[SUNGMIN’S BIRTHDAY] Special 1st January in 2011


author : akasvieland

“Pagi, Kyu..” sapanya.
“Pagi, Hyung..” jawabku.
“Tumben jam segini udah siap?” aku tersenyum.
“Capek, Hyung.. Masa mau terus-terusan dihukum? Lagipula, bentar lagi tahun baru. Aku harus berubah” tekadku membara.
“Haha. Harusnya dari dulu kau berubah”
“Ya! Hyung jahat sekali..” aku menyimpan kedua tanganku di dada, pura-pura marah.
“Mian mian.. Ya sudah, kita berangkat sekarang? Nanti malah terlambat” aku mengangguk dan kamipun berjalan beriringan.
Namanya Lee Sungmin. Dia kakak kelasku, dua tahun di atasku. Semenjak 2 tahun yang lalu, kami tinggal bersebelahan. Lebih tepatnya, aku yang memutuskan untuk pindah ke sebelah rumahnya dan dia tidak tahu itu sampai saat ini. Setiap pagi, kami berangkat sekolah bersama dan terkadang aku membuatnya terlambat masuk karena menungguku. Kalau sudah seperti itu, aku pasti akan dihukum dan dia akan dengan senang hati menemani dan membantuku menyelesaikan hukumanku. Pagi ini, aku memang sengaja bangun pagi karena kemarin aku melihat kalender dan menyadari kalau hari ini tanggal 31 Desember 2010.
“Kyu, sudah sampai..” ujarnya tiba-tiba. Aku melihat ke samping kanan dan ternyata kami sudah sampai di depan kelasnya.
“Kau melamun ya?” Sungmin Hyung memiringkan kepalanya untuk melihat mukaku.
“A..ani, Hyung.. Ya sudah, aku masuk ke kelas ya..” Dia mengangguk pelan dan masuk ke kelasnya.
“Ah ya, Hyung..” cegatku.
“Ne?” Sungmin Hyung memunculkan kepalanya dari balik pintu.
“Pulangnya jangan kemana-mana, nanti aku jemput kesini” Dia memutar kedua bola matanya.
“Arraseo, Kyumma” ejeknya. Yah.. Dia selalu memanggilku Kyumma (Kyu Eomma) kalau aku sudah begini. Aku hanya bisa tersenyum lalu membalikkan badanku, kembali ke tujuanku semula, kelas X-1. Tidak ada yang tahu mengapa aku over protective kepadanya. Dia.. Sungmin Hyung mempunyai suatu phobia dan parahnya, hari ini tanggal 31!
Orang-orang mungkin akan menganggapku aneh. Di saat mereka semua menyiapkan malam tahun baru, aku harus menguras otak memikirkan cara melindungi Sungmin Hyung. Memang, seharusnya aku tidak perlu repot-repot mengurusinya, tapi.. Bagaimanapun, semua yang terjadi padanya dua tahun lalu adalah salahku. Salahku sehingga Sungmin Hyung phobia terhadap.. Ulang Tahunnya sendiri.
Selama 2 tahun ini, aku berusaha menutupi hari ulang tahunnya dari semua orang di sekolah.. tidak, bahkan tidak ada satu orang pun yang mengetahui ulang tahunnya kecuali aku dan adikku, Cho Jino. Lalu, kemana keluarganya? Haah.. Sungmin Hyung itu.. Sebatang kara. Dan akulah penyebabnya. Akulah penyebab kedua orang tuanya meninggal. Shit! Aku benci pada diriku sendiri kalau sudah mengingat
2 tahun yang lalu..

Flashback

“Hey, Kyu.. Kau tahu hari ini ada murid baru?” tanya sahabatku, Key.
“Molla”
“Menurutmu cewek apa cowok?” tanyanya lagi.
“Molla”
“Kyu, kau menyukaiku?”
“Moll– ya! Apa maksudmu, Kim Kibum?” Kyuhyun yang tadinya asyik membaca buku segera menutup bacaannya karena mendengar pertanyaan Key.
“Hehe, bercanda, Kyu-kyu.. Abis, daritadi aku tanya jawabanmu molla molla terus” Key memanyunkan bibirnya.
“Ya ampun, dengar Key.. Aku tidak peduli dia mau cewek atau cowok. Toh, aku ga ada urusan ama dia” jawab Kyuhyun enteng. Key bersiap memarahi Kyuhyun lagi, tapi bel masuk keburu berbunyi dan guru pelajaran pertama sudah masuk ke kelas.
“Annyeong haseyo, mungkin kalian semua sudah dengar hari ini akan ada murid baru” Kim Songsaenim melirik anak di sebelahnya.
“Silahkan perkenalkan dirimu” titahnya.
“Annyeong. Kim Jonghyun imnida, manaseo bangapseumnida” cowok di depan kelas membungkukkan badannya hormat.
“Baik, silahkan kau duduk di sebelah Kibum yang duduk di pojok itu, Jonghyun..” Jonghyun mengangguk dan berjalan ke tempat duduk kosong di sebelah Key.
“Annyeong, Jonghyun imnida. Yoroshiku ne” ucap Jonghyun ramah. Kyuhyun menoleh ke belakang, dan saat itu, dia tidak menyadari..
“A-annyeong, Kim Kibum imnida, panggil saja Key. Yoroshiku mo”
..Kedua pipi Key bersemu merah.

