[SHINee Couples] Key and his wishes Part 3


author : akasvieland

“Pagi..”
“Pagi, Key..” sapa Onew.
“Loh, mana Jjong?”
“Ngapain kamu nanya dia? Tanyain aku kek” cibir Onew jealous.
“Lah, Hyung kan ada disini, ngapain aku nanya Hyung? -.-a”
“Oh ya ya.. Hehe. Ehm.. Jjong lagi nyuci piring tuh. Tumben dia baik banget pagi ini. Udah masakin sarapan eh dicuci juga piringnya. Kayaknya lagi kesambet malaikat tuh setan satu XD” papar Onew panjang lebar.
“Kok dia ga ngebangunin aku sih? Kan harusnya aku yang masak”
“Meneketehe. Tapi, masakan Jjong enak loh.. Eh, lebih enak masakan kamu deh, Baby..” Onew memulai rayuan gombalnya, Key sweatdropped.
“Ya udah, aku ke Jjong dulu ya Hyung..” elak Key dan langsung kabur.
“Yah.. Key ga asik nih huh” Onew pun meneruskan acara datingnya bersama ayam.

@ Kitchen
“Jjong..” Key memunculkan kepalanya ragu dari balik pintu.
“Pagi, Key..” balas Jonghyun yang berdiri memunggungi Key sambil tetap terfokus pada tumpukan piring yang sedang dicucinya.
“Ehm.. Pagi..” Key menjawab ragu lalu berdiri di samping Jonghyun.
“Kok ga bangunin aku sih? Maaf ya jadi kamu yang masak”
“Haha, kamu kenapa jadi formal gitu? Kaya ke siapa aja!”
“Hehe.. abis.. Em, boleh aku tanya sesuatu ga, Jjong?”
“Hm” Jonghyun hanya berdehem, tinggal mengelap piring serta alat makan dan semuanya beres! pikirnya.
“Apa tadi pagi.. kau masuk ke kamarku?” Tanya Key hati-hati.
‘Sing’ Tangan Jonghyun berhenti mengelap gelas di tangan kirinya.
“Ah ya.. maksudku.. tadi.. aku.. yah.. kau tahulah.. dejavu” sambung Key terbata-bata.
“Tadi aku tidak tega membangunkanmu, jadi aku tidak masuk ke kamarmu Key. Memangnya dejavu apa?”
“Ehm.. itu.. Aku dejavu kau masuk ke kamarku lalu aku.. terus kamu.. ah, sudahlah. Mungkin aku hanya bermimpi hehe” Key menggaruk belakang kepalanya yang tak gatal.
‘Brush’ Tiba-tiba saja Jonghyun menyiram busa bekas cuci piring ke muka Key.
“Ya! Apa-apaan kau, Kim Jonghyuuuun~ Perih tahu!” Key menggesek-gesek matanya.
“Ahaha, nah.. seperti itulah Key yang aku kenal haha” Jonghyun tidak mempedulikan ringisan Key.
“Kau~ Argh! Akan kubalas kau!” Akhirnya, Jongkey perang lempar busa.
“Ahaha ga kena~ Weeek XP”
“Setan ini.. Aish, tunggu sampai kau bertekuk lutut padaku! Mwahaha”
“Coba saja kalau kau bi—Ya, awas, Keeey!”
BRAK! Key yang bernafsu memberi Jonghyun pelajaran malah tidak memperhatikan jalan dan akhirnya terpeleset busa yang berhamburan di lantai.
“Aw~”
“Kau ga apa-apa, Key?”
“Eh?” Betapa terkejutnya Key ketika melihat Jonghyun berada di bawahnya, melindungi Key dari benturan kepala di lantai.
“Harusnya aku yang tanya begitu! Kenapa kau melindungiku? Itu bahaya tahu! Kepalamu ga apa-apa kan?”
“Gitu doang si ga mempan bagi King Jonghyun yang hebat ini XD.. ga kerasa apa-apa kok. Ya sudah, yang penting kau baik-baik saja. Aku mau mandi ah, bau sabun. Kau juga mandi sana! Bau asem tuh” Jonghyun nyengir lalu membantu Key berdiri.
“Ih, aku wangi tahu!” Key mencium ketiaknya sendiri untuk memastikan.
“Haha. Kalau bau ya bau ajalah, oh, aku tahu,, mau mandi bareng ya? Wkwk” goda Jonghyun.
“Aish~” dan sebelum Key melempar sendalnya, Jonghyun sudah sukses kabur ke kamar mandi.
‘Dasar, setan satu itu.. haah… jadi, itu semua cuma mimpi ya?’
“Ya, apa yang kau harapkan, Kim Ki Bum?!” Key menggumam sendiri sambil menyingkirkan semua awan-awan yang ada di atas kepalanya.

