[KYUMIN] Most Wanted Part 2


author : akasvieland

Ketika berada dalam kamar Yewook, aku melihat Yesung yang tertidur pulas.
“Sat ap geul! Sat ap geul” teriak Yesung mantap.
“Maaf ya, Hyung.. Yecung suka ngigau cambil nyanyi.. Akhil-akhil ini dia demen banget ama mic ey” terang Wookie sok dewasa.
“Mic ey?” tanyaku kebingungan.
“Itu loh, Hyung.. Yang lagu balunya ai kan blet” jelas Wookie sambil menirukan gerakan lagu yang dia maksud.
“Oh.. Miss A maksudmu?” aku pun baru menyadari kalau tadi Yesung berteriak ‘Shut up girl!’
“Ne.. Kan tadi aku cudah bilang mic ey.. Gimana cih, Hyung ini..” Wookie menngembungkan pipinya, aku mencubit ‘balon’ itu gemas.
“Yasudah, ayo tidur..” Aku menggandeng tangan Wookie dan membawanya ke kasur.
“Celitain dongeng dong”
“Hah? Dongeng apa?”
“Cindelela”
“Cinderella?” ujarku memastikan, Wookie mengangguk.

15 menit kemudian

“Sang pangeran menemukan Cinderella lau mereka menikah dan hidup bahagia selamanya” aku mengakhiri ceritaku. Kutatap wajah Wookie yang tidak tidur juga.
“Ya, Wookie.. Daritadi kau tidak mendengar ceritaku ya?” ucapku yang baru menyadari kalau Wookie terus menatap wajahku tanpa berpaling daritadi.
“Aku dengal ko”
“Haah.. Oke, kalau begitu.. Tidurlah, tidak baik anak kecil sepertimu belum tidur jam segini.. Hyung juga ingin tidur” aku menaikkan selimut hingga menutupi tubuh Wookie.
“Selamat malam..” aku beranjak dari tempat tidur Wookie.
“Telimakacih cudah mempelcayai Kyuhyun Hyung, Hyung..” suara itu begitu pelan. Aku berbalik tapi, Wookie sudah tertidur.
‘Apa itu hanya halusinasiku saja?’

Sungmin POV end

Kyuhyun mengucek matanya sambil berjalan menuju meja makan.
“Sungmin? Sedang apa kau?”
“Ohayou, Kyuhyun.. Aku sedang menyiapkan sarapan”
“Lebih baik aku yang siapkan, bagaimanapun kamu ini tamu” larang Kyuhyun sambil mengambil alih spatula yang ada di tangan Sungmin.
“Ani, Kyu.. Aku tidak mau terus menerus merepotkanmu..”
“Tapi, Sungmin..”
“Jebal..” Sungmin mengeluarkan jurus puppy eyesnya.
“Haah.. Ya sudahlah..” ucap Kyuhyun pasrah.
“Gomawo, Kyu..”
Sungmin meneruskan kegiatan memasaknya sementara Kyuhyun diam di meja makan.
“Pagiiiii!!!” teriak Yesung keras sambil menuruni tangga.
“Huwaa.. Bau macakannya enak cekali!” ucap Henry tak kalah keras sambil berlari menyusul Yesung.
“Aku lapaaaal~” Kibum ikut menimpali.
“Ya! Kalian memalukan cekali!” umpat Wookie lagi-lagi sok dewasa.
Sungmin hanya tersenyum melihat kelakuan mereka itu.
“Hari ini Sungmin Hyung yang memasak untuk kalian..”
“Aciiik!” mereka berempat berhigh five ria sambil meloncat kegirangan.
“Akhilnya tidak ada lagi macakan gocong Kyuhyun Hyung!” syukur Yesung.
“Ya! Apa katamu? Awas kau! Beraninya mengataiku!” Kyuhyun menggendong Yesung lalu menggelitiki perutnya brutal.
“Hyahahahahaha maaf Hyung, hanya celingan di pagi hali” bela Yesung.
Anak-anak yang lain tertawa cekikikan melihat Yesung yang sedang ‘disiksa’.
Aku tertawa miris. ‘Haruskah aku merusak semua kehangatan ini ya Tuhan?’