Seminggu kemudian..
“Aku menyukai Jonghyun” curhat Key tiba-tiba.
“MWO?” Kyuhyun yang sedang bermain game di PSPnya langsung tercengang.
“Aku menyukai Jonghyun, Cho Kyuhyun.. Aish, makanya, jangan pacaran dengan PSP ketika sahabatmu berkunjung ke rumah, GameKyu..”
“Tapi, bagaimana bisa?” Kyuhyun menghiraukan nasihat Key, lebih tertarik dengan pengakuannya.
“Bisa saja. Dia itu baik, tampan, enak diajak ngobrol dan selama seminggu ini kita bertiga selalu bersama bukan? Kurasa aku bisa merebut hatinya” pede Key.
“Hwahaha, jangan terlalu percaya diri, sahabatku yang lagi kasmaran” Kyuhyun mencubit kedua pipi Key yang menggembung.
“Ya! Jangan mengejekku, kau juga.. Bagaimana hubunganmu dengan Sungmin Hyung?” goda Key. Kyuhyun membeku.
“Hahahahahahaha” Key tertawa melihat ekspresi langka yang dikeluarkan sahabatnya itu.
“Ba-bagaimana kau ta-tahu?” sekarang, Key tertawa makin keras karena Kyuhyun punya nickname baru, Kyuhyun gagap.
“Berhenti tertawa! Aish..” Kyuhyun mulai berkacak pinggang.
“Mian.. Haha.. Mian.. Ekspresimu.. Haha” Key melirik Kyuhyun yang bermuka semakin masam. “Haha.. Oke oke.. Aku berhenti tertawa” Key menyusut sisa air di sudut matanya. Kyuhyun menatapnya, meminta penjelasan.
“Cho Kyuhyun.. Mulai hari pertama kau bertemu secara tidak sengaja dengannya di gedung SMA, aku sudah tahu kau menyukainya” Kyuhyun menautkan alisnya, tidak mengerti.
“Kau ingat? Seharian itu kau bahkan tak bisa konsen di pelajaran matematika sampai Park songsaenim terus-terusan menegurmu”
“Hanya karena itu?” Kyuhyun merasa tidak puas.
“Ketika 3 hari yang lalu kau mendapatkan nomor teleponnya, kau tak henti-hentinya mengirimi dia SMS, BabyKyu..” Key mulai gemas, bagaimana bisa sahabatnya ini tidak menyadari kalau dirinya mengetahui perasaan Kyuhyun terhadap Sungmin yang notabene adalah kakak kelas mereka.
“Hah.. Memang sulit menyembunyikan apapun darimu, Key eomma” Kyuhyun menelentangkan badannya ke kasur.
“Lalu, aku.. Harus bagaimana, Key?” tangan Kyuhyun terbang di udara, berusaha menggapai langit-langit kamarnya.
“Bagaimana apanya? Show him your love, BaboKyu..” yes! Dan Key punya 2 nickname baru untuk Kyuhyun hanya dalam waktu kurang dari setengah jam.
“Tapi, bagaimana? Aku tidak kaya, aku tidak bisa memberinya apapun, aku baru saja mengenalnya dan bagaimana kalau aku..” Key menempelkan telunjuknya di bibir Kyuhyun.
“Just be yourself, Kyu.. Aku yakin Sungmin Hyung akan menyukaimu. Kau itu baik.. Dan kebaikanmu yang membuatku terus bertahan berada di sampingmu. Sungmin Hyung juga baik. Dia pantas untukmu. Kalian akan saling melengkapi.. Dan aku bisa menjamin ini semua karena.. Aku sahabatmu. Believe me, Kyu?” Kyuhyun tersenyum mendengar penuturan Key. Sedetik kemudian, Kyuhyun membawa Key ke dalam pelukannya.
“Terima kasih..” bisiknya tulus.