***

“Jadi ada yang bisa kalian jelaskan dari surat kaleng ini?” tegas Kim Youngmin, Manajer SM pengganti Lee Sooman.
“Kurasa ini hanya gertakan, lagipula bukti yang dia maksud kukira hanya akal bulusnya saja. Kita tidak seperti yang surat ini katakan. Iya kan, Jjong?”
“….”
“Jjong! Hoy, kau dengar aku tidak?”
“Ah, eh iya Key.. tadi kau bilang apa ya?”
“Aish, aku tanya.. kita tidak sepeti yang surat ini tulis, iya kan?”
“I-iya benar haha” Key dan Youngmin saling tatap.
“Kau kenapa Jjong?”
“Kenapa? Memangnya aku kenapa? Eh, aku ada perlu sebentar. Bisa kita cukupkan saja pembicaraan ini?”
“Yah, kalau kalian rasa surat itu hanya gertakan, kalian boleh pulang. Tapi, mulai sekarang kalian harus lebih berhati-hati kalau sedang ada di dorm. Biarpun keamanan sudah ditingkatkan, tetap saja banyak paparazzi berkeliaran” nasehat Youngmin.
“Ne.. kalau begitu kami permisi” Key membungkukkan badan lalu berjalan keluar ruangan diikuti Jonghyun.
“Ah. Ada-ada saja orang jaman sekarang.. pake nulis surat ga mutu kaya gitu ckck” Key meregangkan tubuhnya yang terasa capek.
“…”
“Jjong, aish.. daritadi kau diam saja. Kenapa sih? Kau sakit ya?”
“Ti-tidak, emh.. kau pulang duluan ya, Key.. Aku ada janji sebentar. Dah~”
“Tungg— Ih, Anak ini kenapa sih? Ga kaya biasanya! Aku ikutin ah.. kayanya ada yang dia sembunyikan”

***
Jonghyun POV

Jonghyun dan Key, kalau foto memalukan kalian berdua tidak mau tersebar. Datanglah ke gudang penyimpanan makanan X dekat sungai Han sore ini. Kalau kalian tidak datang, kalian akan tahu akibatnya!

 

