[KYUMIN] You Love My Brother, Oppa.. Part 2


author : akasvieland

Keesokan harinya..
“Kemana roomatemu, Sungmin?” Tanya Leeteuk.
“Seperti biasa, belum bangun.” Ucap Sungmin santai, tidak melepaskan pandangannya dari berita pagi yang sedang dia tonton.
“Bangunkan dia sekarang”
“Malas ah, Hyung.. Ntar juga bangun sendiri”
“Kita ada jadwal pagi ini dan hanya dia yang sama sekali belum mempersiapkan diri”
“Tap—ne..” Sungmin mencoba tidak menolak melihat death glare sepasang mata ‘angel’ padanya.

Sungmin’s POV
“Ya, Kyuhyunnie.. bangunlah..” Aku menggoyang-goyangkan tubuh magnae yang tidur bagai orang mati itu.
“Cho Kyuhyun.. ayolah, kita ada jadwal pagi ini..”
“Ng” Kyuhyun membuka matanya sedikit lalu duduk masih dengan nyawa yang belum terkumpul. Aku tersenyum, tidak biasanya dia mudah dibangunkan seperti ini. Kyuhyun memandangku.
“Ayo, mandilah..” Bukannya beranjak, dia malah tidur lagi. Ottohke? Ko malah tidur lagi sih?! Aku memandang heran Kyuhyun. Tiba-tiba sebuah lampu menyala di atas kepalaku, ku ambil alarm, meletakannya tepat di samping telinga Kyuhyun lalu..
RING DING DONG RING DING DONG
Aku menutup kedua telingaku, suara alarm itu begitu bising. Kuintip Kyuhyun, Mwo? Tidurnya sama sekali tidak terusik! Malah, dia sedikit mendengkur sekarang, menikmati masa-masa saat nyawanya melayang ke dunia mimpi. Haah.. Aku teringat para Hyungku yang ‘baik’ itu, mereka terkadang menyiram air untuk membangunkan member yang susah dibangunkan tapi, aku tidak tega.. Walau jahil kepada semua Hyungnya, Kyuhyun paling jarang menjahiliku.. lagipula, dia itu magnae dan Dongsaeng kesayanganku -.-. Aku menghela nafas pelan, Entah kenapa aku teringat cara Min eun membangunkan Kyuhyun kemarin. Aku memandang wajah Kyuhyun. ‘Glek’ sepertinya tidak ada cara lain. Aku menarik nafas panjang.
“Kyu~” Apa-apaan ini? Sejak kapan suaraku menggoda seperti ini?
“Ayo, Bangunlah chagi~” ucapku lagi. ‘Sret’ Kyuhyun tiba-tiba menarikku sehingga aku jatuh menindihnya, wajahku tepat di depan wajahnya.
“Aku tidak akan melepaskanmu lagi, Chagi~” Kyuhyun tersenyum evil dengan mata yang masih tertutup dan kedua tangannya melingkar di pinggangku.
“Bangunkan aku dengan morning kissmu, Baby~” ujarnya lagi membuatku mematung.
Chu~
Otakku masih loading memroses kejadian tadi.
“HYAAAAAAA~” aku mendorong keras tubuh Kyuhyun lalu langsung berlari keluar kamar.
Sungmin’s POV end

Siwon sedang menyikat giginya di westafel.
“Pagi, Hyung..” sapa Kibum mengucek matanya dengan piyama masih melekat pada tubuhnya.
“Pagi, Bummie..” Siwon tersenyum sambil menggeser tempatnya sedikit, mempersilahkan Kibum untuk berdiri di sebelahnya. Kibum lalu mencuci muka dan mengeluarkan peralatan menyikat giginya. Siwon mencuri-curi pandang pada wajah ‘baru bangun tidur’ Kibum yang menurutnya lebih segar dibandingkan udara pagi hari ini.
“HWAAAAA~” Tiba-tiba saja Sungmin menerobos di antara keduanya, dia lalu mengucurkan air dari westafel dan menggosok-gosokkan air pada mulutnya. Sibum yang sama-sama kaget hanya bisa melongo dan saling berpandangan melihat Hyung mereka itu.
“Kau kenapa, Hyung?” tanya Kibum.
“Bibirmu bengkak gara-gara dipipisin kecoa ya?” Siwon berbicara asal. Kibum memandangnya aneh.
“Kecoa kan sukanya pipisin mata, bukan bibir, Hyung =+= ckck”
“Ah iya.. kau pintar juga, Bummie..” Siwon menggaruk belakang kepalanya yang tak gatal. Sementara itu, Sungmin memandang wajahnya di cermin lalu meraba-raba bibirnya.
“Tolong suruh Kyuhyun mandi, kurasa dia sudah bangun tadi.. Aku mau mencari angin sebentar..” Sungmin berlalu meninggalkan Sibum yang masih kebingungan.