31 Desember 2008

Kyuhyun dan Key membatu.
“Pa-pardon?” tanya Key.
“Aku menyukai Sungmin Hyung” jawab Jonghyun.
Ingin sekali Kyuhyun menjerit saat itu.. tapi, Key juga sama. Dia pasti merasakan apa yang Kyuhyun rasakan. Kyuhyun menoleh ke arah Key, matanya sudah berkaca-kaca.
“Ba-bagus, Jjong.. Di-dia.. Ani, Sungmin Hyung memang baik..” Key melirik Kyuhyun.
“Begitukah? Syukurlah! Aku akan menembaknya besok, saat hari Ulang Tahunnya. Bagaimana menurut kalian?” Key tidak bisa bersuara.
“Rencana yang bagus” ucap Kyuhyun. Key tercengang dan kembali menatap Kyuhyun. Kyuhyun tersenyum miris ke arahnya.
“I-iya.. Rencana yang bagus” jawab Key akhirnya.

10.00 PM
“Aku sedang menuju ke rumahnya” ucap suara di seberang. Key terdiam
“Key? Kau masih disana?” suara itu bertanya khawatir.
“Ah, n-ne, Jjong.. Kenapa?”
“Aish.. Daritadi kau tidak mendengar apa yang ku katakan?” kesal Jonghyun.
“Maaf, Jjong.. Aku.. Aku..”
“Kau tidak senang, Key?” Key terdiam, hatinya mengatakan tidak! tapi, tidak mungkin kan dia mengatakan itu saat sahabatnya sedang bersuka cita?
“Tidak, tentu saja aku bahagia, aku bahagia untukmu, Jjong..”
“Syukurlah.. Kau memang sahabat terbaikku, ani.. Kyuhyun juga.. tapi kau setingkat di atasnya haha. Kau sahabat specialku” Key tersenyum sedih.
“Ya, aku sahabatmu.. Sahabat specialmu” ulang Key.
“Ya sudah, sekarang sudah malam.. Kau istirahat dan doakan aku supaya diterima ya hehe. Annyeong, Key..”
Jonghyun menutup sambungannya.
“Annyeong, Jjong..” Key menangis. Air matanya sudah tidak bisa ditahan lagi. Air itu jatuh pada sebuah benda yang berkilau terkena cahaya bulan.

11.00 PM
“Annyeong, Tante Kim..” sapa Kyuhyun.
“…”
“Tidak, Key tidak main ke rumah saya, tante..”
“…”
“Tante tidak usah khawatir..” Kyuhyun memandang bulan di luar kamarnya. “Saya akan mencari Key, mungkin saya tahu dia ada dimana”

Suara kembang api di langit terus menggema
orang-orang meniup terompetnya..
Bersuka cita..
Jalan-jalan dipakai untuk berpawai
Tawa keluarga yang hangat
Dan bulan masih menampakkan dirinya..
Bulan purnama..

12.00 PM
1 Januari 2008
Semua kejadian itu begitu cepat.
Kyuhyun terpaku mendapati dua orang tergeletak tak berdaya di depan ruang tamu rumah Sungmin.
Kyuhyun beranjak ke lantai dua, kamar Sungmin.
Disana, terdapat Key yang sedang memegang sebilah pisau.. Berlumuran darah, mengarahkannya tepat di depan wajah Sungmin yang menangis.
Pisau itu.. Dengan cepat berbalik arah, menikam jantung Key. Key membunuh dirinya sendiri. Tepat di depan mata Sungmin dan Kyuhyun melihat semuanya.
Semua begitu cepat.. Terlalu cepat..
Pukul 12.01 PM, ada telepon dari Rumah Sakit Seoul.
Jonghyun meninggal..
Leukimianya sudah tidak bisa berkompromi lagi dengan tubuhnya yang terus melemah.
1 Januari 2008
Semuanya terlalu cepat..
Apalagi untuknya, untuk Sungmin..
Pada hari Ulang Tahunnya, dia harus kehilangan ke empat orang yang disayanginya.
Untuk selama-lamanya..

Sejak saat itu..
Kyuhyun memutuskan pindah ke sebelah rumah Sungmin.
Memberinya support sampai akhirnya dia bisa bangkit.
Tapi, phobianya terhadap ulang tahunnya, tanggal 1 Januari.. belum kunjung sembuh.
Dan yang bisa Kyuhyun lakukan hanyalah.. ‘menyembunyikan’ tanggal 1 Januari..