“Sungmin..” panggil Kyuhyun lembut ketika mereka berdua sedang bekerja sama mencuci baju dengan menginjak-injakkan kaki di dalam jolang.
“Ne?”
“Terima kasih” kalimat itu begitu tulus, melesat keluar dari mulut Kyuhyun. Sungmin berhenti menginjakkan kakinya pada cucian lalu mendongak menatap wajah Kyuhyun.
“Untuk?”
“Segalanya. Padahal kau baru 2 hari tinggal disini tapi..” Kyuhyun memandang mata Sungmin semakin dalam.
“Kamu mau menemani adik-adikku dan membantuku. Kurasa kau adalah malaikat yang dikirim Tuhan untuk menunjukkan betapa adilnya Dia di saat aku rapuh dengan semua masalah yang menimpaku” Sungmin tidak dapat berkata-kata lagi.
“Aku akan menceritakan alasan kenapa aku tidak bisa keluar dengan bebas”
“Maaf, Kyu.. Aku mau ke toilet sebentar” ucap Sungmin dan langsung berbalik masuk ke kamar mandi.
Di dalam kamar mandi, Sungmin mengeluarkan air matanya. Ia menutup mulutnya dengan punggung tangan agar suara isakannya tidak terdengar keluar.
‘Aku bukan malaikat, Kyu.. Aku bisa saja menjadi ancaman terbesar untukmu. Aku bukan malaikat, aku ini Lucifer untukmu’ racau Sungmin.

Sungmin POV

Aku meminta izin keluar untuk membeli bahan makanan, Kyuhyun mengizinkanku sambil terus menasehatiku agar selalu hati-hati. Ya, aku tahu apa yang dia maksud. Aku pun tidak ingin semua orang tahu kalau Cho Kyuhyun si buronan Korea tinggal di kastil tua yang tertutup oleh tanaman rambat.
Haah.. Tinggal bersama mereka selama 2 hari mampu membimbangkan hatiku.
Aku tidak mengerti mengapa orang sebaik Kyuhyun adalah tersangka utama pencurian dokumen rahasia negara.
“Sungmin.” panggil seseorang.
Aku membelakakkan mataku. Orang itu berdiri di depanku sambil mengeluarkan ekspresi yang sulit kutebak.
“Bagaimana kelanjutan kasus Kyuhyun?”
“Hankyung..”
“Kau sudah menemukannya kan?” aku tertohok. ‘Skakmat!’ umpatku.
“Hah.. Kau ini kenapa Sungmin? Kau tidak mengangkat teleponku bahkan SMSku pun tidak kau balas.”
“Aku..aku..”
“Besok sudah hari ketiga dan para petinggi FBI terus mendesakku tentang kelancaran misimu”
“Maaf..”
“Besok adalah hari terakhir, apapun yang terjadi, kau harus menghubungiku. Arraseo?” Hankyung meninggalkanku yang masih berdiri mematung.
Ottohke? Aku harus berbuat apa? Apa mereka masih belum tahu tempat persembunyian Kyuhyun? Aku harap begitu.
Ya tuhan, kenapa harus aku yang menangani kasus ini? Aku tak dapat memungkiri kalau aku mulai menyayangi keluarga kecil Kyuhyun.

