[KYUMIN] Most Wanted Part 4


author : akasvieland

Sungmin POV

“Tidak pernah kupikirkan kalau aku akan mengendap-endap sebagai mata-mata di kantorku sendiri seperti ini..” gumamku pelan. Ya, sekarang aku ada di markas FBI, tentunya markas rahasia yang hanya diketahui oleh orang-orang FBI hahaha. Entah kenapa untuk sesaat aku merasa sangat bangga. Aish, Lee Sungmin.. Kau ada disini bukan sebagai mata-mata kepercayaan FBI. Camkan itu!
“Kenapa kau?” aku melihat seseorang baru saja keluar dari markas. Wajahnya kelihatan kesal.
“Aku disuruh keluar sama Bos, padahal aku kan ingin menyiksa anak itu! Argh” ucap orang itu kepada orang yang sedang menjaga gerbang FBI, kalau aku tidak salah mengingat.. Si penjaga gerbang itu namanya Siwon dan orang yang baru keluar itu.. Kangin! Ya, namanya Kangin.
“Haha, kau itu maniak kekerasan, Hyung!” ucap Siwon sambil tertawa kecil.
“Aish, sudahlah.. Aku mau keluar dulu sebentar” Kangin mengangkat kelima jarinya lalu berjalan sambil sesekali tetap menggerutu kesal.
“Kangin..” aku menyeringai kecil “It’s show time!”
Aku mengeluarkan beberapa perlengkapan menyamar yang entah dari mana datangnya, ya jangan merasa bingung.. Aku adalah mata-mata dan aku punya berbagai cara untuk menyembunyikan jati diriku.
“Tidak buruk” ucapku mematut di depan cermin kecil yang kuambil dari saku celanaku.
“Ehm.. Kangin imnida” Setelah memplagiat muka Kangin, aku mencoba menyamakan suara Kangin.
“Sempurna” ujarku senang. Aku pun berjalan tenang ke arah markas FBI.
“Kangin Hyung, cepat sekali kau sampai? 8ukankah kau pergi minum tadi?” tanya Siwon sedikit heran.
“Aku lupa membawa sesuatu” jawabku sewajar mungkin sambil berbahasa tubuh ala Kangin.
“Kau tetap ceroboh, Hyung..”
“Ahaha, biarkan.. Aku kan masih muda” aku ingat kalau Kangin sering mengatakan dirinya itu “muda” dengan kepercayaan diri tingkat dewa.
“Ne ne.. Narsismu itu perlu dikurangi, Hyung..”
“Biarlah, masa muda perlu dinikmati.. Ya sudah kalau begitu, aku masuk dulu ya..” Bodoh! Aku tersenyum penuh kemenangan saat aku berhasil menginjakkan kakiku di tempat ini.
‘Kyuhyun.. Dimana kau?’
“Kangin, kemana saja kau? Tadi ketua menghubungi, kau disuruh kembali ke tempat Bos.. Katanya kau dilarang meninggalkan tempat itu walau Bos yang menyuruhmu..”
“Ne..” kataku singkat, masih terlalu kaget dengan namja yang tiba-tiba membentakku ini. Ehm, namanya Teukie. Dia asisten di FBI jadi aku ingat namanya.
“Kangin, kau Kangin kan? Kau terlihat aneh.. Biasanya kau akan membentakku lebih keras kalau aku membentakmu seperti tadi” Gawat!
“Kau mau aku bentak hah? Dasar namja aneh!”
“Ternyata benar Kangin! Aku menyesal tadi sudah..”
“Sudahlah, aku akan ke tempat Bos..” aku memotong perkataan Teukie sebelum dia menyerangku dengan maki-makian dari mulutnya.
Tapi, untunglah.. Identitasku tidak terbongkar. Haah, aku berjalan setegap mungkin. Orang-orang yang berpapasan denganku jarang menyapa aku. Dulu kudengar, Kangin memang keras sehingga tidak ada yang berani mendekatinya apalagi memarahinya.. Ya, kecuali Teukie.
Aku terus berjalan menuju kamar di pojok ruangan. Kuharap ruang ‘sidang’ mini itu belum dipindahtempatkan.
Sayup-sayup kudengar suara cemoohan dari dalamnya.
“Bodoh! Kau benar-benar bodoh Cho Kyuhyun.. Kau benar-benar menganggapku kakakmu hah? Kau benar-benar menganggap kalau aku menyayangimu? Lelucon macam apa itu? Kau tidak berhak mendapat kebahagiaan.. Tidak kau, dan tidak juga anak-anak sialan itu” ternyata ini benar ruangan yang kucari tapi.. WTF? Apa yang baru saja kudengar? Aku menggeram di balik pintu. Ingin sekali aku masuk lalu menghajar orang yang tega membentak Kyuhyun seperti itu, tapi.. Waktunya belum tepat.
“Kenapa denganmu? Daritadi bisamu hanya menatap tajam ke arahku tanpa mengucapkan sepatah katapun? Apa kau sudah bisu, adik angkat sialan?” Dia.. Aku masih tidak percaya kalau yang Kyuhyun katakan dulu ternyata benar adanya.