‘Sial! Apa foto waktu itu yang dia maksud? Tapi.. Mudah-mudahan ini benar-benar gertakan!’ batinku galau sambil terus berjalan.
Ehm.. Gudang yang dimaksud itu.. Disini kan? Tidak salah lagi!
Kriet..
Aku mencari sosok si pengirim surat itu.
Prok prok. Tiba-tiba saja terdengar suara tepukan tangan seseorang.
“Tidak kusangka kau datang, Kim Jonghyun.. Mana Kim Ki Bum? Oh! Aku tahu, kurasa sebagai ‘seme’ kau tidak akan membiarkan ‘uke’mu terlibat. Benar kan? Mwahaha. Menjijikkan sekali!”
“Kau! Kang Shinhwan..” Ya, aku tahu orang ini. Dia adalah wartawan yang selalu memberitakan hal tidak benar tentang artis-artis yang sedang naik daun.
“Sungguh sebuah kehormatan namaku dapat dikenal oleh bintang sepertimu haha”
“Langsung saja, apa yang kau inginkan?” aku sudah muak dengan semua basa-basi ini.
“Wah, inilah yang aku suka dari pria tegas sepertimu. Yah, kau tahulah.. aku butuh pengeluaran yang banyak untuk anak dan istriku”
“Mana foto yang kau maksud?”
“Oke, oke.. tenang.. Nih” Shinhwan mengambil sesuatu dari balik jasnya.
“Oh ya, percuma kalau kau hancurkan foto itu sekarang karena aku punya copyannya. Jadi, kuharap kau tidak macam-macam” seringainya.
Sial! Ini.. foto ketika Key menciumku!
“Berapa?”
“Ya?” orang ini pasti tertawa penuh kemenangan di dalam hatinya, munafik!
“Berapa yang kau mau?” jelasku.
“Hahahaha berapa yang kumau? Betapa pengertiannya dirimu.. Aku tidak butuh banyak, hanya 10 Milyar”
“Mwo? Gila! Itu tidak masuk akal. Kau—“ aku mencrengkram kerah jasnya.
“Itu harga yang sebanding untuk menyelamatkan popularitasmu. Kalau kau tidak bisa membayar.. Kau akan melihat foto itu terpampang di seluruh surat kabar besok”
“Shit!” Tidak ada gunanya bernegosiasi dengan setan ini! Tapi, aku tidak punya uang sebanyak itu. Apa yang harus kulakukan?
“I’m genie for your world!” Tiba-tiba aku mendengar teriakan seorang yeoja.
BRUK! Shinhwan ambruk. Ada apa ini? Kenapa kepalaku berat sekali. Kurasa aku akan pingsan.
“Untung sempat” dan suara itu adalah hal terakhir yang aku ingat sebelum semuanya gelap.

Jonghyun POV End

“Bagaimana, Tuan?”
“Sepertinya sebentar lagi juga dia sadar” Key menidurkan Jonghyun di kasurnya.
“Taeyeon..”
“Ya, tuan?”
“Kenapa kau masih disini?” ujar Key risih.
“Aku khawatir dengan Tuan Jonghyun, Tuan..”
“Hah.. Yah.. dia ini selalu saja menghadapi persoalan seorang diri. Padahal kan ini menyangkut aku juga”
“Dia terlalu menyukaimu, Tuan..” Taeyeon tersenyum lembut.
“Eh? Apa maksudmu?”
“Bisa kudengar dari degup jantungnya, dia benar-benar menyukaimu. Tuan juga.. mulai menyukainya bukan?” Key terdiam.
“Tapi, kalau aku bersamanya, hanya akan membuatnya sengsara seperti ini. Kita memang tidak ditakdirkan bersama”
“Ani, tuan.. menurutku, yang namanya perasaan saling menyukai adalah anugerah dari Tuhan. Kita tidak bisa tahu kapan rasa itu datang dan kepada siapa rasa itu muncul. Kalau Tuan merasa nyaman bersamanya, maka dialah orang yang paling tepat untukmu, Tuan..” Key tampak mencerna kata-kata Taeyeon.
“Tapi, kalau permintaanku sudah habis.. aku tidak bisa lagi menyelamatkan Jonghyun di saat-saat terdesak seperti tadi”
“Kalian bisa melawannya bersama. Tidak akan ada yang bisa mengalahkan rasa cinta, Tuan..”
“Tapi..”
“Tidak ada tapi-tapian, Tuan”
“Hah.. baiklah..” Key mulai menggosok kepalanya.
“I am genie for you boy, I am genie for ur wish. Magnae Seohyun imnida. Manaseo bangapseumnida”
“Seohyun!” seru Taeyeon semangat.
“Ah, Eonnie! Kenapa eonnie belum kembali ke dunia jin?” Mereka berdua pun berpelukan sambil bercengkrama ala wanita. Sementara itu, Key memandang wajah Jonghyun yang belum tersadar., menyingkap poni di keningnya lalu mengelus pelan kepala Jonghyun. Key menatap miris Jonghyun tapi, sedetik kemudian ia mengeluarkan senyum dengan terpaksa.
“Ya, Seohyun.. aku ingin kau mengabulkan permintaanku”
“Baik, Tuan.. Hehe, sampai lupa. Gara-gara Eonnie nih!”
“Ko nyalahin aku sih?” seru Taeyeon tak terima.
“Ya sudahlah.. apa permintaanmu, Tuan?”
“Aku..” Key menatap sekilas Jonghyun lalu tersenyum, hatinya sudah mantap.
“Aku ingin Jonghyun menjadi pria normal yang menyukai wanita. Buatlah dia hidup bahagia dengan wanita itu”
“APA?” Taeyeon tidak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar.
“Aku tidak bisa, Tuan.. Kami dilarang mencampuri urusan seperti itu. Nanti kami menyalahkan kehendak Tuhan, Tuan..” Seohyun berusaha membatalkan keinginan tuannya itu.
“Aku mohon, akan kulakukan apapun asal kau mengabulkan permintaanku yang ini. Kumohon” Key bersimpuh di depan kedua jin itu. Seohyun memandang Taeyeon.
“Sebenarnya.. ada satu cara” gumam Taeyeon tak ikhlas.
“Eonnie!”
“Sudahlah, Seo.. tidak ada gunanya lagi. Lelaki ini sudah menyerah. Bicara dengannya hanya akan membuang waktu”
“Jadi, apa cara itu?” Tanya Key.
“2 permintaan terakhirmu akan hangus dan kami tidak akan bisa mengabulkan permintaanmu lagi”
“Hanya itu?” Seohyun menatap sedih Key.
“Dan.. mungkin.. ingatannya tentang kenangan kalian berdua selama ini akan hilang, Tuan..”
“Bagaimana? Kau masih mau nekat, Tuan?” tantang Taeyeon. Key tak bersuara, hatinya bimbang.. Memikirkan Jonghyun melupakan semua tentang mereka membuat sesak di dadanya. Tapi.. membiarkan perasaan mereka berdua melebur juga akan menyakiti berbagai pihak, terutama Jonghyun. Key tidak ingin merusak masa depannya.
“Ya, asal dia akan bahagia. Walau hanya aku yang masih bisa mengingat semuanya. Aku rela.. karena bagiku.. Jonghyun itu spesial” Key tersenyum penuh ketegaran. Taeyeon tercengang, tebakannya kalau Key tidak berani mengambil resiko ini meleset sudah.
“Kalau begitu, siapa wanita yang ingin kau pilih untuk bersamanya, Tuan?” Seohyun tidak punya pilihan lain kecuali mengabulkan permintaan Key.
“Hm..” Key menopang dagunya.
“Siapa wanita idealmu, Hyung?” Tanya Jonghyun kepada Onew ketika shooting Hello Baby.
“Shin Se Kyung..” sambung Key pelan.

