[JONGKEY] My Name is Key Part 1


Sebelum membaca ini diwajibkan membaca prolog disini karena cerita awalnya tidak diceritakan di part 1. Gomawo ^^

“Kalian terlambat 1 menit 24 detik” suara seseorang menyambut kami ketika kami menginjakkan kaki ke dalam ruangan khusus. Aku tidak mengenal siapa dia, namja dengan blazer hitam dan kacamata tebal. Umurnya mungkin sudah kepala tiga.

“Aku belum setua itu, Kim Kibum.. Walau umurku mendekati kepala tiga”

GLEK! Aku menelan ludah. Orang ini membaca pikiranku!

“Tidak. Aku tidak membaca pikiranmu. Aku bisa mengetahui pikiran seseorang dengan hanya  membaca raut wajah dan gerakan tubuhnya” Aku tersenyum simpul, kurasa itu terdengar akan lebih baik, Benar kan?

“Jadi, si Pak Tua itu benar-benar mengirimkan beberapa orang untuk mengetes kami?” Huh? Apa yang Jonghyun bicarakan?

“Ne, Park Jungsoo imnida. Aku pengetes pertama kalian. Kalau kalian tidak berhasil melewati tesku, kalian akan dibatalkan dari debut kalian”

“Hei, Apa maksudnya ini?” Aku menatap wajah ke-4 orang yang akan menjadi bandmates ku satu persatu.

“Sepertinya debut kita tidak akan berjalan semulus apa yang kita pikirkan” jawab Onew.

“Nah.. Pembicaraan selesai. Dengar, aku memberi waktu 5 menit untuk kalian pikirkan baik-baik apakah kalian akan mengikuti tesku atau tidak” suara Jungsoo tiba-tiba serius.

“Apakah itu perlu ditanyakan lagi? Tentu saja kami akan mengikutinya jika tesmu bisa membuat kami debut” ucap Taemin diikuti anggukan kepalaku dan yang lain.

“Tentu saja kalian harus pikirkan baik-baik karena aku tidak peduli, siapa yang  berhasil  melewati tes ini akan maju ke tes yang selanjutnya, entah itu kalian berlima, berempat, bertiga, atau bahkan sendiri. Dengan kata lain, Siapapun yang tidak berhasil, jalannya untuk debut berakhir sampai disini dan dia yang berhasil akan terus maju”

“Tapi—“ Minho belum selesai berucap karena Jungsoo segera memotong suaranya.

“Dan kalian akan menerima konsekuensi tentu saja. Siapa yang tidak berhasil, baik yang memilih mundur atau memilih untuk terus maju tapi gagal akan sama-sama dimasukkan ke dalam kelas percobaan dan kami tidak bisa menjamin apakah kalian mempunyai kesempatan untuk debut lagi. Konsekuensi terfatal adalah kalian tidak akan pernah debut dan akan dikeluarkan dari Kirin” Aku membulatkan mataku. This ajusshi is kidding right now, isn’t he?

“Dan aku tidak bercanda. Silahkan pikirkan baik-baik. Dimulai dari sekarang..” Jungsoo memencet tombol di jam tangannya, mungkinstopwatch.

“Tunggu dulu.. Aku..”

“Tinggal 4 menit 48 detik” Shit! Aku tidak bisa memprotes orang ini.

Kulirik Jonghyun yang berada di sebelahku, dia hanya mengedikkan bahunya seakan berkata aku-juga-tidak-tahu-harus-berbuat-apa lalu duduk di lantai. Minho, Onew dan Taemin segera mengikuti Jonghyun, duduk di lantai dan mulai berpikir. Do I have any choice now? Aku menghela nafas berat dan ikut duduk. I think my brain isn’t working.. just blank.

“3 menit 55 detik lagi”

Apa? Apa yang harus kupilih? Aku masuk kesini setelah membujuk Kyuhyun Appa begitu keras. Dia selalu menentang keinginanku untuk menjadi artis. Yeah, dia memang penyanyi dan aku tidak tahu apa yang membuatnya begitu melarangku. Bukankah dia juga seorang artis?  Salahkan darah seninya yang begitu dominan sehingga merasuk ke dalam sebagian besar gen tubuhku!

Tik tok tik tok.