@ Backstage Super Junior
Kyuhyun duduk di sebelah Sungmin. Sungmin yang sedang melamun tidak menyadari kehadiran Kyuhyun.
“Hyung..” panggil Kyuhyun pelan. Sungmin melirik.
“K-KYUU?” teriak Sungmin yang baru sadar siapa orang di sebelahnya, membuat member lainnya menoleh ke arah mereka.
“Ya, kau! Kenapa berteriak seperti itu?” Kyuhyun menutup kedua telinganya sambil menggerutu kecil. Member lain kembali mengerjakan aktifitasnya begitu tahu tidak ada sesuatu yang buruk terjadi.
“A..mianhe” Sungmin menjawab sangat pelan dan singkat.
“Kau kenapa, Hyung?” tanya Kyuhyun. Sungmin tidak menjawab.
“Hyung..” panggil Kyuhyun sekali lagi.
“Ya, Lee Sungmin Hyung!” Kyuhyun memegang wajah Sungmin dengan kedua tangannya lalu membalikkan wajah Sungmin agar memandangnya. Sekarang kedua pasang mata itu saling bertemu, Kyuhyun menatap mata Sungmin dalam-dalam.
DEG!
“Kalau aku bicara, tatap mataku, Hyung!” ucap Kyuhyun tegas.
“A..aku..” Sungmin tidak tahu harus berkata apa.
“Ya, semuanya~ sudah waktunya kita tampil!” komando Leeteuk membahana di backstage Suju, Sungmin pun segera melenggang pergi, berusaha menjauhi Kyuhyun dan terus mengontrol jantungnya yang berdetak tak karuan.
‘Aneh’ batin Kyuhyun.

Malam harinya..
“Hyung, temani aku begadang minum soju ya?” pinta Kyuhyun.
“Maaf, Kyu.. aku tidak bisa. Aku capek sekali sehabis perform tadi” ujar Sungmin lagi-lagi tanpa memandang mata Kyuhyun.
“Hyung, sudah kubilang.. tatap mataku kalau kau sedang berbicara padaku” Kyuhyun menatap sinis Sungmin.
“Ne.. aku tidur duluan ya” Sungmin membalikkan tubuhnya memunggungi Kyuhyun.
‘Benar-benar aneh. Sungmin Hyung tidak pernah menolak kalau aku memintanya untuk begadang minum soju. Sebenarnya, ada apa dengan dia?’

Setiap hari setelah itu, Sungmin terus berusaha menjauhi Kyuhyun. Di kamarpun, Sungmin menghabiskan waktunya dengan membaca berbagai buku agar dia tidak bisa menatap mata Kyuhyun yang bisa membuat jantungnya berdetak tak karuan. Kyuhyun semakin kesal, dia berusaha mendekati Sungmin tapi Sungmin selalu mempunyai beribu alasan untuk menghindar.
‘Ya! Apa yang harus kau lakukan, Cho Kyuhyun?’ pikir Kyuhyun dalam hati. Sebuah ide melintas cepat di otaknya, dia berfikir sejenak sampai akhirnya senyum evil mengembang pada wajah tampannya.