Sungmin POV End

“Aduh, kemana sih?” Sungmin mengacak-acak tas belanjanya setelah pulang.
“Ada apa?” tanya Kyuhyun.
“Kolnya hilang 1, Kyu..”
“Emang kamu beli berapa?”
“5”
“Kayanya tadi kamu salah hitung deh, Min.. Kol yang tadi kamu beli cuma 4 ko”
“Masa?”
“Aku ga mungkin lupa sama apa yang aku lihat walau aku cuma lihat hal itu selama 1 detik.”
“Hah? Maksudmu?” Kyuhyun sedikit kaget.
“Ah,aniyo.. Aku cuma bicara ngawur aja tadi, ga usah dipikirin..” Kyuhyun memaksakan bibirnya untuk tersenyum.
“Ya sudah, malam ini aku yang masak makanannya ya, Min..” lanjut Kyuhyun, tidak mau bicara lebih jauh. Sungmin pun segera membantu memotong wortel di samping Kyuhyun yang sedang sibuk mengaduk kaldu.
“Kau sudah tau jalan pulang, Min?”
CRAK.
“Aaaw!” Sungmin tidak sengaja memotong jari telunjuknya saking terkejut dengan apa yang ditanyakan Kyuhyun.
“Kau tidak apa-apa?” Kyuhyun memegang telunjuk Sungmin lalu menghisap darah yang keluar.
Setelah pendarahannya berkurang, Kyuhyun mengambil kotak first aid dari lemari lalu mengoleskan obat merah pada telunjuk Sungmin sebelum menutupnya dengan hansaplast.
“Cup” Kyuhyun menyium telunjuk Sungmin yang sudah diberi hansaplast, seolah itu adalah mantra agar luka Sungmin cepat sembuh. Wajah Sungmin memerah diperlakukan seperti itu oleh Kyuhyun.
“Eh, maaf.. Aku terbiasa seperti itu dengan adik-adikku.. Mereka masih kecil jadi..” Kyuhyun berusaha menjelaskan dengan gelagapan melihat wajah Sungmin yang menunduk.
“Ne, arra.. Gomawo Kyu..”
“Laih kali hati-hati. Lebih baik kau tunggu saja, aku yang akan menyelesaikan memasak makan malam”
“Aku masuk dulu ya, Kyu..”
“Oke, akan kupanggil setelah semuanya matang” jawab Kyuhyun. Sungmin berjalan lunglai menuju kamarnya.
Di dalam kamar, Sungmin terus memandang hansaplast yang terpasang manis di jari telunjuknya.
Sesekali dia tersenyum mengingat kejadian tadi.
Drrt.. Drrt..
Ia merasakan getaran dari arah sepatunya.
Segera diraihnya handphone pink yang berada di balik alas sepatu itu.
“Yeoboseyo”
“Apa ada peningkatan atas penyelidikanmu itu?”
“Mianhe, belum ada. Aku belum sempat menyelidiki lagi”
“Ya, kau belum sempat menyelidiki lagi karena asyik memasak makan malam dan bermesraan bersama Kyuhyun”
“Mwo?” Sungmin memandang ke sekitarnya.
“Kau ada dimana, Hankyung?”
“Itu tidak penting. Aku tidak mau tahu, besok setidaknya harus udah ada bukti berupa komputer atau apapun itu yang dia gunakan untuk menembus sistem keamanan”
“Tapi.. Aku sudah mencari dan aku tidak menemukannya dimanapun”
“Kau dapatkan bukti itu malam ini juga atau besok FBI yang akan turun tangan dan langsung menjebloskan Kyuhyun ke penjara”
“Mwo? Ta-tapi..”
“Selamat malam, Sungmin..” KLIK! Sambungan terputus.
“Ottohke? Nae ottohke?” Sungmin membenamkan wajahnya ke dalam bantal.
“Sungmin~ Makanan sudah siap!” teriak Kyuhyun dari bawah.
“Ne..” Sungmin berdiri menghadap cermin, merapikan dirinya lalu turun ke bawah dengan hati yang semakin gusar.

To Be Continued..

Advertisements

7 responses to “[KYUMIN] Most Wanted Part 2

  1. Sungmin..
    Kasian bgt kyuminnya T,T

  2. Hiyaaahhh,,bimbang..dilema..ckup 2 hari aja bkin sungmin dilema nentuin lngkah apa yg hrs dy ambil..apa yg bkal d pilih sungmin???mn dy sprtix mlai mnyukai kyu + adik2x itu..jd ikutan deg2an bacax..^^

  3. Pingback: [AUTOMATIC UPDATE] My Master List! | @SungminELF è felicità

  4. walah.. penasaran kyu slh apa yaa

  5. Minnie udah mulai jatuh cinta sama KYU tuch?tapi dilema…antara tugas n cinta…jiaaahh bahasa w? XP
    hankyung udah tau ttg KYU,mendingan kabur aja ming ajak KYU n ade2nya!
    Makin seruuuu…lanjut~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s