Aku terdiam. Mungkin benar apa yang Eomma katakan.. Jadi artis itu tidak mudah. Sekarang saja aku tidak tahu harus bagaimana. Keh, aku terkekeh pelan. Waktu aku diterima masuk Kirin dan langsung ditawari untuk debut, aku begitu semangat memberi tahu Eomma karena kurasa jadi artis itu semudah apa yang kubayangkan. Aku memang berbakat jadi itu seharusnya memang mudah bukan?

“Tinggal 2,5 menit lagi. Bagi yang sudah memantapkan pilihannya, segera berdiri!” Aku tertegun. Minho, Onew dan Taemin langsung berdiri dengan segala kemantapan dari sorot mata mereka. Hei, apakah kalian memilih untuk mundur?

Aish.. Bukan waktunya memikirkan itu! Jungsoo tidak peduli berapa orang yang lolos dalam tesnya, jadi ini bukan saatnya memikirkan orang lain.

God, aku harus bagaimana? Kalau aku mundur berarti aku tidak akan pernah debut dan kalau aku maju tetapi gagal.. sama saja.

Look into your deep of heart, the answer is right there” Aku mendengar seseorang berbisik. Kulirik sebelahku, Jonghyun juga sudah berdiri. Sejak kapan dan apa tadi itu suaranya? Aku baru mengenalnya seminggu yang lalu. Dia juga angkuh dan sombong. Untuk apa dia membantuku? Lagipula dia selalu mempermainkanku sejak awal!

Singsonging ‘Almghty here, Almighty there’ dengan suara dinonya yang khas, selalu membuatku kesal. Bila sudah begitu, aku akan mengejarnya ke seluruh penjuru ruangan. Lama kelamaan, Minho yang paling pertama berani menghentikan kami. Dengan kepribadiannya yang cool tentu saja. Sementara itu, Onew cuma bisa geleng-geleng sambil memakan cemilandrumsticknya dan Taemin hanya senyam-senyum kecil melihat tingkah kami.

Sebelum masuk ke dalam kehidupan mereka, aku sering mendengar desas-desus kesombongan mereka. Tidak jauh dari F4 yang tidak menggubris orang lain, seakan dunia hanya milik mereka berempat. Menurut semua orang yang selalu membicarakan aku di belakang, hanya aku yang berani masuk ke dunia mereka dan tidak diacuhkan. Untuk itulah banyak yang iri padaku. Hei, mereka saja yang tidak tahu! Keempat orang itu cuma sekumpulan makhluk aneh yang terlalu lengket karena terus bersama sejak kecil, mungkin sejak lahir. Kalau orang-orang itu mau bersama mereka 24 jam saja, aku jamin.. hanya satu hal yang bisa didapatkan, Kehangatan persahabatan. Aku nyaman bersama mereka dan aku ingin debut bersama mereka..

Ya, itulah keinginanku! Aku ingin debut bersama mereka..

“5 detik lagi. Aku hitung mundur..5..” Heh, aku sudah tidak peduli lagi. Kuberanikan berdiri dengan sebuah kemantapan.

“Bagus, kalian sepertinya sudah mempunyai jawaban masing-masing.. Kalau begitu apa jawaban kali—“

“Aku akan terus maju” jawab dan potong kami berlima bersamaan. Aku melirik mereka yang juga melirikku, kami tersenyum. Siapa pengecut yang akan mundur demi cita-citanya? Kami sudah berusaha selama ini, jauh sebelum aku mengenal mereka dan tentunya mereka juga. Kami tahu satu hal, kami bukan pengecut.

“Kalian yakin? Konsekuensi..” Jungsoo melirik mata kami satu per satu “Hah.. Itu bukan sorot mata ketidakyakinan, ya sudah kita mulai tesnya” Aku tersenyum.  Entah sejak kapan, rasa takutku hilang.  Mungkin karena bisikannya? Aku memandang Jonghyun. Dia menyadari tatapanku dan ikut memandangku sambil mengeluarkan merong andalannya. Sial, tentu saja bukan karena dia! Aku memutar kedua bola mataku dan membalas merongannya lalu membuang mukaku ke arah lain.

“Baiklah, sekarang kalian pulang.. Besok berkumpul lagi disini jam 5 pagi” ucap Jungsoo sambil menggandeng tasnya dan beranjak keluar ruangan.