Cit cit.. Suara kicauan burung membuat Sungmin bangun dari tidurnya. Dia membuka hordeng dan meregangkan otot-ototnya sebentar. Terdengar suara menggigil dari kamar Kyumin. Sungmin lalu melirik Kyuhyun yang masih berselimut di tempat tidurnya.
“Omoo~ Kau kenapa, Kyu?” Sungmin yang baru menyadari suara menggigil itu berasal dari Kyuhyun langsung menghampirinya.
“A-Aku,, ti-tidak apa-apa, Hyung..” jawab Kyuhyun dipaksakan.
“Ani, wajahmu pucat, Kyu.. Tunggu sebentar, aku bawa termometer”
“Tidak usah, Hyung.. A-aku.. sudah mengukurnya.. ini.. Brr” Kyuhyun yang masih terus menggigil memberikan termometer yang tadi dia gunakan pada Sungmin.
“39.5 derajat Celcius.. Ottohke? Kenapa bisa setinggi ini? Aku ambil kompresan sebentar”
BRUK! Suara pintu tertutup, Kyuhyun tersenyum kecil ketika semua aktingnya masih berjalan lancar sampai saat ini. ‘Haah.. Aku harus memanaskan air sebentar lalu mencelupkan termometer pada air itu tadi.. Haha. Maafkan aku, Sungmin Hyung.. Tapi, aku ingin meluruskan semua masalah ini’
“Leeteuk Hyung, Badan Kyuhyun panas dingin.. Sepertinya dia tidak bisa mengisi jadwal hari ini.” Lapor Sungmin.
“Benarkah? Gwaenchana?” tanya Leeteuk khawatir.
“Demamnya tinggi, aku mau mengompresnya sekarang.” jawab Sungmin sambil mempersiapkan air untuk kompresan.
“Baiklah, aku akan meminta izin pada Manager untuk Kyuhyun dan kau, Sungmin.. sebaiknya kau juga tetap di dorm untuk menjaganya”
“Ne..” Leeteuk pun keluar dorm untuk menemui Manager SM.
‘Eh, berarti aku hanya akan BERDUA saja dengan Kyuhyun di dalam dorm? Bagaimana ini? Hwaaa~ aku belum siap!’ Sungmin yang baru menyadari hanya bisa berteriak dalam hati.

