart

 

I want to go back.

What do I do now?

 

Sorry, I was disturbing you for so long, HD~!

Maybe, I won’t send you messages ever again, I am so sorry for cracked your system.. I just.. I just want you to know that I really in love with you.. for so looong~ but you never realize that. You didn’t see me.. but I always see you because I still have romantic in my heart…

CB

 

 

Whud? Apa yang dikatakan orang ini??

Key mencoba membalas email itu tapi semua hilang, semua yang berkaitan dengan CB hilang. Semua pesan dari CB, semua puisi darinya, semua curahan hatinya, hilang tak berbekas.

Key sudah mencoba memulihkan kembali semua itu, tapi tetap nihil. CB lebih ahli daripada dirinya, dan dia..menghilang.

Key harus mengakui… kata-kata terakhir CB sangat membuatnya terkejut dan penasaran. Tak dapat disangkal, hati Key pun berbunga-bunga mendengar kata itu.

I don’t wanna be in Love Alone..

“Key! Kamu kenapa sih akhir-akhir ini lesu melulu?” Jonghyun sudah bertanya hal serupa untuk kesekian kalinya dan jawaban Key..

“Tidak ada apa-apa” God! Jonghyun tahu persis kalau ada sesuatu yang terjadi dengan Key.

“Hei, pengumuman ujian kenaikan kelas sudah ditempel!” seru seorang teman sekelas mereka tiba-tiba, membuat Jonghyun tidak jadi menanyakan hal lain pada Key.

“Key, ayo kita lihat!” ajak Jonghyun sambil menarik Key untuk melihat pengumuman yang di tempel di mading.

“Wuoh! Jonghyun! Ko kamu bisa juara satu gitu?” beberapa orang yang mereka lewati terus bertanya demikian, Key jadi ikut penasaran. Apa sih yang mereka maksud?

“J-Jonghyun..” Sekarang Key mengerti, ekspresi Key sangat kaget melihat nama Jonghyun di nomor urut satu, siswa dengan nilai ujian terbesar di seluruh sekolah dan NILAI SEMPURNA! Nilai Sepuluh untuk semua mata pelajaran.

Dunia kiamat.

—-

“Aku sudah tahu apa pesan hara-kiri orang tuaku” untuk kedua kalinya dalam sehari, Key terkejut oleh seorang Kim Jonghyun.

“Mwo?”

“Iya, ternyata mereka menemukan tambang emas di sekitar pulau yang jarang berpenghuni di Jepang, warga disana tidak tahu tambang itu sampai salah satu dari mereka membuntuti orangtuaku karena curiga. Sesudah itu, orang tuaku membiarkan mereka mengambil emas yang ada disana, pulau itu pulau yang mereka tinggali, lagipula penduduk pulau disana tidak sampai 10 orang. Jadi, mereka pikir mungkin tidak apa-apa untuk mengambil sedikit emas disana, nanti bisa dipotong dari royalti mereka sebagai penemu kalau memang tidak bisa. Keserakahan manusia pun membuat beberapa oknum warga disana menyalahgunakan emas itu lalu menghubungi beberapa orang luar agar membantunya mengambil emas-emas disana. Sayangnya, orang luar inilah yang berniat jahat.. Mereka akhirnya membunuh semua warga disana dan orangtuaku yang yakin tidak bisa kabur akhirnya memilih hara-kiri” Key menitikkan air mata mendengar cerita Jonghyun, tapi Jonghyun kenapa bisa setegar itu? Kenapa tidak menangis? Padahal Key tahu betul banyak air di sudut matanya yang sudah meminta untuk keluar. Tak apa kan laki-laki menangis?

“Jangan ditahan..” Key menggenggam tangan Jonghyun lalu tatapan mereka bertemu. Mendengar itu, Jonghyun segera memeluk Key erat.

“Maaf… sesudah ini.. Aku tidak akan menangis lagi.. Sesudah ini.. Jonghyun akan kembali menjadi Jonghyun yang biasa.. Karena itu..” racau Jonghyun di sela-sela tangisnya.

“Hush.. sudahlah.. aku mengerti” potong Key cepat lalu mempererat pelukan mereka, tangannya pun aktif mengusap-usap rambut Jonghyun, mencoba menenangkan orang yang penting bagi dirinya itu.

Sudah seminggu dan Key benar-benar tidak bisa melacak apapun tentang CB.

Shit! Kenapa Key jadi senewen? Kenapa CB membuatnya gundah seperti ini? Padahal mereka belum pernah bertemu! Tahu nama satu sama lain pun tidak!

Aish.. jinjja.. Kalau melihat sistem kerja CB, dia bukan hacker, dia itu cracker. Tapi, dimana Key bisa menemukan seorang cracker? Mereka terlalu privasi, tentu saja.. Kerjaan mereka kan bisa sampai menjebol sistem keamanan Negara, kriminal! Akan sangat berbahaya kalau identitasnya ketahuan.