“Tunggu— “cegatku sebelum pengetes kami itu benar-benar keluar dari sana, hendak memastikan bahwa perkataan Jungsoo tadi tidak benar-benar serius.

“Tidak ada pertanyaan. Siapapun yang terlambat, walaupun hanya 1 detik.. akan dinyatakan gagal” kata-kata Jungsoo lagi-lagi tidak bisa diganggu gugat. Kami, Kelima namja tersisa hanya dapat mengela nafas dan segera membereskan barang-barang kami, besok akan menjadi hari yang panjang.

Keesokan harinya @Kirin, 04:30 am

“Kamu!”

“Tch, Kau” jawab Jonghyun malas, malas membalas rasa kagetnya Key yang menurutnya sangat berlebihan. Sementara itu, otak Key sibuk berpikir : Bagaimana seorang anak manja,sombong, menyebalkan dan seenaknya seperti Jonghyun bisa datang sepagi ini?. Ya, Key mengira kalau dirinya lah yang akan datang paling pagi dan dia bertaruh pada dirinya sendiri, tidak akan ada seorang pun yang datang lebih pagi darinya. Tapi ternyata, seekor Dinosaurus bisa menghancurkan pernyataan seorang Almighty yang seharusnya absolut itu.

“Seekor dinosaurus liar sepertimu bisa datang sepagi ini ternyata..” Key mulai menyulut api. Jonghyun tidak menanggapi, membuat Key begidik. Jangan-jangan dia bukan Jonghyun tetapi makhluk halus yang menyamar menjadi Jonghyun untuk membawaku ke alam baka menemani mereka? Batinnya.

“Hei, kau.. masih hidup kan?” tanya Key konyol, membuat Jonghyun mengela nafas.

“Masih ada 30 menit. Temani aku sebentar” tanpa ba-bi-bu, Jonghyun segera menarik tangan Key yang langsung mengeluarkan jurus andalan ‘Keluarkan semua kata yang ada dalam pikiran’ untuk menghentikan langkah Jonghyun yang entah ingin mengajaknya kemana.

Jauh dari sana, sepasang mata menatap tajam Jonghyun dan Key dari balik semak. Sedetik kemudian, sosok hitam itu menyunggingkan senyuman setan, entah bermakna apa.

“Kita mau kemana sih?” Akhirnya, Key berhasil melepaskan genggaman Jonghyun pada tangannya. Sekarang, mereka berada tak jauh dari gedung sekolah Kirin, tepatnya halaman belakang sekolah Kirin.

“Jonghyun… Aku sedang tidak ingin bercanda. Apa yang akan kita lakukan disini? Sebaiknya kita menunggu di gedung khusus saja.. Disini dingin” curcol Key yang juga tak membuahkan sepatah kata pun dari mulut Jonghyun. Jonghyun hanya menatap langit, pikirannya entah berada dimana.

“Jonghyun.. Aku akan meninggalkanmu disini kalau kamu benar-benar tidak bersuara” Key bernada final, membuat –setidaknya- pandangan Jonghyun berganti memandang kepadanya.

“Ppalli.. Kau itu kenapa sih? Dari tadi aku katakan ini kamu diam, aku katakan itu kamu diam.. Padahal kan kau yang menyeret—“

“Berhenti” Satu kata, hanya satu kata yang akhirnya keluar dari mulut itu.
“Ne?” tanya Key meyakinkan pendengarannya.

“Aku minta kau berhenti… dari impianmu menjadi artis.. dan untuk debut bersama kami” perjelas Jonghyun yang membuat mata kucing Key seketika membesar.

“Apa maksudmu?” Key tidak tanggung-tanggung mengeluarkan suara tingginya.

“Aku minta kau berhenti, Key.. Dengar, kau tidak mengerti—“
“Apa yang aku tidak mengerti?” potong Key yang sudah terlanjur emosi.