===Flashback===
Kyuhyun dan Sungmin sedang menyiapkan siasat untuk ‘berperang’.
“Jadi.. Siapa orang itu, Kyu?” tanya Sungmin tiba-tiba. Kyuhyun sontak memberhentikan kegiatan mengetiknya lalu mengarahkan matanya menatap Sungmin.
“Apa maksudmu?” tanya Kyuhyun sambil mengernyitkan dahinya.
“Orang dalam, oknum FBI”
“M-mwo? Darimana kau tahu hal itu?”
“Mudah saja.. Ada beberapa petunjuk” ucap Sungmin yang semakin membuat Kyuhyun penasaran.
“Yang pertama.. Orang berIQ luar biasa genius sepertimu tidak akan mungkin melakukan kesalahan fatal”
“Kesalahan fatal?”
“Ya, kesalahan fatal yang kau lakukan adalah membiarkan FBI tahu IP addressmu”
Sungmin menyeringai melihat wajah Kyuhyun yang semakin bingung.
“Lupa menyembunyikan IP address adalah kesalahan dari seorang hacker pemula dan kau itu bukan hacker pemula.. Kau seorang cracker dan sangat handal”
“Hmph, boleh juga analisismu, Detektif Sungmin.. Lalu, alasan lainnya?” Kyuhyun tersenyum, mulai tertarik dengan arah pembicaraan Sungmin.
“Alasan kedua.. Kau pernah mengatakan kalau kau tidak akan mungkin melupakan hal yang pernah kau lihat walau kau hanya melihatnya dalam waktu 1 detik. Dapat kusimpulkan, kau adalah seorang dengan ingatan fotografis.. Benar kan, Kyu?”
“Ternyata kau menyadarinya. Lalu, apa hubungannya kemampuanku dengan petunjuk lainnya?”
“Perlu kau tahu, FBI tidak mempunyai catatan tentang kepribadian anggotanya. Apalagi masalah kecil seperti gambaran sifat anggota tersebut. Dan waktu itu kau bilang kalau kau ingat semua data anggota FBI kepadaku” Sungmin menghela nafas.
“Hanya ada tiga kemungkinan.. Pertama, kau asal menebak dataku. Kedua, kau menyusup ke FBI lalu menyamar dan tinggal beberapa jam disana untuk mengingat semua kepribadian anggota dengan ingatan fotografismu dan ketiga.. Ada orang dalam di FBI yang memberitahumu tentang data anggota FBI yang dengan kata lain ikut terlibat dalam kasus ini.. Atau mungkin, orang itu adalah otak dari semuanya…”
“Itu..”
“Aku sudah tahu, orang itu adalah orang dalam FBI dan juga dalang di balik layar kasus ini” Kyuhyun hanya bisa terdiam dengan penuh tanda tanya mendengar semua penjelasan Sungmin.
“Aku menyadari, sebelumnya ada orang lain yang tinggal di kastil ini dan dialah ‘orang itu’.. Aku menyadari hal itu ketika kau menyiapkan sarapan. Gerakan tanganmu terlalu kaku untuk seseorang yang tinggal bersama 4 orang anak kecil selama bertahun-tahun. Ottohke, Kyu?”
“Ne, kau benar..” jawab Kyuhyun pasrah.
“Nugu?”
“Dia.. Hangeng..” seketika raut muka Kyuhyun berubah sangar.
“Hangeng? Setahuku tidak ada orang bernama Hangeng di FBI”
“Memang.. Dia mempunyai kepribadian ganda dengan nama berbeda”
“Jadi?”
“Satu kepribadian lagi bernama.. Hankyung”
===Flashback end===