Flashback end

“Tuh kan melamun lagi” protes Sungmin sambil mengerucutkan bibir mungilnya.
“Ah, mian.. Hyung.. Aku tidak melamun kok hehe” Kyuhyun tersenyum canggung. Sekarang, mereka berdua sedang dalam perjalanan pulang ke rumah.
“Nah, sudah sampai, Kyu..”
“Ne, aku pulang dulu, Hyung..” Sungmin melangkahkan kakinya masuk ke rumah.
“Sudah cukup, Kyu..”
“Eh?” Kyuhyun menoleh, tapi tidak ada siapapun disitu.
Suara tadi, Kyuhyun yakin itu suara Sungmin.
‘Cukup? Apanya yang cukup?’

11.59 PM
“Hyung, bisa berhenti mondar mandir? Aku pusing melihatmu, seperti setrikaan” Jino sedang merakit sebuah rangkaian robot dan merasa terganggu oleh Kyuhyun.
“Mian.. Ehm, Jino.. 1 menit lagi..”
“Aku tahu” potong Jino. “Kalau kau mengkhawatirkannya, temui dia. Gampang kan?” lanjut Jino cuek. Kyuhyun tampak menimbang.
“Baiklah, aku pergi dulu..”
“Hm” Jino melambaikan tangannya malas, tak melepas pandangannya dari alat-alat elektronik di depannya.
Krit.
“Su-Sungmin Hyung?” Kyuhyun terkaget, baru saja dia membuka pintu rumahnya dan orang yang ingin Kyuhyun temui ternyata ada di balik pintu.
“Annyeong, Kyu.. Mau temani aku?” pinta Sungmin ramah. Dan sebelum Kyuhyun menjawab, Sungmin sudah menarik tangannya menuju.. Taman.
Kyuhyun bingung, di taman pasti banyak orang yang sedang merayakan Tahun Baru. Bagaimana jika Sungmin menyadari kalau sekarang sudah tanggal 1 Januari?
Tapi, keraguan Kyuhyun mulai lenyap.
Malam itu, Sungmin mengajaknya makan es krim di taman, menaiki wahana yang memang hanya ada ketika hari-hari besar dan melakukan kegiatan menyenangkan lainnya.
“Hahaha tuh kan ga kena lagi” Sungmin puas menertawakan Kyuhyun yang sedang berusaha menembak botol-botol bergerak untuk mendapatkan hadiah boneka beruang putih berukuran besar.
“Diam kau, Hyung.. Satu kali lagi. Kali ini aku pasti akan mendapatkannya. Jangan panggil aku GameKyu kalau permainan kecil seperti ini saja kalah” ambisi Kyuhyun semakin meningkat ditambah emosinya.
“Sudah, Kyu.. Aku ingin ke satu tempat lagi sesudah ini. Ayo!” Sungmin menarik tangan Kyuhyun sementara Kyuhyun cuma bisa mengomel karena masih penasaran dengan permainan itu.