“Aku tidak bisa mengatakannya.. Ini demi kebaikanmu, aku—“

“Kamu apa? Kebaikan apa? Katakan saja jika kau tidak ingin debut denganku, katakan saja jika kau ingin debut hanya dengan teman-temanmu itu.. Aku tidak akan mengerti karena kau mengatakan kalau ini semua demi kebaikanku!  Kalau itu alasanmu, aku tidak akan pernah berhenti karena—“

“Aku tidak ingin debut denganmu” sela Jonghyun dengan sorot matanya yang dingin, sorot yang menurut orang-orang  tak pernah terlihat lagi semenjak Key masuk ke Kirin. Sorot itu hanya bagian dari kepribadian di masa lalunya. Kenapa sekarang dia menunjukkan sorot itu?

“Kurasa, hanya dengan Minho, Onew, Taemin, dan aku.. Grup kita tetap bisa debut dan maju dengan pesat”

PLAK!

Kelima jari tangan kanan Key sukses membuat bekas merah pada pipi Jonghyun.

“Aku tidak akan pernah berhenti!” Buliran kristal mulai berjatuhan dari pipi Key dengan derasnya, membuat langit pagi di atas mereka yang tadinya begitu cerah ikut menghitam. Mungkin merasakan sakit yang dirasakan oleh salah satu organ dari tubuh Key.

“Aku akan membuktikan kalau semua ucapanmu tadi adalah salah besar!” teriak Key sebelum meninggalkan Jonghyun sendirian, memegang pipinya yang masih terasa panas dengan tatapan yang semakin melembut seiring dengan sosok Key yang terus hilang dari pandangan.

“Kau tidak tahu, Key.. Perasaanku.. tidak enak”

JLEGAR!

Seberkas kilat meninggalkan jejaknya di atas langit yang mulai menurunkan barisan tentara air ke atas permukaan bumi. Key terus berlari, tidak dipedulikan sekujur tubuhnya yang sudah basah kuyup. Mukanya lebih mencemaskan, penuh dengan jatuhan air. Entah air yang turun dari langit atau air yang yang berasal dari indera penglihatannya.

Key tidak peduli, dia memang tidak tahu kemana kakinya melangkah. Yang ada di pikirannya adalah segera menjauh dari sini, hanya menjauh dari orang itu. Alhasil, Key menemukan sebuah pondok kecil mirip gazebo  di dekat sungai yang memang mengalir di sepanjang halaman belakang Kirin.

Kriet. Bunyi decitan pintu ketika Key memasuki pondok itu terdengar begitu mengilukan. Tapi, tak sengilu hatinya. Key membiarkan tubuhnya bersandar di balik pintu lalu jatuh terduduk.

Selama ini, Appanya selalu menentang keinginan Key untuk menjadi artis. Dia selalu memaksa Key untuk berhenti, dengan segala upaya. Dan sekarang.. Kenapa? Kenapa ketika Jonghyun yang mengatakannya, Key merasa jauh lebih sakit daripada waktu itu? Tidak, malah waktu itu Key tidak pernah merasa sakit, tersinggung dan semacamnya. Dia menanggapi semua perkataan menyakitkan dari Appanya dengan semua perjuangan dan tekadnya untuk tidak menyerah. Semua itu terasa menyenangkan. Tapi, sekarang.. kenapa terasa berbeda?

“Key..?” sahut sebuah suara tiba-tiba. Key tercengang. Dia rasa pondok ini tidak ada orang selain dirinya tadi.

Drap drap. Key terkesiap, bersiap mengeluarkan segala ilmu Yakuza yang dipelajari seadanya dari Taemin ketika mendengar suara langkah kaki mendekat ke arahnya.

“AAAAAAAAAAAAAAAAAAAA” Teriak Key menutup matanya dan menonjokkan tinjunya ke sosok entahlah-siapa-itu.

“Aw!” suara itu merintih kesakitan “Berani-beraninya kau—“

Eh, suara itu kok tidak asing ya? Nurani Key sambil memberanikan diri membuka matanya.

“Jungsoo! Ya ampun, aku kira kau hantu.. Mianhe” teriak Key serba salah ketika mengetahui siapa sosok yang tadi ditonjoknya. Jungsoo hanya mengernyit sebentar memegang perutnya sambil memandang Key.

“Heh, sudahlah. Apa yang kau lakukan disini? Dan tadi kau menyebutku apa? Jungsoo? Kau kira aku temanmu? Panggil aku Park Songsaenim, tidak sopan!”cerocos Jungsoo panjang lebar, Key cuma bisa nyengir.