“Aku benci kamu, Kyu..” aku masih mendengar racauan Hankyung dari luar pintu.
“Aku benci kamu, aku benci hidupku dan.. Aku benci dunia ini” Aku merasakan nada getir dari suara Hankyung.
“Kalau dunia tidak tahu apa itu penderitaan..akan kubuat mereka mengerti, akan kukuasai dunia ini dan kuberikan rasa sakit yang teramat sangat untuk semuanya.. Mwahahaha” aku masih tidak mendengar suara Kyuhyun. Apa mulutnya dibekap? Pikirku mulai khawatir. Kyu..
“Baka!” ternyata Kyuhyun tidak dibekap.
“Kau adalah orang terbodoh yang pernah kutemui, Hangeng.. Kau begitu bodoh sampai-sampai aku ingin membunuhmu sekarang juga!” m-mwo? Apa yang akan dilakukan si bodoh itu?
BRAK! Kudobrak pintu kamar yang terkunci.
“Kyu!” terobosku masuk tanpa permisi.
“Siapa kau?” tanya Kyuhyun kaget ketika melihatku.
“Kangin?” tebak Hankyung.
“Ini aku..” aku yang baru menyadari sosokku yang berwujud Kangin segera melepas alat penyamaranku.
“Sungmin?!” jerit Kyuhyun dan Hankyung bersamaan. Kenapa harus kaget seperti itu? Memang aku hantu apa? Aku mendengus kecil.
“Ya, kau.. Mata-mata kesayanganku, Liburmu sudah selesai ya? Kalau begitu, aku perintahkan kau untuk membunuh orang ini sekarang juga!” perintah Hankyung sambil menjambak rambut Kyuhyun.
Kyuhyun tidak bergeming, Aku mengambil pistol lalu menarik pelatuknya. Hankyung tersenyum licik sambil memandang remeh Kyuhyun.
Ctak! Kuarahkan pistol tepat di pelipis Hakyung.
“Mwo? Apa yang kau lakukan Lee Sungmin? Aku ini bosmu, Hankyung!” wajah Hankyung terlihat ketakutan dicampur heran. Aku tersenyum kecil melihatnya.
“Aku sudah mengetahui kedok aslimu, Hankyung.. Ah, mian.. Maksudku, Hangeng..” ya, aku hampir lupa.. Sosok yang berdiri di hadapanku sekarang bukanlah Hankyung.
“Darimana kau ta– Sepertinya kau salah paham. Kyu, kau bermaksud mengadudombakan kita berdua, ya kan? Sungmin, jangan percaya apa yang dia katakan itu semua bo–”
“Percuma..” aku memotong ucapan Hangeng.
“Aku sudah punya buktinya”
“Bukti-bukti itu pasti rekayasa Kyuhyun! Sadarlah, Sungmin..”
“Maaf, tapi.. Kyuhyun tidak memberiku bukti apa-apa. Aku mencari buktiku sendiri. Sidik jarimu sudah kudapatkan dari komputer yang Kyuhyun gunakan untuk menjebol sistem keamanan negara..” aku memandang Kyuhyun sekilas.
“Aku juga tahu, kau yang berniat menang sendiri dengan licik membuka IP password Kyuhyun agar FBI bisa melacaknya dan setelah itu kau menyuruhku memata-matainya tanpa mengira kalau aku akan berpindah memihaknya”
“Tapi..”
“Bukti lain yang ada dalam komputer ruang bawah tanah punyamu. Kau tahu? Aku berhasil menjebol semua password dengan bantuan 4 anak kecil yang kuyakin kau sudah tau siapa mereka” Hangeng membuka mulutnya, hendak mengelak lagi.
“Sudahlah” potongku lagi.

To Be Continued..

Advertisements

5 responses to “[KYUMIN] Most Wanted Part 4

  1. Oh.. Hankyung! O.o

  2. Pingback: [AUTOMATIC UPDATE] My Master List! | @SungminELF è felicità

  3. tuh kan bnerrrrrrrrrrr xDxD
    tp agak aneh nih di part sblumnya kyu kan 250 iq nya
    kok gede amat. detektif aja paling cuma 180 :O

  4. Aich~
    gak nyangka gege jahat banget!
    Adik angkatnya sendiri dijadiin tersangka?tapi saiia tetep gak ngerti sandi2 untuk anak itu ==”
    gak dijelasin ya aka? U,U

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s