Andai saja ada cracker di sekolahnya, mungkin saja soal uji—tunggu, Key sepertinya mendapatkan sesuatu. Ini semua berhubungan, tapi.. Ya, Key tahu siapa CB! Akhirnya Key tahu siapa dia! Key segera mengambil jaket dan berlari menuju atap apartemennya.

“Hosh hosh” Key mengatur nafasnya ketika sampai di atap. Tidak salah lagi, orang yang dicarinya ada disini.

“Hei, Key..” sapa orang itu. Key tersenyum.

“Hei, CB..”

“Mwo? CB? Apa itu?”

“Sudahlah..” Key mendekatkan dirinya ke hadapan CB, “jangan berpura-pura lagi, Jjong..”

Jonghyun mengernyit “Apa maksudmu?”

“Kau kira, bagaimana bisa kau mengetahui data hara-kiri orangtuamu? Itu kan dokumen Negara! Hanya orang dalam pemerintahan yang bisa mendapatkannya dan tentu saja.. Cracker handal sepertimu juga” Jonghyun masih mengernyit.

“Aku tidak mengerti..”

“Satu lagi, murid bebal yang selalu tidur saat pelajaran dan tidak pernah belajar di rumah, bagaimana bisa mendapat peringkat satu di seluruh sekolah dengan nilai semua mata pelajaran sempurna 100?”

“Dimana ada kemauan, di situ ada jalan, Key..”

“Tidak, Jjong.. kau mengcrack dokumen sekolah dan mendapatkan jawaban ujian. I am rite, no doubt

Key tersenyum menang, membuat Jonghyun akhirnya tertawa.

“Hahahaha, tidak kusangka kau akan menyadarinya secepat ini” Key tersenyum tambah lebar.

“Biar kutebak, CB itu Cracker Bling kan?” tanya Key yang langsung membuat Jonghyun tertohok.

“Bagaimana bisa—“

“Tahu? I know you so well, Jjong.. Very very well..” potong Key yang membuat Jonghyun tersenyum lagi.

“Aih.. Malu juga aku ketahuan nulis puisi-puisi itu buat kamu..”

Key lalu terduduk diikuti Jonghyun, Key pun menyenderkan kepalanya di bahu Jonghyun. Menikmati angin yang berhembus dari tempat tinggi itu.

“Kenapa harus malu? Kaya ke siapa aja nih..”

“Abisnya, Kim Kibum yang satu ini ga nyadar-nyadar kalau aku ga berusaha belajar ngecrack, betul aja.. sekarang juga kamu tahu perasaanku gara-gara CB kan? Bukan Jonghyun?”

Tidak, Key memang menyukai Jonghyun sejak awal. Tapi, dia menepis perasaan itu. Jonghyun adalah kakak angkatnya, Key tidak boleh egois.

“Tapi, Jjong.. kamu kan..”

“Kita bukan saudara kandung, Key.. Kita bisa bicarakan ini dengan Umma dan Appa secara baik-baik” Key menyerah, kata-kata Jonghyun memang benar.

“Baiklah, anything for Mr. CB..” tawa Key.

“Sepertinya kamu lebih menyukai CB daripada aku” cemburu Jonghyun yang membuat Key mentoyor mukanya.

“Sama aja, kamu juga lebih suka HD daripada aku. Buktinya, kamu ga pernah ngirim puisi kaya gitu ke Key..”

“Aih..” Jonghyun tidak tahu lagi harus membalas apa, Key tertawa kecil melihat ekspresi Jonghyun itu.

Cup~

Satu ciuman pun mendarat di bibir Jonghyun secara cepat, membuat Jonghyun terkesiap karena ‘serangan listrik’ itu. Jonghyun memandang Key yang tersenyum manis padanya.

You’re the cracker to my heart..”

 

END

Advertisements

3 responses to “[JONGKEY] You’re The Cracker to My Heart

  1. Pingback: [AUTOMATIC UPDATE] My Master List! | @SungminELF è felicità

  2. Unnie, aku gak ngerti.. Hara-kiri tuh apa sih? yee~ aku juga udah curiga nih, lagian kan ini ff Jongkey pasti bakal ada hubungannya ama Jjong, hihi. Key cium-cium Jjong, aigoo~ aku jadi malu bacanya (?) haha.. Nice ff!!

    • harakiri itu bunuh diri gt d jepang tp g sembarangan jd s org yg bunuh diri itu smbl nyampein suatu pesan pnting yg disimpen d dlm organnya, cnthnya nih pesannya d simpen dlm lambung nah, yg masukin s org itu sndiri.. Jd intinya dia bedah diri sendiri gt trus bunuh diri deh
      org jpg kan suka mmpertaruhkan nyawanya sndiri demi negara..pesan yg d sampein jg pesan yg pnting buat negara jepang gt
      ngerti kan? ane ga bakat jelasin T^T aplg yg ga ngerti? kkkk
      tentu dong… JONGKEY JEIL JALNAGA~ kkkk
      ko malu ih???? aneh XDD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s