“Aku hanya.. berteduh dari hujan. Kau sendiri sedang apa disini, Jung—ani, Park Songsaenim?” Jungsoo menatap Key seakan dia baru mendengar pertanyaan paling bodoh di muka bumi ini.
“Menyusulmu. Untuk apa lagi? Yang lain sudah berkumpul. Dan, oh! Apa kau bersama Jonghyun? Dia juga belum berkumpul” Key merasa sengatan listrik mengalir di tubuhnya ketika mendengar nama itu.

“Entah.. aku tidak.. bersamanya..” balas Key lemah dan melempar tatapannya dari mata Jungsoo.

“Tch, kemana itu anak? Tidak biasanya dia terlambat dari kelasku” Key tidak membalas, dia hanya diam memandang keluar melalui jendela kecil di sudut kiri pondok, memutar visual mengenai derasnya hujan di luar, mendeskripsikan betapa dinginnya bila kau keluar dari pondok dan menerbangkan virus flu, siap menjaring siapa saja yang berada di zona luar.

“Kau menangis? Matamu merah” Skakmat! Sekarang Key tidak tahu harus menjawab apa.

“Tidak, hanya kemasukan debu”Alasan monoton dan sangat tidak berkualitas untuk menjawab pertanyaan dari seorang senior yang jauh lebih mempunyai berbagai pengalaman hidup dari dirinya.

“Oh..” Key tahu, Jungsoo tidak mungkin percaya. Hei, dia bisa membaca pikiran seseorang dengan hanya melihat raut wajah dan gerakan tubuhnya.. Kenapa dia berkata seperti itu? Apa dia ingin membuatku jauh lebih tenang tanpa pertanyaannya yang akan berlanjut? Gumam Key di dalam hati.

“Kau tahu, terkadang sesuatu itu.. tidak berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan..  Aku mempunyai seorang teman, Ketika orang lain mencaci dia, semua orang memandang buruk kepadanya..Ketika orang lain membencinya, semua orang pun takut untuk mencintainya.. Tapi, ketika orang lain memandangnya rendah, memandang impiannya rendah..  Ada beribu orang yang mendukungnya.. Kau tahu kenapa?” Key menggeleng pelan.

“Karena ada tekad di dalam hatinya” Key mengerutkan kening.

“Aku tidak mengerti” Jungsoo tersenyum menanggapi ketidakmengertian Key.

“Kau tidak perlu mengerti. Nah, hujannya sudah reda. Ayo, kau kembali ke tempat semuanya.. Aku mau mengambil beberapa barang dulu di kantor. Katakan pada semuanya untuk menunggu” Key mempermisikan dirinya lalu pergi ke ruangan khusus, tempat dimana keempat bandmatesnya sedang berkumpul.

“Key!” seru Onew yang memang sedang berdiri di ambang pintu, menikmati cemilan ayamnya dengan remeh-remeh crispy di sekitar mulutnya. Mendengar teriakan Onew, sontak Taemin yang sedang memandang keluar jendela dan Minho yang sedang bermain PS3 –disediakan hanya di ruangan khusus- langsung berhenti beraktivitas.

“Kenapa baru datang?” seru Taemin menghampiri Key. Taemin memandang penuh tanya pada baju Key yang masih sedikit basah.

“Ah, ya.. tadi aku kehujanan jadi aku berlindung sebentar..” alasannya yang sekarang termasuk realistis, menurut Key. Taemin yang memang polos –walau anak Yakuza- hanya mengimbangi jarak langkahnya dengan Key lalu masuk ke ruangan khusus. Di sana, Key disambut dengan pemandangan yang paling dihindarinya saat ini, Kim Jonghyun.

“Darimana?” tanya Jonghyun agak ketus.

“Hei, kau kenapa? PMS-ing?” sahut Minho sedikit bercanda melihat keketusan Jonghyun. Minho sudah bersiap menangkal lemparan sepatu yang akan segera datang dari Jonghyun tapi.. tidak kunjung datang. Jonghyun serius, dia tidak sedang main-main. Taemin memandang Minho, ada sirat ketakutan dari wajahnya. Sifat dingin itu.. Kenapa datang lagi?

It’s none of your business!” balas Key tak kalah ketus.

BRAK!