@ Kyumin’s Room
Sungmin memeras handuk lalu menyimpannya di dahi Kyuhyun.
“Yang lain sudah pergi, Hyung?” tanya Kyuhyun.
“Ne..” Sungmin tetap berusaha fokus mengompres Kyuhyun sambil menghindari tatapan mereka yang kadang bertemu. Kyuhyun terdiam, suasana begitu hening untuk beberapa saat,
“Kenapa kau menghindariku, Hyung?” ucap Kyuhyun memecah keheningan.
“Mwo? Apa maksudmu, Kyu?” Sungmin membelakakan matanya kaget.
“Jangan berpura-pura, sudah beberapa hari ini kau selalu menghindari tatapan mataku dan tidak pernah mengajakku mengobrol juga tidak mau menemaniku minum soju. Kau pun selalu bersikap dingin saat kita hanya berdua di dalam kamar.”
“Ani.. itu hanya perasaanmu saja, Kyu”
“Hanya perasaanku?” Kyuhyun tiba-tiba berteriak sambil beranjak dari tidurnya lalu mencengkram lengan Sungmin kasar, Sungmin terbelalak.
“Kyu.. kau—“
“Apanya yang cuma perasaanku, Hyung?! Kau membuatku serba salah! Kalau aku memang punya salah padamu, katakan Hyung! Aku tidak bisa kalau kau menghindar dariku terus seperti ini!” Kyuhyun menatap sedih mata Sungmin, Sungmin mengernyitkan alisnya.
“Ya, Kyu! Kau tidak sakit ani.. kau hanya berpura-pura sakit?” Sungmin berteriak kesal.
“Jawab aku dulu, Hyung!”
“Kau—Aish, aku salah telah mengkhawatirkanmu!” Sungmin bersiap beranjak dari tempat tidur Kyuhyun, Kyuhyun segera menahan dengan memegang tangannya.
“Aku belum selesai bicara, Hyung”
“Tidak ada yang perlu kita bicarakan lagi, Kyu” Sungmin menjawab ketus lalu menepis tangan Kyuhyun.
“Berhenti, Hyung!” Sungmin tetap berjalan, knop pintu diputarnya. Kyuhyun segera berlari menyusul Sungmin.
“Lee Sungmin! Tatap mataku!” Kyuhyun menahan langkah Sungmin, membalikkan badan Sungmin agar menghadap padanya. Tatapan mata mereka bertemu, Kyuhyun melonggarkan cengkramannya pada pundak Sungmin.
“Tolonglah, Hyung.. Aku sangat sedih dengan semua sikapmu ini. Aku benar-benar kehilangan sosokmu yang selalu ada untukku, selalu memperhatikanku, menjagaku, membelaku.. Aku sangat merindukan itu semua..” Air mata mengalir dari mata Kyuhyun, Sungmin tercengang.
“Aku sayang padamu, Hyung..” ucapnya lagi.
“Kyu—“
“Ani.. Aku mencintaimu, Hyung.. Sangat sangat mencintaimu..”
DEG! ‘Apa-apaan ini?’ batin Sungmin.
“Rasa cintaku padamu bukan perasaan cinta Dongsaeng pada Hyungnya, aku benar-benar mencintaimu sebagai seorang… namja. Aku tahu ini salah, tapi aku tidak bisa terus-terusan membohongi hatiku, Hyung.. Aku capek memendam semuanya, menekan semua perasaanku padamu” Kyuhyun menarik Sungmin dalam pelukannya. Sesaat, Sungmin terbuai dalam pelukan Kyuhyun.
“Ini salah, Kyu.. Kau tidak boleh mencintaiku..” Sungmin melepas pelukan Kyuhyun, buliran air telah turun dari sudut matanya.
“Kau tidak boleh mencintaiku..” ucapnya lagi.
“Tapi kenapa, Hyung? Apa karena cinta ini terlarang?”
“Ani.. bukan itu, Kyu”
“Lalu apa? Apa kau mencintai orang lain, Hyung?” tanya Kyuhyun lagi.
“Ya, aku mencintai orang lain..” jawab Sungmin lirih.
“Siapa? Siapa orang itu, Hyung?”
“Dia.. adikmu, Cho Min eun”

To Be Continued..

Advertisements

13 responses to “[KYUMIN] You Love My Brother, Oppa.. Part 2

  1. Annyeong 😀
    Wuaaaaaah kren bgt,,
    Ayooo dong umin trima cnta’a kyu…
    Trima…trima….
    ditunggu part slnjt’a^^

  2. aa sungmin T.T
    bagaimana denganku??
    apa kau tak menyukaiku ?
    haha..

    bagus bagus ..
    ko dikau bisa nulis cerita sabagus ini .
    klo di pikir” kamu kan …..
    XDDD

  3. Kazura Archery Lazuardi

    jjiaah, bagus & keren cerita’n

    baca part selanjutnya, ah

  4. Omo! Sungmiin~
    *kabur ke part selanjutx*

  5. Kecoa itu suka pipisin mata??ngakak polll d tngah malam baca bagian itu..hiyaahh,,q baru tau itu,author..hehe..
    Akhrx sungmin bngunin kyu pake cara turun temurun keluargax kyu..tp akibatx fatal,kyu jd kissu sungmin deh..akibat lnjutanx adalah sungmin pnya prasaan yg aneh stlah kjadian itu..^^
    Seru..lnjutin baca chap 3 dulu yah..^^

    • iya, kecoa suka pipisin mata, lbh tpatnya serangga musim hujan gt -.- *pngalaman si author XD
      cara hebat kan? mantap d>,<
      oh, kyumin emang sharusnya kissu (?) ko XD
      sip sip thanKYU

  6. Pingback: [AUTOMATIC UPDATE] My Master List! | @SungminELF è felicità

  7. ini real ?

  8. Yaaaahh…umin~
    kyu patah hati dech?apalagi yang disukain ming adiknya sendiri?
    Eh…ntar dulu!
    Jangan2 si evil sengaja kisseu ming ya pagi itu?coz dia cinta duluan sama ming?ehmmm…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s