To Be Continued..

Advertisements

14 responses to “[SHINee Couples] Key and his wishes Part 3

  1. huaaaa. yang sad nya belum dapet feel nya aka!!
    hehe

  2. Haduh..haduh..knp key mnta yg aneh2??gr2 g mau jjong sengsara lg dy jd ingin jjong g suka sm dy lg,malahan mau d bkin suka sm cwek itu,,g rela..T.T
    Itu lg wartawan gila bs2x dpt fto jongkey yg lg mesra gtu..hehe..

  3. Pingback: [AUTOMATIC UPDATE] My Master List! | @SungminELF è felicità

  4. kenapa ada Sekyung diakhir-akhirnya sih?! neybelin~! aigoo~ kenapa gak JongKey aja~!! aigoo~ kenapa lagi Taeng unnie nyetujuin~ aigoo~
    hhhaaaa~
    aku langsung baca part selanjutnya~! sekyung awas kau~! #plak

  5. Onjongkey2min

    lah si SSK masuk ==” key apaan sih mintanya , euhh kasian jjong d.satuin ma SSK !

  6. huwaa kok ada SSK sih ? key ada” aja dah permintaannya ==”

  7. idih itu key knpa?
    so iye bgt deh,,,ntar nyesel loh,,,
    biarin aja deh biar dya mnderita,,,hohoho
    pngn liat key mnderita

  8. Mwo?
    Shin sekyung??
    Andwaeyo…shirheoyo…>,<
    Hwueeee…hatiku sakit…#PLAK

    *lanjuut k next part*

  9. heu , ada sekyung deui ,,
    si sekyung tuh knpa sih ngeganggu jongkey trus .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s