Tangan kekar Jonghyun yang sudah melayang bebas hendak memukul Key, langsung diputarbalikkan oleh Onew sehingga membentur lemari yang tepat berada di belakang Key. Minho mensyukuri impuls kecepatan Dewa yang tiba-tiba Onew dapatkan, entahlah dari siapa.. mungkin dari Dewa Ayam. Sementara itu, Taemin berlindung di belakang tubuh kekar Minho, tubuhnya agak menggigil semakin ketakutan.

“A-Apa yang terjadi?” Key tidak percaya. Selama ini, mereka memang berselisih tapi tidak dalam perselisihan yang sebenarnya, dan sekarang.. Jonghyun ingin memukulnya? Mengapa? Karena hal tadi? Tapi dia tidak seharusnya marah, kalau ada orang yang harus marah.. itu harusnya Key. Benar kan?

“Balas pertanyaanku dengan sopan, Kim Kibum! Apa kau tidak tahu aku siapa? Aku bisa mengeluarkanmu dari Kirin detik ini juga kalau aku mau” Bukan! Orang ini bukan Jonghyun! Key menggelengkan kepalanya tidak percaya sambil berjalan mundur. Bahkan dia memanggil Key dengan ‘Kim Kibum’, Jonghyun tidak pernah memanggilnya begitu. Jonghyun melepaskan genggaman Onew yang masih belum lepas semenjak insiden penahanan tadi. Dia berjalan maju ketika Key berjalan mundur. Terus begitu sampai tubuh Key membentur lemari, tidak bisa mundur lagi.

Key pasrah, Jonghyun menatapnya dengan tatapan tajam dan dingin. Tidak sadar air mata lagi-lagi keluar dari matanya.. Kealmightyan Key pun tiba-tiba menghilang detik itu.

“Kim Kibum!” suara keras disertai hentakan langkah kaki beberapa orang memasuki ruangan khusus, menutupi segala jalur keluar dari ruangan itu.

Taemin semakin mengeratkan pegangannya pada baju Minho sementara Onew memasang kuda-kuda. Jonghyun dan Key mengalihkan perhatian mereka pada orang-orang berseragam polisi yang tiba-tiba masuk itu.

“Kamu yang bernama Kim Kibum?” tanya salah satu polisi dengan berbagai atribut paling banyak di bajunya, menandakan pengalamannya yang juga lebih banyak dibandingkan dengan polisi lain.

“Iya, saya” jawab Key pelan.

“Kami membawa surat penahanan anda” sahut polisi itu lagi sambil memperlihatkan sebuah kertas di depan muka Key.

“Anda ditahan atas tuduhan pembunuhan terhadap saudara Park Jungsoo”

To be Continued..

Comments + Likes = ♥

Advertisements

27 responses to “[JONGKEY] My Name is Key Part 1

  1. Pingback: [AUTOMATIC UPDATE] My Master List! | @SungminELF è felicità

  2. hai saeng, ini minna eonni..kekeke

    Jdinya di post disini ya? untung aku liat.klo ga kelewatan deh part ini.kekeke

  3. akhirnya,,,
    lanjutannya keluar juga.. *reader kagak tau diri dataang*

    mwo ??
    key ? kau membunuh teukkie ku ?? *digeplak onyu*

    daebakdaebakdaebak

  4. ha???
    apa?!!
    si polisi tiba2 datang, tiba2 blg gitu? aigoo~ aku kira yg dateng tuh Jungsoo, kok polisi?
    aigoo~ si Jjong kayaknya emg udah tau sesuatu yak?
    huhhh, cepat lanjutkan!!
    jangan lama-lama!
    hwaiting!!

    • polisinya gatau malu tuh tiba” mncul pngen ngeksis LOL
      kenapa ya? *author geblek
      wahaha bingo! Si jjong tau sesuatu tp author sndri gtau apa /slapped
      oke, thanKYU^^

  5. flakets-blingers

    Uwoooh jongkey!! XD ,…
    Kebetulan ak lgi suka bgt nih ma jongkey,.. Wekekeke…. Pas lgi nyari di mbah gugel eh ketemu blog ini,.. Annyeong ,… ^^/
    Cerita’y menarik,… Oh, what? Apa yg trjadi, jungsoo meninggal,eoh? Ga mngkin kn cma krena tonjokkan key dy meninggal,.. Psti da sesuatu,.. >< ,. Mgkn yg ngebunuh jungsoo itu yg sembunyi di semak2 itu,..
    Lanjutin, ne? Di tunggu,..
    Oh ya? Ada ff jongkey lgi kah?