03.00 AM
Sungmin membawa Kyuhyun ke.. Tempat Pemakaman Umum.
Kyuhyun sudah berulang kali bertanya pada Sungmin untuk apa mereka kesini, tapi yang ditanya tidak menjawab.
Sungmin jongkok di depan 2 buah batu nisan, nisan orang tuanya.
Kyuhyun semakin bingung.
“Maafkan aku baru mengunjungi kalian sekarang setelah 2 tahun.. Aku merindukan kalian. Jeongmal.. Tapi, aku sudah mandiri sekarang dan ada Kyuhyun menemaniku” Sungmin tersenyum kepada Kyuhyun lalu berbalik memandang batu-batu nisan itu lagi.
“Aku tahu kalian pasti sudah memaafkannya tapi.. Aku ingin mengatakannya. Dari dulu. Tolong, maafkan Key.. Dia orang baik. Hanya mungkin saat itu dia khilaf.. Key dibutakan oleh cintanya pada Jonghyun. Tapi kujamin, dia tidak bermaksud.. Membunuh kalian. Ah, air mataku susah sekali ditahan..” Sungmin berhenti bicara lalu mengusap air matanya.
“Aku.. Selalu mencintai kalian” Sungmin beranjak dan menarik tangan Kyuhyun lagi. Kyuhyun sudah pasrah, tidak berkomentar.
Sungmin berhenti di depan 2 buah batu nisan lainnya.
“Annyeong.. Jjong.. Annyeong.. Key..” Sungmin mengusap batu nisan itu bergantian lalu berjongkok diikuti Kyuhyun.
“Apa kabar? Maaf aku baru bisa menemui kalian.. Tidak seperti Kyuhyun yang setiap minggu kesini hehe”
‘Darimana dia tahu itu?’ batin Kyuhyun.
“Hm.. Key, kau ingat ketika aku memberitahu kalau Jonghyun tidak menyukaiku? Dia menyukaimu, ani.. Dia mencintaimu dan dia harus membohongi perasaannya karena penyakitnya? Kau menangis.. Kau berkata kalau aku bohong. Tapi, justru tangisan itu yang membuatku mengetahui kalau kau tahu aku tidak berbohong. Hah.. Dia sengaja, Jjong tahu umurnya sudah tidak panjang. Makanya, dia tidak ingin membuatmu kehilangan dirinya. Dia membuatmu sakit hati agar kau membencinya. Ah.. Tidak penting mengingat itu. Tapi, kurasa pilihanmu memang bersamanya ya, Key? Keputusanmu itu membuat aku dan Kyuhyun kehilanganmu. Tapi, selama disana kau bahagia. Bahagia bersama Jonghyun. Aku senang.. Aku akan selalu mendoakan kalian, karena buatku.. Kalian sahabat yang tidak pernah tergantikan. Benar kan, Kyu?”
“N-ne..” Sungmin menyeka air matanya lagi.
“Kyu, aku.. Aku mencintaimu” tembak Sungmin cepat.
“Mwo?” Kyuhyun membelakakan matanya lebar. Sungmin menarik nafas panjang.
“Saranghaeyo, Ai shiteru, Wo ai ni, I love you, Cho Kyuhyun..” teriak Sungmin.
“Hsh..” Kyuhyun membekap mulut Sungmin, menengok ke sekitar. Berharap tidak ada yang mendengar.
“Ini kuburan, Hyung..”
“Hmph hmph” Kyuhyun melepaskan bekapannya.
“Aku tahu.. Tapi aku berjanji.. Padanya.. untuk menembakmu di depan nisannya” Kyuhyun melirik mata Sungmin dan menemukan nisan Jonghyun di pantulan matanya.
Kyuhyun tersenyum.
“Dia orang yang baik, Key.. Dan memang tampan. Dia cocok untukmu karena kau juga baik. Itulah yang membuatku betah berada di sisimu. Aku menjamin itu semua karena aku.. Sahabatmu. Believe me, Key?” angin tiba-tiba berhembus lebih kencang. Kyuhyun tersenyum melirik Sungmin yang juga tersenyum kepadanya.
“I love you more, Hyung..” jawab Kyuhyun akhirnya.
Kyuhyun membawa Sungmin ke dalam pelukan singkat.
Sejurus kemudian, Kyuhyun sudah mendekatkan wajahnya. Bibir mereka tinggal tersisa beberapa senti. Sungmin menutup matanya dan bibir mereka pun bertemu. Kecupan hangat penuh perasaan.
“Nah, sekarang.. Jangan kau sembunyikan lagi. Aku ingin mendengar kata itu dari mulutmu” ucap Sungmin setelah ciuman mereka berakhir.
Kyuhyun tersenyum sambil mengusap pelan pipi Sungmin.
“Saengil Chukkae, Lee Sungmin..”

END

For my beloved Danhobak.
Tanjoubi omedetou ne
Genie for ur wish
Genie for ur dream
Thanks for fill my days with you
Saranghaeyo..
Jeongmal..
I want all the best for you and ofc for Suju
Stay healthy and keep smile!
I hope someday we can meet each other and i can tell you how much I Love You

With Love,

♥ akasviel ♥

Advertisements

11 responses to “[SUNGMIN’S BIRTHDAY] Special 1st January in 2011

  1. Very nice ff!
    Yeah, its our danhobak day!
    Hope he can meet us

  2. huehh sayah nangis ?? nangis ?? #plakk *abaikan anak labil XD

    ngena bgt dahh, agag ngakak dikit Kyu gagap kkkk~

    daebak chingu ^^bb
    this is nice ff 4 uri danhobak day ^^

  3. aqu juga gag tau #elap air mata pake keset (?)
    but over all this ff is really2 nice chingu ^^
    hidup danhobak ^^9

  4. aaah sedih amat itu jongkey pada mati 😦
    ceritanya so sweet thor haha

  5. Pingback: [AUTOMATIC UPDATE] My Master List! | @SungminELF è felicità

  6. Ciri khas aka banget…ceritanya gak ketebak,bahkan tadi aQu salah tebak! XP
    DAEBAK!! d^^
    kirain mah jjong beneran suka umin?tau2…gak nyangka jjong berbuat itu demi key,sayang key udah gelap mata jadi bunuh bumonim umin…bener2 gak nyangka ceritanya bakalan ‘suram’ begitu,kirain suasana sekolah yang ceria…suka lah pokoknya XD

  7. daebak ff
    fight admin jang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s