    • welcome ^^
      author jg gtau jungsoo knpa /plak
      ne, thanKYU^^
      silahkan liat d tag ♥ jongkey ♥ buat ff jongkey lainnya
      oh ya, untuk ff ini jgn lpa bca prolognya ya cz d prolog menceritakan awal mulanya ^^

  6. annyong
    ak bru tau ad blog ini
    hehehe
    salam kenal buat author

    itu jjong suka kan sama key ya?!
    Pngen ngelindungin key makanya
    tp knp key d tuduh bunuh jungsoo? O.o

    oia btw ad ff 2min kah?

    • Welcome ^^
      Author Aka disini XD
      suka ga ya? akakak
      bca next partnya aja yah.. udah ada sampe part 4 ko XD
      2min ada. click d tag 2min ya.. ff ini jg yg part 4 full of 2min loh hoho

  7. Huuwaaa…ap yg trjadi?knp jong jd gLak?pdhL udh ad moment bgus buat kdkatan mreka…
    Knp key dtduh…wa..wa..pnsaran…Lnjuut…

  8. Huuwaaa…ap yg trjdi? Knp jong jd gLak?
    PdhaL ad moment wat kdkatan mrka brdua…knp key dtduh?
    Wa..wa…pnsaran
    Lnjut…

  9. Huwaa…knp jong jd gLak..?pdhaL udh ad moment buat kdkatan mrka brdua…knp key d’tduh…?
    Jd pnsaran…Lnjuut…

  10. Huuwaa…knp jong jd gLak?pdhaL udh ad moment bgus wat kdktan mrka…?
    Knp key dtduh…pnsaran..><

  11. Huwaa…knp jong jd gLak gt?pdhaL udh ad moment bgus wat kdkatan mrka…
    Jd pnsaran..koQ key dtduh bnuh…andwee…><

  12. Huwaa…knp jong jd gLak gt?pdhaL udh ad moment bgus wat kdkatan mrka…
    Jd pnsaran..koQ key dtduh bnuh…andwee…><..

  13. Lah ??? Leeteuk nya mati ???? Kog bisa ? Yg tadi di gubuk itu siapa dong ??? Jangan2 ada hubungannya sama jjong ????? Ahhh ! Pusing ! Lanjut ke part.2 aja deh :p

  14. emang kapan si key bunuh jungsoo? Perasaan dia masih idup tadi deh -,- kok tiba-tiba dia mati? Mati mendadak gitu yah? #plaak
    jangan-jangan org yg natap sinis mereka berdua itukan yg bunuh? Terus nuduh key yg ngelakuin?
    Ah, atau jangan-jangan yg natap sinis itu emang jungsoo terus dia bunuh diri atau ngaku dibunuh? *ditendang authornya*
    ah, penasaran .
    Terbang ke part 2 😀

  15. Lah! Kok joongsu metong? Ntu ya pirasat x abang jjong?
    Uwah mantaf nech. Lanjut. Lanjut. Lanjut. Ech kok part slanjut x diproteckt? Gmana cra nta pw x thor? Plis replay! Kebelet bcax nech

  16. Bune.e.e.e.e
    coment saya gak masuk2. Hu~h
    >_< iyh pirasat jong terbukti benar!

  17. Uwwaaa…..
    what happend???aya naon (?)
    kok kok ghithu,
    tp tetep.Ceritanya “woow”!!

  18. Tegang tegang.. Lanjut part 2..

  19. Key itu kenapa dituduh bunuh Jungsoo?? T___T
    *galaugalaugalau.

    Terus itu siapa yang sembunyi disemak semak?? :O

    Penasaran ><

  20. rame!aku tegang.. daebak! d^-^b

  21. aaah poor key, he’s too cute for being imprisoned 😦
    but cant wait to read the next chapter 😀

  22. Annyeong..
    Huwaaa, aku baru nemu FF ini sekarang..
    saya suka saya suka saya suka..
    #pke gaya meimei upin ipin
    #plakk..abaikan
    DAEBAK !!
    FF ini bner” DAEBAK !!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s